GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Salam Soroti Isu Tekanan Peserta Muktamar: “Hormati Tuan Rumah Tambakberas"

Jelang Muktamar ke-35 NU, calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam minta seluruh pihak jaga marwah organisasi dan hentikan praktik yang dinilai bertentangan dengan akhlak serta tradisi para ulama NU.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:52 WIB
Gus Salam
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam meminta seluruh pihak menjaga marwah organisasi dan menghentikan praktik yang dinilai bertentangan dengan akhlak serta tradisi para ulama NU.

Pernyataan tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang, menyusul mencuatnya kabar pengunduran diri Rais Syuriyah PWNU Gorontalo yang disebut merasa tidak nyaman dan mendapat tekanan menjelang Muktamar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Salam menyebut kabar tersebut sebagai keprihatinan yang perlu mendapat perhatian serius.

"Surat pengunduran diri dari Rais Syuriyah Gorontalo, merasa tidak nyaman, merasa ditekan, merasa sudah keluar dari akhlak Nahdlatul Ulama, akhlak ulama, dan melupakan apa yang telah digariskan oleh para muassis. Tentu itu menjadi keprihatinan bersama," kata Gus Salam.

Ia meminta apabila memang terdapat praktik tekanan terhadap peserta maupun pengurus NU, hal tersebut segera dihentikan. Terlebih, menurut dia, apabila dugaan itu sampai melibatkan pejabat negara.

Gus Salam menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa klarifikasi dan pembuktian. Jika benar terjadi, menurutnya, harus ada langkah tegas melalui mekanisme yang berlaku.

"Apalagi kalau sampai terdeteksi melibatkan pejabat-pejabat negara. Ini sebuah pukulan telak sebenarnya untuk pemerintah," ujarnya.

Ia menilai dugaan praktik semacam itu, apabila tidak ditangani secara serius, dapat berdampak terhadap rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat.

"Ketika ada permainan yang sangat miris seperti ini dan terlibat di dalamnya pejabat-pejabat negara, masyarakat sudah tahu semuanya, walaupun mungkin perlu validasi, dan tidak ada tindakan apa-apa dari aparat hukum, ini tentu akan mencederai rasa keadilan, mencederai kepercayaan," katanya.

Gus Salam juga menyoroti kabar mengenai adanya peserta Muktamar yang disebut menjalani karantina atau pembatasan pergerakan. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang disebut mengalami hal tersebut. Namun, banyaknya informasi yang beredar menurutnya perlu menjadi perhatian.

"Ya saya enggak tahu ya, karena ini kan juga banyak berita. Tapi bahwa semakin banyaknya berita yang masuk itu menunjukkan adanya fakta-fakta seperti itu," ucapnya.

Menurut Gus Salam, peserta Muktamar seharusnya diberikan ruang untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan tenang.
Ia juga mengingatkan bahwa kedatangan peserta dari berbagai daerah ke Jombang merupakan kesempatan untuk berziarah ke makam para ulama dan muassis NU.

"Mereka datang ke sini itu untuk bermuktamar. Mungkin juga ini di Jombang, Tambakberas, tentu berharap bisa berziarah di berbagai tempat, kesempatan yang tidak mudah, apalagi bagi beliau-beliau yang ada di luar Jawa," tuturnya.

Karena itu, ia meminta tidak ada pembatasan yang justru membuat peserta merasa tidak nyaman selama berada di Jombang.

"Saya kira karantina-karantina itu tidak patutlah. Biarkan mereka menikmati Muktamar ini dengan kenyamanan, ketenteraman, ketenangan, berdoa di tempat-tempatnya para muassis, yang kemudian nanti membawa keberkahan," tegas Gus Salam.

Gus Salam kemudian menyinggung informasi yang menyebut adanya peserta yang tertahan atau dicegat sebelum tiba di lokasi Muktamar. Menurutnya, jika informasi tersebut benar dan sampai melibatkan panitia Muktamar, kondisi tersebut justru berpotensi merugikan tuan rumah, yakni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

"Dan yang aneh kalau itu melibatkan panitia Muktamar juga. Kasihan dong tuan rumahnya," katanya.

Ia meminta seluruh pihak menghormati kerja keras keluarga besar Tambakberas yang telah mempersiapkan Muktamar dalam waktu yang relatif singkat.

Menurut Gus Salam, tuan rumah telah mengerahkan tenaga dan sumber daya untuk menyambut para peserta dari berbagai daerah.

"Kasihan Tambakberas yang sudah bersusah payah di tengah waktu yang sangat mepet, mereka harus mempersiapkan semuanya, tapi kemudian pesertanya dicegat di Surabaya," ujarnya.

Gus Salam pun menyerukan agar seluruh pihak mengedepankan penghormatan terhadap tuan rumah dan para ulama yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan NU.

"Hormati tuan rumah. Hormati para kiai-kiai yang telah berjuang untuk Nahdlatul Ulama," pungkasnya. (roi/hen)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Sebaran Titik Panas di Papua Barat Mengalami Penurunan

BMKG: Sebaran Titik Panas di Papua Barat Mengalami Penurunan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sebaran titik panas di Provinsi Papua Barat berdasarkan hasil pengamatan selama tiga hari terakhir, 25 hingga 27 Agustus 2026, mengalami penurunan.
Mitigasi Risiko Kemarau, Kemenhut Selamatkan dan Translokasikan Orangutan di Kalimantan Barat

Mitigasi Risiko Kemarau, Kemenhut Selamatkan dan Translokasikan Orangutan di Kalimantan Barat

Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Kalimantan Barat merespons cepat laporan masyarakat dengan melakukan evakuasi dan pemindahan (translokasi) tiga individu orangutan Kalimantan di Kabupaten Ketapang.
Liga Voli Korea 2026/2027 Semakin Dekat, Hyundai Hillstate Update Kondisi Megawati Hangestri yang Fokus Lakukan Hal Ini

Liga Voli Korea 2026/2027 Semakin Dekat, Hyundai Hillstate Update Kondisi Megawati Hangestri yang Fokus Lakukan Hal Ini

Hyundai Hillstate terus melakukan persiapan untuk menghadapi gelaran Liga Voli Korea 2026/2027 dan yang terdekat ajang KOVO Cup 2026 pada 11-18 Oktober nanti.
Sambangi Korban Gempa di Reok, Iriawan Hibur Anak-anak hingga Dengarkan Keluhan Pengungsi

Sambangi Korban Gempa di Reok, Iriawan Hibur Anak-anak hingga Dengarkan Keluhan Pengungsi

Tawa anak-anak perlahan terdengar dari sebuah tenda di Lapangan Barangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Di tengah suasana pengungsian pascagempa.
Bambang Pamungkas Kirim Pesan untuk The Jakmania yang Boikot Peluncuran Persija di JIS

Bambang Pamungkas Kirim Pesan untuk The Jakmania yang Boikot Peluncuran Persija di JIS

Bambang Pamungkas berharap The Jakmania tetap hadir di JIS meski berencana memboikot peluncuran Persija akibat kenaikan harga tiket laga Brisbane Roar.
Penuh Momen Manis! 6 Zodiak yang Hubungan Asmaranya Kian Harmonis di 28 Agustus 2026: Virgo Paling Romantis

Penuh Momen Manis! 6 Zodiak yang Hubungan Asmaranya Kian Harmonis di 28 Agustus 2026: Virgo Paling Romantis

Hari Jumat, 28 Agustus 2026, diprediksi membawa nuansa berbeda dalam kehidupan asmara sejumlah zodiak. Apakah kamu termasuk yang bakal dipenuhi momen manis?

Trending

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Setelah video asusilanya di pekarangan rumah warga,  satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Badung, Bali, mengamankan seorang warga negara Australia berinisial BA (27) yang diduga melakukan tindakan mesum.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Paling Hoki 28 Agustus 2026: Ada Kejutan dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Paling Hoki 28 Agustus 2026: Ada Kejutan dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 28 Agustus 2026, ada kejutan menarik dalam karier dan keuangan. Ada zodiakmu?
Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Kawasan Gedung DPR/MPR RI diprediksi akan menjadi titik kumpul massa pada hari ini, Kamis (27/8). 
Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, memastikan Ivar Jenner masih menjadi bagian dari skuad Dewa United untuk musim depan karena kontraknya masih menyisakan satu tahun.
Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Ketua Umum PP GPII Masri Ikoni mengimbau seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pemuda dan peserta aksi yang akan menyampaikan aspirasi pada 27 Agustus 2026 agar menjadikan demonstrasi sebagai ruang demokrasi yang tertib, damai dan bermartabat.
Demo Hari Ini 27 Agustus 2026 di DPR: Pengalihan Jalan Situasional, Lalu Lintas Berjalan Normal

Demo Hari Ini 27 Agustus 2026 di DPR: Pengalihan Jalan Situasional, Lalu Lintas Berjalan Normal

Terkait demo hari ini 27 Agustus 2026 di kawasan DPR/MPR RI, Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan arus lalu lintas tetap berjalan normal.
Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 28 Agustus 2026

Karier Makin Bersinar! 5 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 28 Agustus 2026

5 zodiak diprediksi paling beruntung soal karier besok, 28 Agustus 2026. Ada peluang emas, kabar positif, hingga kesempatan sukses yang tak terduga!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT