News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Mencengangkan Mahasiswa UB yang Viral, Diduga Simpan Ratusan Foto dan Video Seksual Rekan Magang

Kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa UB viral. Terduga pelaku disebut menyimpan ratusan foto dan video rekan magang. Simak fakta-fakta mencengangkan
Senin, 31 Agustus 2026 - 13:03 WIB
Ilustrasi Fakta Mencengangkan Mahasiswa UB yang Viral, Diduga Simpan Ratusan Foto dan Video Seksual Rekan Magang
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual kembali menjadi sorotan setelah melibatkan seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB). Kasus tersebut ramai dibicarakan di media sosial setelah muncul tudingan bahwa seorang mahasiswa berinisial G merekam aktivitas pribadi rekan-rekan magangnya tanpa izin.

Persoalan ini menjadi semakin serius karena korban dan peserta magang disebut berasal dari sejumlah perguruan tinggi berbeda. Di antara mereka terdapat mahasiswa Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Padjadjaran (Unpad). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekaman yang diduga tersimpan pun disebut mencapai ratusan file, termasuk video yang dibuat secara diam-diam.

Yang membuat kasus ini semakin menyita perhatian adalah munculnya informasi bahwa sosok yang diduga terlibat dalam kasus tersebut sebelumnya dikenal sebagai mahasiswa berprestasi dan disebut pernah memperoleh beasiswa. 

Namun, informasi mengenai status prestasi dan beasiswa tersebut masih berasal dari unggahan media sosial dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kampus.

1. Kasus Terungkap Saat Magang dan Tinggal Bersama

Dugaan tersebut mencuat setelah peserta magang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan yang dilakukan G di lingkungan tempat mereka tinggal selama menjalani program magang.

Program magang tersebut berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026. Para peserta disebut tinggal dalam satu tempat sehingga memiliki akses terhadap ruang pribadi satu sama lain.

Kecurigaan muncul ketika G diduga melakukan video call sex (VCS) di kamar mandi. Setelah diklarifikasi, mahasiswa tersebut disebut mengakui perbuatannya.

Dari pemeriksaan terhadap perangkat miliknya, ditemukan ratusan rekaman yang diduga memperlihatkan aktivitas pribadi sejumlah rekan magang. File tersebut disebut tersimpan di dalam folder tersembunyi pada ponselnya.

Selain dugaan perekaman tanpa persetujuan, muncul pula tudingan mengenai kontak fisik yang disebut membuat sejumlah korban mengalami trauma. Informasi tersebut beredar melalui media sosial dan masih menjadi bagian dari penelusuran kasus.

Pihak tempat magang dilaporkan telah memberikan sanksi awal terhadap mahasiswa yang diduga terlibat.

Sementara itu, Universitas Brawijaya memastikan persoalan tersebut sedang ditangani melalui mekanisme internal kampus.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FBiPK UB, Noer Rahmi Ardiarini, membenarkan adanya proses penanganan tersebut.

"Sudah ditangani melalui Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan FBiPK UB," kata Noer Rahmi, Sabtu (28/8/2026).

Ilustrasi Fakta Mencengangkan Mahasiswa UB yang Viral, Diduga Simpan Ratusan Foto dan Video Seksual Rekan Magang
Ilustrasi Fakta Mencengangkan Mahasiswa UB yang Viral, Diduga Simpan Ratusan Foto dan Video Seksual Rekan Magang
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

2. Disebut Mahasiswa Berprestasi, Ini Fakta yang Beredar

Kasus tersebut semakin menjadi perhatian karena muncul klaim bahwa mahasiswa yang diduga terlibat merupakan sosok berprestasi.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, terduga pelaku disebut pernah menyandang status mahasiswa berprestasi atau mawapres serta mendapatkan beasiswa.

Namun, penting untuk membedakan antara informasi yang telah dikonfirmasi dengan klaim yang masih beredar di media sosial. Sampai informasi tersebut disampaikan, status sebagai mahasiswa berprestasi maupun penerima beasiswa belum dikonfirmasi secara resmi oleh Universitas Brawijaya.

Sementara itu, kasus lain yang juga dikaitkan dengan lingkungan UB muncul dari unggahan akun X @tempatsampahub. Seorang mahasiswi mengaku foto-fotonya tersebar di sebuah grup Telegram berkonten dewasa.

Korban mengaku mendapatkan informasi tersebut pada 20 Mei 2026 melalui pesan dari akun anonim.

"20 Mei 2026, akun anonim instagram mengirimkan DM berisikan laporan bahwa foto saya tersebar di grup 18+ telegram, yang disebarluaskan oleh akun 'kingcum'," kata @tempatsampahub.

Menurut pengakuan korban, persoalannya tidak berhenti pada foto yang berasal dari media sosial. Ia juga menemukan foto yang diduga diambil secara diam-diam ketika dirinya berada di lingkungan kampus.

"Setelah diselidiki lebih lanjut, akun 'kingcum' jg memiliki foto-foto paparazi saya saat berada di lingkungan kampus, setelah itu akun anonim tsb tidak bisa dihubungi kembali," ungkapnya.

Korban kemudian mengajukan permintaan akses CCTV kampus untuk mengetahui siapa yang berada di belakangnya ketika foto tersebut diduga diambil.

Berdasarkan investigasi yang disebut dilakukan bersama pihak kampus, korban menyatakan sosok tersebut diketahui berinisial RAS.

"Saya menindaklajuti dengan mengajukan CCTV kepada pihak kampus untuk melihat siapa yg berjalan di belakang saya pada saat itu. Setelah proses pengajuan dan investigasi bersama pihak kampus, diketahui bahwa orang yg memfoto saya pada saat itu adalah RAS," katanya.

Korban kemudian mengaku meminta klarifikasi secara langsung. Menurut keterangannya, RAS mengakui telah mengambil foto tersebut sekaligus mengakui akun Telegram "Kingcum" merupakan miliknya.

3. UB Tegaskan Kekerasan Seksual Tidak Ditoleransi

Dekan Fakultas Hukum UB Aan Eko Widiarto membenarkan bahwa pihak fakultas mengetahui laporan dugaan pelecehan seksual tersebut.

Penanganan awal dilakukan melalui Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum UB.

"Ternyata kasusnya sudah ditangani oleh BKBH, yang mana BKBH adalah Badan Konsultasi dan Bantuan Hukum di FH Universitas Brawijaya," ujar Aan saat dikonfirmasi awak media.

Ia mendorong agar dugaan tersebut diproses secara serius berdasarkan ketentuan yang berlaku.

"Pesan saya, agar kasus ini ditindaklanjuti secara tegas. Karena sudah jelas di peraturan menteri," pungkasnya.

Aan juga menegaskan bahwa lingkungan kampus tidak memberikan ruang bagi perundungan, kekerasan seksual, maupun bentuk kekerasan lainnya.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa status sebagai mahasiswa berprestasi, penerima beasiswa, ataupun memiliki reputasi akademik tidak menghapus pentingnya penghormatan terhadap privasi dan persetujuan seseorang. 

Di sisi lain, informasi mengenai identitas maupun tuduhan terhadap seseorang juga harus disikapi secara hati-hati sampai proses pemeriksaan menghasilkan kesimpulan resmi. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Megawati Hangestri 'Mengamuk', Pevoli asal Indonesia Ini Buktikan Kualitas Bintang Meski Hillstate Gagal ke Semifinal

Bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menunjukkan performa impresif bersama Hyundai E&C Hillstate di ajang KOVO Cup 2026, Jumat (16/10/2026)
Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Dari Mini Golf hingga Coaching Clinic, Cara Indonesia Golf Festival 2026 Kenalkan Golf ke Publik

Salah satu tantangan dalam memperkenalkan golf kepada masyarakat luas adalah anggapan bahwa olahraga ini membutuhkan biaya dan fasilitas yang tidak sederhana
Serangan Houthi Hantam 5 Bandara Arab Saudi, 19 Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka

Serangan Houthi Hantam 5 Bandara Arab Saudi, 19 Orang Tewas dan Ratusan Luka-Luka

Serangan gempuran kelompok Houthi asal Yaman yang menyasar sejumlah bandara vital di Kerajaan Arab Saudi mengakibatkan 19 orang tewas dan 364 lainnya mengalami
Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Mulai 18 Oktober 2026, kewajiban sertifikasi halal memasuki tahap berikutnya dengan cakupan sejumlah kategori produk, termasuk makanan dan minuman bagi usaha 
Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1

Trending

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Series resmi dijual di Indonesia pada 16 Oktober 2026. Harga mulai Rp27,49 juta, setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026. Worth it untuk konten
Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Penyidikan skandal korupsi penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluas ke sektor pasar modal.
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT