Fakta Mencengangkan Mahasiswa UB yang Viral, Diduga Simpan Ratusan Foto dan Video Seksual Rekan Magang
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual kembali menjadi sorotan setelah melibatkan seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Kasus tersebut ramai dibicarakan di media sosial setelah muncul tudingan bahwa seorang mahasiswa berinisial G merekam aktivitas pribadi rekan-rekan magangnya tanpa izin.
Persoalan ini menjadi semakin serius karena korban dan peserta magang disebut berasal dari sejumlah perguruan tinggi berbeda. Di antara mereka terdapat mahasiswa Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Padjadjaran (Unpad).Â
Rekaman yang diduga tersimpan pun disebut mencapai ratusan file, termasuk video yang dibuat secara diam-diam.
Yang membuat kasus ini semakin menyita perhatian adalah munculnya informasi bahwa sosok yang diduga terlibat dalam kasus tersebut sebelumnya dikenal sebagai mahasiswa berprestasi dan disebut pernah memperoleh beasiswa.Â
Namun, informasi mengenai status prestasi dan beasiswa tersebut masih berasal dari unggahan media sosial dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kampus.
1. Kasus Terungkap Saat Magang dan Tinggal Bersama
Dugaan tersebut mencuat setelah peserta magang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan yang dilakukan G di lingkungan tempat mereka tinggal selama menjalani program magang.
Program magang tersebut berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026. Para peserta disebut tinggal dalam satu tempat sehingga memiliki akses terhadap ruang pribadi satu sama lain.
Kecurigaan muncul ketika G diduga melakukan video call sex (VCS) di kamar mandi. Setelah diklarifikasi, mahasiswa tersebut disebut mengakui perbuatannya.
Dari pemeriksaan terhadap perangkat miliknya, ditemukan ratusan rekaman yang diduga memperlihatkan aktivitas pribadi sejumlah rekan magang. File tersebut disebut tersimpan di dalam folder tersembunyi pada ponselnya.
Selain dugaan perekaman tanpa persetujuan, muncul pula tudingan mengenai kontak fisik yang disebut membuat sejumlah korban mengalami trauma. Informasi tersebut beredar melalui media sosial dan masih menjadi bagian dari penelusuran kasus.
Pihak tempat magang dilaporkan telah memberikan sanksi awal terhadap mahasiswa yang diduga terlibat.
Sementara itu, Universitas Brawijaya memastikan persoalan tersebut sedang ditangani melalui mekanisme internal kampus.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FBiPK UB, Noer Rahmi Ardiarini, membenarkan adanya proses penanganan tersebut.
Load more