GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BRICS dan OECD Buka Peluang Besar Ekonomi Jatim

Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto menegaskan OECD dan BRICS tidak perlu dipertentangkan. Keduanya harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi ekonomi Indonesia.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:27 WIB
BRICS berpeluang memperluas pasar, investasi, pembiayaan, teknologi dan rantai pasok.
Sumber :
  • timtvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Keterlibatan Indonesia dalam BRICS dan proses aksesi menuju Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dinilai membuka peluang baru bagi penguatan ekonomi nasional, termasuk Jawa Timur.

OECD diharapkan mendorong perbaikan regulasi, tata kelola, standar serta iklim investasi. Sementara BRICS memberikan peluang memperluas pasar, investasi, pembiayaan, teknologi dan rantai pasok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Jaring Masukan Teknis Bersama Pelaku Usaha dan Industri bertema “Memahami Kepentingan Strategis Indonesia di OECD dan BRICS” yang digelar Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Kamis (27/8).

 

Kepala Pusat Strategi Kebijakan Multilateral Kementerian Luar Negeri Masni Eriza mengatakan pemerintah membutuhkan masukan dunia usaha agar kebijakan kerja sama ekonomi internasional memberikan manfaat nyata bagi industri.

 

“Semakin beragam pilihan yang kita miliki, semakin besar pula ruang gerak kita untuk menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif,” ujarnya.

 

Menurut Masni proses aksesi OECD harus diarahkan untuk meningkatkan daya saing industri nasional. Dari 240 instrumen OECD yang menjadi bagian proses aksesi Indonesia, 45 telah sepenuhnya selaras, 181 masih memerlukan penyesuaian dan 13 belum sepenuhnya selaras.

 

Ketua Komite Tetap BIAC-OECD KADIN Indonesia Rina Zoet menilai Jawa Timur memiliki posisi penting karena ditopang industri pengolahan, perdagangan, pertanian dan ekspor.

 

Ia menyebut penerapan standar OECD dapat membuka peluang bagi industri dan UMKM untuk masuk ke rantai pasok bernilai tinggi, sekaligus menarik investasi dan teknologi. Transisi hijau juga dinilai dapat menciptakan peluang bisnis baru melalui efisiensi energi, ekonomi sirkular dan pembiayaan hijau.

 

Di sisi lain, keterlibatan Indonesia dalam BRICS sejak Januari 2025 dinilai dapat membantu diversifikasi pasar dan memperkuat industri dalam negeri, khususnya sektor energi, mineral kritis, pangan, pupuk dan manufaktur.

 

Pelaksana Tugas Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Kemenko Perekonomian Cahyadi Yudodahono mengatakan negara-negara OECD saat ini merepresentasikan sekitar 80 persen perdagangan dunia dan 41,1 persen PDB global.

 

Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto menegaskan OECD dan BRICS tidak perlu dipertentangkan. Keduanya harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi ekonomi Indonesia.

 

“Persoalannya bukan OECD atau BRICS. Yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan OECD dan BRICS sekaligus untuk memperkuat posisi ekonomi nasional,” tegasnya.

 

Menurut Adik keberhasilan kerja sama tersebut harus terlihat dari meningkatnya ekspor, investasi, industri, lapangan kerja, transfer teknologi serta naiknya kelas UMKM.

 

“OECD bukan tujuan akhir. BRICS juga bukan tujuan akhir. Tujuan akhirnya adalah Indonesia,” pungkasnya. (tvOnenews)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bek Timnas Indonesia Jordi Amat Bikin Pelatih Brisbane Roar Terpesona saat di Belgia: Profesional dan Kapten Fantastis

Bek Timnas Indonesia Jordi Amat Bikin Pelatih Brisbane Roar Terpesona saat di Belgia: Profesional dan Kapten Fantastis

Kedatangan Brisbane Roar ke Indonesia menghadirkan cerita tersendiri bagi sang pelatih, Michael Valkanis.
Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Korban diketahui bernama Jonih Jaswara (48), warga Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. 
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan doa belum terkabul, ternyata ada tiga kemungkinan. Simak penjelasannya berikut ini.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 30 Agustus 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 30 Agustus 2026: Virgo Panen Dana Ekstra

Penghujung Agustus 2026 diprediksi menghadirkan peluang finansial menarik bagi sejumlah zodiak. Apakah kamu termasuk yang bakal bercuan deras di akhir bulan?
Percepat Ketersediaan Tenaga Kesehatan, Kemdiktisaintek Susun RPL

Percepat Ketersediaan Tenaga Kesehatan, Kemdiktisaintek Susun RPL

Ditjen Dikti Kemdiktisaintek menyiapkan kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi mahasiswa bidang kesehatan yang telah melampaui batas masa studi untuk mempercepat ketersediaan tenaga kesehatan.
Iran, Oman Sepakati Rute Pelayaran Selat Hormuz, Tunggu Komitmen dari AS

Iran, Oman Sepakati Rute Pelayaran Selat Hormuz, Tunggu Komitmen dari AS

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat (28/8) mengatakan bahwa Teheran telah menyepakati rute pelayaran melalui Selat Hormuz dengan Oman dan akan membuka kembali Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) memenuhi komitmennya berdasarkan Memorandum Islamabad yang ditandatangani pada Juni.

Trending

Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Ruben Onsu menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp3,5 miliar.
Polda Metro Jaya Ungkap Adanya Korban Jiwa Dalam Kericuhan Massa Pasca-Demo 27 Agustus

Polda Metro Jaya Ungkap Adanya Korban Jiwa Dalam Kericuhan Massa Pasca-Demo 27 Agustus

Satu orang meninggal dunia akibat kericuhan massa pasca-aksi demonstrasi di gedung DPR RI, Kamis (27/8).
Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral video sekelompok massa diduga anak buah Hercules dari GRIB Jaya turun menggunakan mobil di tengah aksi massa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kongres III Iwakum Rampung, Ketum Terpilih Bawa Visi Perbesar Organisasi

Kongres III Iwakum Rampung, Ketum Terpilih Bawa Visi Perbesar Organisasi

Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) rampung melaksanakan Kongres III yang berlangsung di bilangan Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).
Selamat Berbahagia! Inilah 5 Zodiak Paling Hoki 30 Agustus 2026: Finansial hingga Karier Mulai Membaik

Selamat Berbahagia! Inilah 5 Zodiak Paling Hoki 30 Agustus 2026: Finansial hingga Karier Mulai Membaik

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 30 Agustus 2026: Finansial hingga karier mulai membaik. Ada zodiakmu?
BRICS dan OECD Buka Peluang Besar Ekonomi Jatim

BRICS dan OECD Buka Peluang Besar Ekonomi Jatim

Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto menegaskan OECD dan BRICS tidak perlu dipertentangkan. Keduanya harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi ekonomi Indonesia.
Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Polemik pengelolaan dan status aset pendidikan TKIP-SDIP Pamulang antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuai respons publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT