News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Demo di Depan Kantor Pemkab Jombang, Desak Operasional Pabrik Jian You Dihentikan

Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim.
Selasa, 8 September 2026 - 15:48 WIB
Suasana masa aksi di depan Kantor Pemkab Jombang
Sumber :
  • Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com — Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (8/9).

Massa membawa sejumlah persoalan terkait keberadaan pabrik koper PT Jian You di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung. Mereka mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap legalitas dan operasional perusahaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aksinya, FRMJ menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari penghentian sementara operasional pabrik, evaluasi perizinan, pemeriksaan sertifikat tanah, hingga kejelasan legalitas jalan eks lori yang digunakan sebagai akses menuju pabrik.

Massa membawa poster dan banner berisi tuntutan. Aspirasi juga disampaikan melalui pengeras suara di depan kantor Pemkab Jombang.

Koordinator FRMJ, Joko Fattah Rochim, mengatakan pihaknya meminta operasional PT Jian You dihentikan hingga berbagai persoalan yang mereka soroti mendapatkan kejelasan.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah penggunaan jalan eks lori sebagai akses utama menuju lokasi pabrik. FRMJ mempertanyakan status serta dasar administrasi penggunaan jalan tersebut.

"Kami mendesak Pemkab menghentikan operasional pabrik Jian You karena tidak punya akses jalan yang jelas. Jalan itu merupakan eks lori, tapi kenapa bisa dijadikan akses utama menuju pabrik," ujar Fattah.

Selain persoalan akses jalan, FRMJ juga meminta Pemkab Jombang mengevaluasi seluruh proses perizinan PT Jian You.

Fattah menduga terdapat manipulasi dan rekayasa dalam proses pengurusan izin perusahaan. Namun, dugaan tersebut merupakan klaim dari pihak FRMJ dan belum dapat disebut sebagai fakta hukum.

"Kami menilai ada manipulasi dan rekayasa dalam proses perizinan dalam pengurusan izin di pabrik itu," katanya.

FRMJ juga menyoroti dokumen analisis dampak lalu lintas (Andalalin) yang berkaitan dengan aktivitas pabrik.

Mereka meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang memberikan penjelasan mengenai dasar administrasi penggunaan jalan eks lori sebagai akses menuju kawasan pabrik.

"Kami minta Dishub tanggung jawab, karena sudah mengeluarkan izin Andalalin sehingga jalan eks lori dijadikan akses ke pabrik," kata Fattah.

Persoalan lain yang dibawa dalam aksi tersebut berkaitan dengan status lahan. FRMJ meminta Kantor Pertanahan Jombang melakukan evaluasi terhadap sertifikat tanah yang dimiliki PT Jian You. Mereka ingin memastikan status dan legalitas lahan yang digunakan perusahaan tersebut.

"Kami juga meminta Pemkab mengevaluasi izin PT Jian You, serta menuntut Kantor Pertanahan Jombang mengevaluasi sertifikat tanah PT Jian You," lanjut Fattah.

Tak hanya itu, FRMJ meminta Kejaksaan menelusuri pelaksanaan musyawarah desa (Musdes) yang disebut berkaitan dengan penggunaan jalan eks lori sebagai akses menuju pabrik.

Fattah menduga terdapat indikasi penyalahgunaan wewenang dalam proses tersebut. Pernyataan ini juga masih merupakan dugaan dari pihak FRMJ dan belum terbukti secara hukum.

"Selain itu saya mendesak kejaksaan menelusuri Musdes yang dilakukan kepala desa untuk mengeluarkan izin penggunaan eks lori jadi akses PT Jian You. Kok berani desa Musdes, ada indikasi penyalahgunaan wewenang kepala desa," ungkapnya.

Melalui aksi tersebut, FRMJ meminta aparat penegak hukum menelusuri berbagai dugaan pelanggaran yang mereka persoalkan, termasuk dugaan tindak pidana korupsi.

Mereka juga meminta pemerintah memberikan kejelasan mengenai legalitas akses jalan serta status lahan yang digunakan PT Jian You.

Secara garis besar, tuntutan FRMJ meliputi penghentian operasional pabrik, evaluasi perizinan PT Jian You, pemeriksaan sertifikat tanah, kejelasan legalitas jalan eks lori, penelusuran pelaksanaan Musdes, serta pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran hukum yang mereka sampaikan.

Usai menyampaikan aspirasi, massa kemudian ditemui Asisten III Pemkab Jombang Syaiful Anwar, Kepala Dishub Jombang Sugianto, dan sejumlah pejabat terkait. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menerima serta menanggapi aspirasi yang disampaikan massa dalam aksi tersebut.

Syaiful Anwar menyampaikan akan segera menindaklanjuti tuntutan massa. Salah satunya, terkait desakan agar pabrik membangun saluran drainase di samping jalan menuju pabrik.

"Terima kasih atas aspirasinya, secepatnya kami akan turun untuk mengecek ke lokasi. Jika nanti belum juga dibangunkan drainase, kami akan memberikan rekomendasi," ujar Syaiful Anwar saat menemui massa aksi.(roi/far)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah Dipanggil Lagi Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Soroti Dasar Penetapan Tersangka

Febrie Adriansyah kembali dipanggil Kejagung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan TPPU terkait penanganan perkara PT Asabri dan Jiwasraya.
Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kini kembali pada karakteristik asalnya, yakni fase Strombolian. 
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Wamendagri Bima Arya menyampaikan terdapat tiga aspek penting dalam kepemimpinan yang jarang dapat berjalan secara bersamaan, yakni kekuasaan, karisma, dan keteladanan.
Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan pantas saat menunaikan ibadah shalat. Menggunakan pakaian yang dilarang saat beribadah bisa mendapat dosa
Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum

Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sempat dikabarkan aka melakukan proses naturalisasi pemain untuk menambah kekuatan dari Timnas Voli Indonesia.
Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Melalui surat yang ia tulis tangan secara rapi di autobiografinya tersebut, Fajar Sahrudin menyampaikan pernyataan untuk pihak berwenang boleh mengautopsinya.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT