News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Awal Mula Korban DH Mengenal Tersangka Budi dalam Kasus Pembunuhan di Madiun

Polda Jawa Timur menyelidiki keberadaan sisa abu dan tulang yang ada di tungku pembakaran terkait kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya AGF (4) di Madiun
Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:55 WIB
Suami Siri Diduga Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar hingga Digiling
Sumber :
  • Syamsul Huda/tvOne

Jakarta, tvonenews.com- Awal mula korban, Dini Hardayanti (DH) mengenal tersangka, Dwi Bagus Martono dijelaskan keluarga. Keduanya telah menikah pada 2023 lalu.

Dalam ceritanya, ibu dari DH bahwa kedua pihak saling mengenal sejak 2023. Lalu menikah pada September 2026, sehingga hubungannya sudah berjalan kurang lebih 3 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibu Dini mengaku sempat menolak hubungan anaknya dengan Bagus. Sebab pihak tersangka sempat memaksa dan keduanya menikah siri secara diam-diam.

"(awalnya) keluarga si tidak setuju, tidak setuju sama Bagus itu. Nah dia memaksanya dia memaksa dengan korban," jelas ibu DH, dikutip dari youtube tvonenews, Jumat (30/10/2026).

Ibu DH, Korban Pembunuhan di Madiun
Ibu DH, Korban Pembunuhan di Madiun
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube tvOnenews

Lebih lanjut, ia menjelaskan kalau hubungan korban dan tersangka sebagai suami-istri tidak ada masalah. Ketika ada selisih tidak ada pertengkaran hanya diam.

Ibu DH pun sempat menolak, niat sang anak ingin pindah tempat tinggal ke luar Kota. Niat almarhum ditolak karena beralasan tidak ada yang bisa menjaga sang cucu.

"aslinya biasa aja sih, dia suka curhat, kalau (suami siri/tersangka) tidak sekasar itu. Dia cuman diam-diam gitu kalau marah, tidak sekasar seperti ini," sambungnya.

Sebelum diketahui hilang kontak dan menjadi korban pembunuhan. DH diketahui sempat melakukan panggilan video dengan sang ibu, setelah ia dan anaknya sampai di Hotel daerah Madiun.

Firasat tidak enaknya muncul setelah DH mematikan panggilan videonya secara mendadak. Lalu pesannya tidak terkirim dan tidak kunjung direspons.
 
"katanya mau ada acara, tidak lama itu Bagus datang dan marah, dan ngobrol bentar langsung mati video callnya," katanya dikutip dari youtube tvonenews, Jumat (30/10/2026).

"terus saya wa kenapa teh kok gak aktif lagi, saya cek ceklis ya saya anggap oh lagi ada acara ulang tahun, tapi hati ibu janggal aneh, kok ini tidak ada video. Kan ada cara pasti ada video, dan ibu tlp sudah nggak aktif, dan suaminya saya tlp gak diangkat," jelas ibu DH.

Dalam ceritanya tersebut, Ibu DH melakukan panggila diduga di hari korbang dibunuh. Korban berada di Hotel bersama anaknya yang berusia 4 tahun.

Pada hari besoknya, Ibu DH kembali mencoba menghubungi sang anak. Dengan perasaan tidak enak itu, ia pun meminta tolong pada keluarga lainnya untuk mengirim pesan ke tersangka Bagus.

Suami siri Dini, ia juga disebutkan tidak menjawa panggilan dan tidak membalas pesan ibu korban di hari yang sama.  

Setelah dilakukan upaya komunikasi, dengan meminta tolong saudara lain. Lalu ibu korban, kembali mencoba kirim pesan ke suami siri sang anak dengan nada ancaman mau lapor ke Polisi.

"Akhirnya saya kirim pesan 'maaf ganggu, mau tanya aja bagaiaman kabarnya neng dan koko, kalau sehat alhamdulillah," cerita Ibu DH.

"akhirnya, saya minta tolong kirim pesan lagi, saya ancam 'kalau nggak dibls saya lapor polisi saja ya' terus 1 jam kemudian dia jawab katanya (korban) kabur," sambung cerita ibu korban.

Untuk diketahui, polisi menyebut tersangka DBM merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia dengan tes psikologis di atas rata-rata.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur menyebut penyidik terus mendalami proses pembakaran dan keberadaan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan upaya menghilangkan jejak kejahatan tersangka DBM (40), yang tak lain suami siri korban.

"Jadi, tungku itu dibuat setelah ada proses pembakaran di situ. Setelah itu abunya dibersihkan dan dilarutkan. Jadi, tungku itu untuk menutupi ada pembakaran," ujarnya, dikutip dari antara.

Tersangka diduga menyiapkan kayu untuk membakar jasad korban beberapa hari setelah peristiwa pembunuhan di hotel. Setelah itu, pelaku menutupi dengan tungku.

Penyidik masih mendalami dugaan penggunaan mesin pencacah atau penggiling yang dibeli tersangka untuk menggiling sisa pembakaran jasad kedua korban. Mesin tersebut menjadi salah satu barang bukti yang diperiksa dalam pengungkapan kasus ini.(klw)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Alami Pulihkan Lahan Gambut Akibat Karhutla, BPGMN: Satu Rumpun Bambu Simpan 5.000 Liter Air

Cara Alami Pulihkan Lahan Gambut Akibat Karhutla, BPGMN: Satu Rumpun Bambu Simpan 5.000 Liter Air

Pemulihan ekosistem gambut akibat karhutla kini tak sekadar berfokus pada penghentian kobaran api. Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) bersama
Hilang Kendali, Minibus di Lamongan Tabrak 3 Sepeda Motor dan Ambulans di SPBU

Hilang Kendali, Minibus di Lamongan Tabrak 3 Sepeda Motor dan Ambulans di SPBU

Diduga hilang kendali, sebuah minibus menabrak tiga sepeda motor dan satu unit mobil ambulans di area SPBU, tepatnya di Dusun Kruwul, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan
Kabar Duka, Yuliana Efrencia Kaize Wakil Papua Selatan di Miss Indonesia 2025 Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Efrencia Kaize Wakil Papua Selatan di Miss Indonesia 2025 Meninggal Dunia

Kabar mengejutkan datang dari ajang pageant bergengsi Miss Indonesia, di mana salah satu alumni finalisnya, Yuliana Efrencia Kaize, dilaporkan meninggal dunia.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Hasil Wina Open 2026: Berjuang Keras Taklukan Basilashvili, Carlos Alcaraz Kunci Satu Tempat di Babak Perempat Final

Hasil Wina Open 2026: Berjuang Keras Taklukan Basilashvili, Carlos Alcaraz Kunci Satu Tempat di Babak Perempat Final

Petenis asal Spanyol, Carlos Alcaraz, memastikan tiket perempat final Wina Open 2026 setelah melewati perlawanan sengit Nikoloz Basilashvili di babak kedua.
Mendag: Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Tembus 360 Juta Dolar AS per September 2026

Mendag: Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Tembus 360 Juta Dolar AS per September 2026

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan capaian program UMKM Bisa Ekspor yang menjadi bagian dari program Lokal untuk Global Kementerian Perdagangan. Hal

Trending

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Soroti Megawati Hangestri, Duet Megatron dan Kim Da-in Dinantikan

Media Korea Selatan menyoroti kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea V-League 2026–2027. Pemain berjuluk Megatron itu memperkuat Hyundai Hillstate.
Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT