Setelah 18 Hari Dinanti, Jenazah ABK KM Virgo Asal Jombang Akhirnya Pulang
- Rohmadi
Jombang, tvOnenews.com — Penantian panjang keluarga Gondam Prakoso (32), warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, akhirnya berujung kepastian.
Setelah 18 hari dinyatakan belum ditemukan pasca tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, jenazah Gondam akhirnya berhasil ditemukan, diidentifikasi, dan dipulangkan ke kampung halamannya.
Jenazah Gondam tiba di rumah duka di Desa Bulurejo pada Kamis (1/10). Tangis keluarga pecah saat peti jenazah diturunkan dari ambulans dan dibawa masuk ke rumah.
Suasana duka semakin terasa ketika istri Gondam tak kuasa menahan kesedihan. Ia bahkan sempat pingsan saat jenazah suaminya tiba setelah selama 18 hari menunggu kepastian.
Perjalanan terakhir Gondam menuju rumah ternyata juga sempat diwarnai insiden. Ambulans yang membawa jenazah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jombang.
Jenazah kemudian dipindahkan ke ambulans lain agar dapat melanjutkan perjalanan menuju rumah duka.
Setibanya di rumah, jenazah langsung disalatkan. Setelah itu, Gondam dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.
Gondam merupakan salah satu awak KM Virgo Transport 8. Di kapal tersebut, ia bertugas sebagai mualim dua atau second officer.
Kabar mengenai kondisi kapal yang mulai kritis sempat disampaikan Gondam kepada keluarganya.
Dzulkarnaen Sutopo, paman Gondam, mengatakan komunikasi tersebut menjadi pesan terakhir yang diterima keluarga dari Gondam sebelum kapal tenggelam.
“Ia sebetulnya di jam 01.04 menit itu sempat hubungi kita, pihak keluarga. ‘Ma, kapalku tenggelam,’ bilangnya pada jam itu,” ujar Dzulkarnaen seusai pemakaman.
Setelah pesan tersebut, keluarga terus menunggu kabar mengenai keberadaan Gondam. Hari demi hari berlalu tanpa kepastian. Hingga akhirnya, pada hari ke-18, kabar yang selama ini ditunggu datang dari Basarnas.
Jenazah Gondam ditemukan dan berhasil diidentifikasi sebelum dipulangkan ke Jombang.
“Alhamdulillah, tadi pagi sudah kita jemput di Bandara Juanda Surabaya dan kita bawa ke rumah duka dan kita makamkan,” lanjut Dzulkarnaen.
Menurut keterangan keluarga yang diperoleh dari sesama awak kapal yang selamat, Gondam berada bersama lima awak lainnya ketika kapal mulai terbalik. Mereka disebut menjadi kelompok yang keluar dari kapal pada bagian paling akhir.
Load more