News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB
Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak
Sumber :
  • tvOne - mahruz

Lamongan, tvOnenews.com – Aksi kekerasan kembali terjadi di dunia pendidikan. Kali ini, seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid, pada Sabtu (17/10/2026) pagi.

Menurut keterangan seorang guru yang mengunggah informasi tersebut di akun media sosial, peristiwa bermula ketika korban, kepala sekolah berinisial MR, menyuruh seorang siswa mengambil kaos kaki bersama para murid lainnya. Namun, salah satu orang tua murid yang diduga sebagai anggota TNI berinisial MS tidak terima dan mendatangi korban di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanpa konfirmasi dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun, orang tua murid yang diduga anggota TNI tersebut langsung memukul wajah korban hingga hidungnya retak dan berdarah, ungkap seorang guru di media sosial.

Berikut ungkapan seorang guru yang diunggah di akun Instagram Lamongan Update:

"Pagi tadi di sekolahku, kepala sekolahku tiba tiba di datangi wali murid yang marah marah, dia datang langsung mukul kepsek ku sampe mukanya bengkak dan berdarah darah, katanya dia dapat laporan dari anaknya kalau kepsek ku habis mukulin dia, padahal kepsek ku cuma nyuruh dia pulang ke rumah ambil kaos kaki, karena dia ga pake, dan bukan dia yang disuruh tapi murid murid yang lain.

Selain itu, dalam unggahannya di media sosial, sang guru juga menulis:

"Plot twistnya, wali murid itu seorang TNI seorang tentara yang harusnya melindungi warga justru malah jadi ancaman guru yang tiap hari mendidik anaknya justru di hajar habis habisan oleh nya, bahkan warga sekitar ikut melerai karena dia terus menyerang sampai gelas di kantor pecah semua, pemerintah Desa sampai ikut mendamaikan. Ungkap guru di unggahan yang viral

Tak hanya itu, sang guru juga menuliskan bahwa oknum TNI yang merupakan wali murid tersebut telah berkali-kali membuat surat pernyataan, tetapi masih mengulangi kekerasan. Apa yang kita lakukan sebagai guru.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, saat dikonfirmasi awak media terkait peristiwa dugaan kekerasan tersebut membenarkan informasi itu.

"Nggeh mas benar sebagai bentuk pelayanan kami ketika masyarakat meminta bantuan jadi kami ikut membantu mengantar korban membuat laporan ke Kantor Subdenpom TNI Lamongan," ungkap Hamzaid.

Sementara itu, Komandan Unit Intel Kodim 0812, Letda Inf. Lukman, saat dikonfirmasi terkait kejadian kekerasan yang diduga melibatkan oknum anggota TNI, mengatakan akan melakukan konfirmasi kepada Danramil Kecamatan Glagah terlebih dahulu.

"Siap sebentar sy konfirmasi dulu sama danramil atau PJ," kata Lukman.

Selain itu, tvOnenews.com juga mengonfirmasi kebenaran dugaan tindak kekerasan tersebut kepada Pj. Pasi Intel Kodim 0812 Lamongan, Kapten Arm. Hari. Pihaknya akan melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada terduga pelaku berinisial MS. Jika terbukti benar, Kodim 0812 akan memanggil terduga pelaku dan memberikan sanksi tegas sesuai peraturan hukum di TNI. (mmr/gol)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan Bintang Timnas Voli Putri Indonesia Ratri Wulandari Ikuti Jejak Megawati Hangestri, Kini Main Abroad

Mantan Bintang Timnas Voli Putri Indonesia Ratri Wulandari Ikuti Jejak Megawati Hangestri, Kini Main Abroad

Mantan bintang Timnas Voli Putri Indonesia, Ratri Wulandari akhirnya mengikuti jejak Megawati Hangestri dan Mediol Yoku. Outside Hitter Garuda Pertiwi itu kini melanjutkan kariernya di luar negeri.
Gubernur Khofifah Bagi 300 Liter BBM Gratis untuk Ojol Malang, Tegaskan Stok Aman, Distribusi Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Gubernur Khofifah Bagi 300 Liter BBM Gratis untuk Ojol Malang, Tegaskan Stok Aman, Distribusi Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Gubernur Khofifah bagikan bantuan BBM gratis sebanyak 300 liter kepada 100 pengemudi ojek online (ojol) di Kota Malang.
Link Live Streaming Final KOVO Cup 2026: Siang Ini Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass Berebut Gelar Juara

Link Live Streaming Final KOVO Cup 2026: Siang Ini Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass Berebut Gelar Juara

Link live streaming final KOVO Cup 2026 hari ini, Minggu (18/10/2026). Ada perebutan gelar antara GS Caltex dan Expressway Hi-Pass. Pertandingan di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, dijadwalkan mulai pukul 13.30 waktu Korea atau 11.30 WIB.
Kakak Aron Ashab Bantah Adiknya Diculik, Sebut Keluarga Bayar Jutaan Tiap Bulan

Kakak Aron Ashab Bantah Adiknya Diculik, Sebut Keluarga Bayar Jutaan Tiap Bulan

Kakak Aron Ashab, Gamyla Ashab, membantah adiknya diculik, sebut keluarga bayar jutaan tiap bulan untuk rehabilitasi Aron.
Orang Tua yang Tinggalkan Anak Balita di Tenda Gunung Prau Akhirnya Minta Maaf

Orang Tua yang Tinggalkan Anak Balita di Tenda Gunung Prau Akhirnya Minta Maaf

Setelah videonya viral karena tinggalkan anaknya yang masih balita di tenda Gunung Prau, Jawa Tengah, seorang ayah akhirnya membuat permintaan maaf ke publik.
Penyebab Persija Jakarta Kalah 2-3 dari Persita Tangerang Diungkap Rayhan Hannan

Penyebab Persija Jakarta Kalah 2-3 dari Persita Tangerang Diungkap Rayhan Hannan

Gelandang serang Persija Jakarta, Rayhan Hannan, berbicara setelah kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang. Ini merupakan kekalahan perdana Macan Kemayoran di Super League 2026-2027.

Trending

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

Menperin mengapresiasi JIIPE di Gresik yang menyerap 70 persen tenaga kerja lokal. Simak perkembangan investasi, hilirisasi, dan infrastruktur kawasan industri
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Sebastian Fundora Vs Ermal Hadribeaj di Kelas Welter Super

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Sebastian Fundora Vs Ermal Hadribeaj di Kelas Welter Super

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter super antara Sebastian Fundora melawan Ermal Hadribeaj.
Jadwal Final KOVO Cup 2026 Hari Ini: Megawati Hangestri Cs Cuma Jadi Penonton, Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal Final KOVO Cup 2026 Hari Ini: Megawati Hangestri Cs Cuma Jadi Penonton, Ada Big Match GS Caltex Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal final KOVO Cup 2026 hari ini, Minggu (18/10/2026). Bakal ada duel ulangan partai pamungkas musim lalu antara GS Caltex vs Expressway Hi-Pass, sayangnya Megawati Hangestri dan kawan-kawan hanya akan jadi penonton karena tumbang lebih dulu.
Nadiem Makarim Ajukan Kasasi, 5 Keberatan Hukum Ini Jadi Dasar Menggugat Vonis Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Ajukan Kasasi, 5 Keberatan Hukum Ini Jadi Dasar Menggugat Vonis Kasus Chromebook

Nadiem Makarim mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Mereka menyoroti lima persoalan dalam putusan banding kasus pengadaan Chromebook. Putusan banding dalam
Kapolri Buat Gebrakan 'Subuh Keliling' dan Buka Akses Hotline 110

Kapolri Buat Gebrakan 'Subuh Keliling' dan Buka Akses Hotline 110

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menginstruksikan penguatan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) secara proaktif melalui Subuh
Delapan Bulan Menunggu Perkembangan Laporan, Nasabah Minta Kejelasan Dugaan Pelanggaran Data

Delapan Bulan Menunggu Perkembangan Laporan, Nasabah Minta Kejelasan Dugaan Pelanggaran Data

Tan Yudianto Hartanu, nasabah kartu kredit salah satu bank swasta, mengaku belum memperoleh informasi terbaru mengenai pengaduan masyarakat yang disampaikannya ke Polda Jawa Timur pada Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT