Pengadaan Beras BULOG di Jawa Timur Tembus 979 Ribu Ton, Lampaui Target 110 Persen
- tvOne - khumaidi
Menurut BULOG, penyerapan gabah dan beras juga didukung keterlibatan TNI dan Polri melalui Tim Jemput Pangan. Dukungan tersebut ditujukan untuk memperluas jangkauan pengadaan hingga ke sentra produksi, termasuk melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra penggilingan.
Selain penyerapan hasil panen, pengelolaan cadangan beras memerlukan dukungan infrastruktur pengolahan, penyimpanan, dan pengendalian mutu. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas beras sekaligus memastikan ketersediaan cadangan yang dapat digunakan sesuai kebutuhan pemerintah.
Dalam kegiatan di Banjar Kemantren tersebut, turut hadir sejumlah akademisi, antara lain Dekan Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Nining Widyah Kusnanik, S.Pd., M.Appl.Sc.; Wakil Dekan III Fakultas Ketahanan Pangan UNESA Prof. Dr. Ahmad Ajib Ridlwan, S.Pd., M.Si.; Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Prof. Imron Mawardi dan Gigih Prihantono, S.E., M.SE.; serta Ketua Program Studi Agribisnis Digital UNESA Amirusolihin, M.Sc.
Ketua GP Ansor Jawa Timur H. Musaffa Safril, S.H., juga hadir bersama perwakilan sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, termasuk Banser, HMI, KAMMI, dan Fatayat NU.
Realisasi pengadaan yang melampaui target menjadi salah satu indikator kinerja BULOG dalam menyerap produksi pangan domestik. Ke depan, pengelolaan cadangan beras tetap memerlukan koordinasi lintas sektor untuk menjaga ketersediaan pasokan, kualitas beras, serta keberlanjutan penyerapan hasil panen petani. (khu/gol)
Load more