Container Scanner Hadir di Surabaya, Apa Dampaknya bagi Keamanan dan Transparansi Pelabuhan?
- ist
Sementara itu, Singapura mengintegrasikan pemeriksaan kargo dengan sistem perizinan dan pengawasan kepabeanan. Singapore Customs juga memiliki sistem pelacakan kontainer yang memungkinkan pelaku usaha melihat sejumlah tahapan perjalanan kargo, termasuk status kepabeanan dan pergerakan kapal.
Artinya, teknologi scanner dapat memberikan hasil maksimal ketika didukung integrasi data, prosedur pemeriksaan yang jelas, sumber daya manusia, serta koordinasi antara operator terminal dan otoritas kepabeanan.
Surabaya Perkuat Infrastruktur Pengawasan Pelabuhan
Penyediaan dua unit scanner di TPS menambah fasilitas pendukung yang dioperasikan PSL di sejumlah pelabuhan strategis, termasuk Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Medan.
Bagi ekosistem kepelabuhanan, penggunaan teknologi pemindaian memiliki dua kepentingan yang berjalan beriringan. Pertama, memperkuat kemampuan mendeteksi muatan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Kedua, membantu proses pemeriksaan dilakukan secara lebih terukur sehingga pemeriksaan fisik dapat diarahkan berdasarkan kebutuhan dan profil risiko.
Hal tersebut sejalan dengan perkembangan pengawasan perbatasan di sejumlah negara. Inggris, misalnya, tengah mengembangkan penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu mendeteksi anomali dalam citra X-ray kargo di pelabuhan.
Pemerintah Inggris menyebut otomatisasi tersebut diarahkan untuk mempercepat proses penyaringan, meningkatkan kapasitas pemeriksaan, dan mengurangi pemeriksaan lanjutan yang tidak diperlukan.
Dengan demikian, container scanner bukan semata persoalan penambahan alat di terminal. Nilai strategisnya berada pada bagaimana teknologi tersebut terhubung dengan sistem kepabeanan, analisis risiko, pengelolaan data, dan prosedur pengawasan.
Kerja sama PSL dan TPS di Surabaya menjadi salah satu langkah untuk memperkuat aspek tersebut. Dua unit scanner yang disiapkan untuk jalur impor dan ekspor diharapkan dapat mendukung pemeriksaan kepabeanan sekaligus menjaga kelancaran arus barang.
Pada akhirnya, pelabuhan modern membutuhkan keseimbangan antara keamanan dan kecepatan. Pengawasan yang terlalu longgar dapat membuka celah bagi penyelundupan dan pelanggaran kepabeanan, sementara pemeriksaan yang tidak efisien dapat menghambat rantai pasok.
Pemanfaatan teknologi pemindaian menjadi salah satu cara untuk mencari titik temu di antara kedua kebutuhan tersebut: memperkuat pengawasan, meningkatkan transparansi proses, dan tetap menjaga agar arus perdagangan berjalan efisien. (udn)
Load more