News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Krisis Air Bersih di Nganjuk Meluas, Warga Pule Jati Kalen Harus Masuk Hutan 3 Kilometer Demi Satu Ember Air

Krisis air bersih di Kabupaten Nganjuk meluas. Sebelumnya warga di Kecamatan Ngluyu mengalami kesulitan air bersih, kondisi serupa kini dirasakan masyarakat di Kecamatan Jatikalen.
Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB
Krisis Air Bersih di Nganjuk Meluas
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Krisis air bersih di Kabupaten Nganjuk semakin meluas. Setelah sebelumnya warga di sejumlah wilayah Kecamatan Ngluyu mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, kondisi serupa kini dirasakan masyarakat di Kecamatan Jatikalen.

Keterbatasan sumber air membuat warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, warga disebut harus berjalan hingga sekitar tiga kilometer masuk ke kawasan hutan hanya untuk mendapatkan satu ember air bersih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga semakin berat. Air yang diperoleh harus dibawa pulang untuk memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari memasak, minum hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Untuk mendapatkan air harus masuk hutan, jaraknya sekitar tiga kilometer. Air yang didapat juga harus dihemat karena sumbernya terbatas,” keluh Siti Aminah, warga Dusun Kedung Ringin, Desa Pule, Kecamatan Jatikalen, Selasa (8/9).

Situasi ini menjadi gambaran serius dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih di wilayah Nganjuk. Ketika sumber air mulai mengering, masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap jaringan air perpipaan menjadi kelompok yang paling rentan terdampak.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Nganjuk tidak hanya melakukan pendistribusian air bersih secara sementara, tetapi juga mencari solusi jangka panjang.

Salah satu kebutuhan yang paling mendesak adalah pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami kekeringan. Dengan adanya sumur bor, warga diharapkan tidak lagi harus berjalan jauh masuk ke kawasan hutan hanya untuk mendapatkan air.

“Kami berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi warga. Kalau bisa dibuatkan sumur bor, sehingga masyarakat tidak perlu mencari air sampai jauh,” harap Siti.

Krisis air bersih di Dusun Kedungringin, Desa Pule, Kecamatan Jatikalen ,tidak hanya pada sumber air di sungai, namun, pada sumur warga ikut mengering.

Menurut Siti, kekeringan ini terjadi sejak tiga bulan lalu, warga untuk mendapatkan air bersih harus berjalan, menyusuri hutan mengambil air di kubangan sungai yang mengering.

Siti Aminah menambahkan, kalau bisa persoalan air bersih tidak menunggu sampai kondisi semakin parah. Mereka meminta Pemkab Nganjuk segera turun ke lapangan, memastikan ketersediaan air, serta mengambil langkah konkret agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.

Meluasnya kesulitan air bersih dari Ngluyu hingga Jatikalen juga menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk segera memetakan wilayah rawan kekeringan. Bantuan air bersih perlu diberikan berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat, sementara pembangunan infrastruktur sumber air harus dipersiapkan sebagai solusi berkelanjutan.

Warga berharap persoalan air bersih tidak menunggu sampai kondisi semakin parah. Mereka meminta Pemkab Nganjuk segera turun ke lapangan, memastikan ketersediaan air, serta mengambil langkah konkret agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau. (kso/hen)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pansus DPRD DKI temukan pengelolaan lokasi parkir belum kantongi izin

Pansus DPRD DKI temukan pengelolaan lokasi parkir belum kantongi izin

Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menemukan pengelolaan parkir diduga belum mengantongi izin di sejumlah kawasan ramai, termasuk area pertokoan dan kompleks ruko
Daftar Lengkap Pot Drawing Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia U-20 Berada dalam Posisi Tak Menguntungkan

Daftar Lengkap Pot Drawing Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia U-20 Berada dalam Posisi Tak Menguntungkan

Daftar lengkap pot drawing Piala Asia U-20 2027 sudah diketahui. Timnas Indonesia U-20 dipastikan tidak akan berada di pot yang menguntungkan.
Cadangan Devisa Indonesia Melonjak ke US$146,5 Miliar, Tembus Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

Cadangan Devisa Indonesia Melonjak ke US$146,5 Miliar, Tembus Rekor Baru di Tengah Gejolak Global

Cadangan devisa Indonesia kembali menguat di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Pasokan Menipis, Harga Cabai Rawit di Probolinggo Naik Capai Rp60 Ribu Per Kilogram

Pasokan Menipis, Harga Cabai Rawit di Probolinggo Naik Capai Rp60 Ribu Per Kilogram

Harga cabai rawit di Pasar Baru Kota Probolinggo naik mencapai Rp60 ribu per kilogram.
Ketua DPR Minta Penanganan Bencana Tidak Jalan Sendiri-Sendiri

Ketua DPR Minta Penanganan Bencana Tidak Jalan Sendiri-Sendiri

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kementerian dan lembaga tidak berjalan sendirian dalam menangani bencana di Indonesia.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT