News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Hektare Tambak Ikan Jebol, Petambak Gelar Aksi Protes Proyek Reklamasi Kawasan JIIPE

Ratusan warga Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menggelar aksi protes di balai desa Watu Agung, menuntut pengelola kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE)
Selasa, 14 Juni 2022 - 01:54 WIB
Warga Gelar Aksi Protes Proyek Reklamasi Kawasan JIIPE
Sumber :
  • Muhammad Habib
Gresik, Jawa Timur - Ratusan warga Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menggelar aksi protes di balai desa Watu Agung, menuntut pengelola kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) ikut bertanggungjawab atas jebolnya ratusan hektar tambak petani di Pulau Mengare, hingga mengakibatkan para petani mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, Senin( 13/6/2022).
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat setempat menuding, banyaknya tambak petani yang mengalami jebol diakibatkan adanya reklamasi yang terus berlangsung di pelabuhan Internasional di Kawasan JIIPE tersebut.

Sejak reklamasi berlangsung, ratusan hektar tambak ikan petani telah berubah menjadi daratan. Wilayah lautan juga mengalami pendangkalan yang berdampak pada pendapatan para nelayan semakin menurun.

"Sehingga gelombang yang harusnya mengarah ke wilayah JIIPE berbalik ke tambak warga," kata Kader Tajungwidoro, Mastain usai audensi dengan perwakilan JIIPE di Balai Desa Watuagung, Senin (13/6/2022).
 
Sementara Abdul Amin menambahkan, banjir rob memang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Bahkan sebelum JIIPE berdiri di Gresik. Namun, dampaknya tidak sampai ada tambak jebol seperti sekarang ini, yang mengakibatkan para petambak mengalami rugi besar.
 
"Sejak ada reklamasi JIIPE ketika banjir rob banyak tambak yang jebol, dan terlihat seperti lautan. Jumlahnya mencapai ratusan hektar," imbuhnya.
 
Oleh sebab itu, warga Mengare komplek yang terdiri dari Desa Watuagung, Kramat dan Tajung Widoro menuntut JIIPE bertanggungjawab. Melakukan normalisasi kali dengan cara pengerukan dan memperbaiki tanggul tambak yang jebol.
 
"Jika tidak segera ditangani dampaknya semakin parah, ratusan tambak tenggelam," katanya.
 
Selain itu, tuntutan masyarakat Mengare selanjutnya adalah penyerapan tenaga kerja yang selama ini tidak jelas. Banyak warga Mengare yang melamar kerja di lingkungan JIIPE tidak diterima dengan alasan tidak ada lowongan.
 
"Harus ada mekanisme yang jelas dalam penyerapan tenaga kerja. Sehingga alurnya jelas kemana warga akan mencari pekerjaan," imbuhnya.
 
Kemudian, penyaluran Corporate Sosial Responsibility (CSR) selama ini tidak jelas, berdampak kepada masyarakat.
 
"Harus ada prioritas kepada masyarakat Mengare," pungkasnya.
 
Pihaknya menegaskan, ketiga tuntutan masyarakat Mengare harus disetujui dan direalisasikan. Mereka memberikan waktu tiga hari kedepan untuk memberikan kepastian.
 
"Kalau tiga hari kedepan belum ada jawaban yang jelas, masyarakat Mengare akan turun jalan," tandasnya.
 
Menanggapi tuntutan warga, perwakilan JIIPE, Mifti Haris menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pimpinannya. Yang jelas, ketiga tuntutan tersebut menjadi atensi.
 
Misalnya, normalisasi kali dan perbaikan tanggul tambak yang jebol. Harus ada pemetaan terlebih dahulu untuk menentukan prioritas penanganannya.
 
"Harus dipetakan dulu, lokasi mana yang harus dikerjakan dulu. Tentu harus dilakukan bersama-sama dengan masyarakat," kata Mifti.
 
Mifti membantah bahwa reklamasi bukan menjadi penyebab jebolnya tambak diwilayah Mengare. Semua murni faktor alam. Hal itu juga terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
 
"Seperti di Surabaya, Semarang dan daerah lain juga mengalami banjir akibat air laut naik atau banjir rob. Jadi murni karena faktor alam," ujar Mifti.
 
Soal penyerapan tenaga kerja, Mifti menyebut, sudah sering menyampaikan ke perusahaan yang beroperasi di kawasan JIIPE. Penyerapan tenaga kerja untuk memprioritaskan masyarakat Gresik. Khususnya yang berada di sekitar perusahaan.
 
"Termasuk penyaluran CSR terus kami lakukan sesuai dengan kemampuan perusahaan," pungkasnya.(mhb/ade)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Kevin Diks dapat Contekan dari John Herdman, Kapten Timnas Indonesia Langsung Baca di Tengah Lapangan

Detik-detik Kevin Diks dapat Contekan dari John Herdman, Kapten Timnas Indonesia Langsung Baca di Tengah Lapangan

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks kedapatan baca contekan yang diberikan John Herdman lewat Ivar Jenner di tengah lapangan dalam laga lawan Malaysia, semalam
Pengakuan Jujur Alessandro Bastoni usai Bikin Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Merasa Berutang

Pengakuan Jujur Alessandro Bastoni usai Bikin Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Merasa Berutang

Bek tengah Timnas Italia, Alessandro Bastoni, merasa bahwa dirinya berutang kepada masyarakat Italia. Hal ini beriringan dengan kegagalannya untuk mempersembahkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Hitung-hitungan Timnas Voli Indonesia Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Indonesia Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Indonesia lolos ke babak perempat final voli putra Asian Games 2026. Skuad Garuda masih memiliki peluang untuk melaju ke babak delapan besar, namun kemenangan atas Iran menjadi syarat mutlak.
6 Zodiak Paling Berlimpah Rezeki pada 30 September 2026: Scorpio Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak Paling Berlimpah Rezeki pada 30 September 2026: Scorpio Siap-siap Panen Cuan

Hari terakhir September 2026 membawa suasana berbeda bagi kehidupan finansial sejumlah zodiak. Siapa saja yang diprediksi bakal berlimpah cuan di akhir bulan?
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Tahan Imbang Harimau Malaya dengan 10 Pemain

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Tahan Imbang Harimau Malaya dengan 10 Pemain

Media Malaysia menyoroti Timnas Indonesia yang mampu menahan Harimau Malaya 0-0 meski bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah.
Polemik Lahan Sejarah di Menteng, Ini Penjelasan Kubu Perusahaan

Polemik Lahan Sejarah di Menteng, Ini Penjelasan Kubu Perusahaan

Pihak PT Temasra Jaya melayangkan bantahan keras terhadap lima poin penegasan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI terkait sengketa lahan bangunan bersejarah di Jalan Teuku Umar No. 2, Menteng, Jakarta Pusat.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT