News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Wujudkan Keadilan Sosial

Gubernur Khofifah ajak seluruh elemen masyarakat jadikan Pancasila bukan sekadar nilai yang dihafalkan, melainkan pedoman yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:59 WIB
Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Pancasila bukan sekadar nilai yang dihafalkan, melainkan pedoman yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, pelayanan pemerintahan, hingga kerja bersama membangun bangsa.

Pesan ajakan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (1/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menekankan, persatuan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila merupakan kekuatan penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan sekaligus memastikan pembangunan berjalan secara adil dan manfaatnya dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat.

“Pancasila mempersatukan kita dalam keberagaman. Persatuan itu harus menjadi kekuatan untuk bekerja bersama, menghadirkan keadilan, dan memperluas kesejahteraan. Dari Jawa Timur, mari kita terus berkontribusi untuk Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.

Terkait dengan tema Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, ia menegaskan bahwa kepentingan bersama harus menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah keberagaman latar belakang, agama, budaya, maupun pandangan, persatuan perlu dirawat melalui sikap saling menghormati, keterbukaan untuk berdialog, serta kesediaan menyelesaikan  persoalan melalui musyawarah.

Khofifah menilai, persatuan bukan sekadar keadaan tanpa konflik. Persatuan harus melahirkan kepercayaan, gotong royong, dan kemampuan untuk bergerak bersama menghadapi persoalan yang dihadapi masyarakat. 

“Merawat persatuan dimulai dari cara kita memperlakukan sesama. Menghormati perbedaan, mendengarkan pendapat, membantu yang membutuhkan, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah adalah bentuk pengamalan Pancasila yang dekat dengan kehidupan kita,” katanya.

Khofifah menambahkan, semangat persatuan tersebut harus berjalan beriringan dengan upaya mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Kedaulatan, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan aspek politik dan keamanan, tetapi juga dengan kemampuan bangsa untuk berdiri kuat melalui sumber daya manusia yang berkualitas, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kemandirian ekonomi.

Ia pun mendorong seluruh pihak untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki daerah. Pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya perlu membangun kolaborasi agar potensi yang ada dapat memberikan nilai tambah dan membuka semakin banyak kesempatan bagi masyarakat.

“Indonesia yang berdaulat membutuhkan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk maju. Kemandirian harus dibangun melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, keterampilan, dan ekonomi yang kuat. Semua itu membutuhkan kerja bersama,” tuturnya.

Sementara itu, nilai keadilan dan kemakmuran harus diwujudkan melalui terbukanya kesempatan yang semakin luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan, layanan kesehatan, pekerjaan, serta pelayanan publik yang berkualitas.

“Kedaulatan kita kuat ketika masyarakat memiliki kemampuan untuk maju. Keadilan kita hadir ketika kesempatan terbuka bagi semua. Kemakmuran kita tumbuh ketika hasil pembangunan dapat dirasakan semakin banyak keluarga,” kata Khofifah. 

Dalam konteks pemerintahan, Khofifah mengingatkan seluruh aparatur agar menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas. Nilai integritas, tanggung jawab, gotong royong, dan penghormatan terhadap martabat manusia, harus tercermin dalam setiap bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengamalan Pancasila oleh aparatur pemerintah harus dapat dirasakan secara langsung oleh warga melalui pelayanan yang mudah diakses, responsif, transparan, dan diberikan secara adil tanpa membedakan latar belakang masyarakat.

“Bagi aparatur pemerintah, pengamalan Pancasila harus terlihat dalam pelayanan. Layani masyarakat dengan hormat, dengarkan kebutuhannya, dan hadirkan solusi. Setiap warga berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan berkeadilan,” tegasnya. 

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan, pemerintahan yang hadir dan mampu merespons kebutuhan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan publik. Kepercayaan tersebut menjadi modal sosial untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Semangat persatuan, lanjutnya, juga perlu dijaga di tengah perkembangan teknologi informasi dan semakin luasnya penggunaan ruang digital. Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengedepankan etika ketika menyampaikan pendapat.

“Semangat persatuan juga harus kita bawa ke ruang digital. Mari berbagi informasi yang benar, berdiskusi dengan saling menghormati, dan menggunakan teknologi untuk memperkuat kepedulian serta kerja sama,” ujarnya.

Ia menilai ruang digital memiliki potensi besar untuk menjadi sarana memperluas pengetahuan, membangun solidaritas, memperkuat jejaring masyarakat, serta menggerakkan berbagai kegiatan positif. Namun, manfaat tersebut akan semakin besar apabila teknologi digunakan secara bertanggung jawab dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebersamaan.

Kepada generasi muda, Khofifah berpesan agar pengamalan Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai tersebut perlu tumbuh melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti semangat belajar, kejujuran, kepedulian terhadap sesama, menghargai perbedaan, dan kemampuan bekerja sama.

Generasi muda, kata Khofifah, memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan Indonesia. Pembangunan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi agar generasi penerus mampu mengambil peran dalam menghadapi perubahan zaman.

Lebih lanjut, Khofifah juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan Pancasila serta keutuhan bangsa. Semangat tersebut, menurutnya, perlu diteruskan dalam bentuk pengabdian sesuai dengan peran masing-masing.

“Semoga semangat pengabdian para pahlawan terus menguatkan langkah kita. Mari menjaga persatuan, memperkokoh gotong royong, dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Dengan berpegang pada Pancasila, kita bersama-sama membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya. (hen)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendadak Viral, Ternyata Universitas Negeri di Karawang ini Dulu Pernah Menjadi Lokasi Syuting Nikita Willy

Mendadak Viral, Ternyata Universitas Negeri di Karawang ini Dulu Pernah Menjadi Lokasi Syuting Nikita Willy

Sebuah universitas negeri di Kabupaten Karawang mendadak viral di media sosial karena kemunculan video lawas saat dipakai sebagai lokasi syuting Nikita Willy.
Babak Baru Kasus Pelecehan Seksual Guru ke Murid di Tangsel

Babak Baru Kasus Pelecehan Seksual Guru ke Murid di Tangsel

Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswa oleh seorang guru Insan Cendikia Madani di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memasuki babak baru.
Kuliah Gratis Ditanggung 100 Persen, Ratusan Mahasiswa Baru Terima Beasiswa Penuh di Unisbar

Kuliah Gratis Ditanggung 100 Persen, Ratusan Mahasiswa Baru Terima Beasiswa Penuh di Unisbar

Universitas Sumatera Barat (Unisbar) kembali membuktikan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui penyediaan program beasisw
4 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 2 Oktober 2026

4 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 2 Oktober 2026

Karier makin bersinar! 4 zodiak ini diprediksi paling beruntung besok, 2 Oktober 2026. Ada yang dipercaya pegang peran penting hingga dapat pengakuan.
Gagal Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Nino Ungkap Biang Kerok Kekalahan atas Myanmar di Partai Final 

Gagal Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Nino Ungkap Biang Kerok Kekalahan atas Myanmar di Partai Final 

Tim Mobile Legend: Bang Bang Indonesia, gagal membawa pulang medali emas Asian Games 2026 setelah takluk dari Myanmar di partai final, hari Kamis 1 Oktober.
MUI Minta Aparat Cabut Izin Konser Israel Houghton di Jakarta Jika Ada Agenda Propaganda Zionis

MUI Minta Aparat Cabut Izin Konser Israel Houghton di Jakarta Jika Ada Agenda Propaganda Zionis

Rencana perhelatan konser musik rohani bertajuk "Til The Whole World Knows Tour 2026" yang memboyong musisi peraih Grammy asal Amerika Serikat, Israel Houghton,

Trending

Klasemen Medali Asian Games 2026, Kamis 1 Oktober Pagi: Tim Indonesia Melesat Usai Desak Made Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Kamis 1 Oktober Pagi: Tim Indonesia Melesat Usai Desak Made Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Kamis (1/10/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia langsung melesat usai cabang olahraga (cabor) panjat tebing menyumbangkan satu emas.
Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan Gantikan Dudung Abdurachman

Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan Gantikan Dudung Abdurachman

Reshuffle kabinet, Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi dirinya akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Bintang Timnas Voli Indonesia Fauzan Nibras Soroti Perkembangan Perlengkapan Olahraga

Bintang Timnas Voli Indonesia Fauzan Nibras Soroti Perkembangan Perlengkapan Olahraga

Bintang Timnas Voli Putra Indonesia, Fauzan Nibras terus menunjukkan perkembangan dalam perjalanan kariernya sebagai seorang atlet profesional. Hal ini tak lepas dari sejumlah aspek pendukung hingga akhirnya mampu mendapatkan tempat di level senior.
Lapas Sukamiskin Copot AC Imbas "Apartemen Mewah" di Lapas Cibinong, Kalapas: Bangunan Peninggalan Belanda Tanpa AC Sudah Dingin

Lapas Sukamiskin Copot AC Imbas "Apartemen Mewah" di Lapas Cibinong, Kalapas: Bangunan Peninggalan Belanda Tanpa AC Sudah Dingin

Lapas Sukamiskin mencopot AC atau pendingin ruangan menyusul temuan sejumlah fasilitas sekelas “apartemen mewah” di Lapas Cibinong oleh Ombudsman RI. 
Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar dunia olahraga. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Sambut Kepulangan Atlet Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir: Fokus Selanjutnya Olimpiade 2028

Sambut Kepulangan Atlet Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir: Fokus Selanjutnya Olimpiade 2028

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mulai mengarahkan fokus atlet Indonesia ke Olimpiade Los Angeles 2028 usia berjuang di Asian Games 2026.
Nasib Korban Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Kampus Negeri Karawang, Benarkah Cedera?

Nasib Korban Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Kampus Negeri Karawang, Benarkah Cedera?

Wakil Rektor UNSIKA, Mayasari mengatakan, korban dalam keadaan baik-baik saja dan tidak mengalami cedera setelah diduga mengalami pengeroyokan oleh 2 mahasiswa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT