News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Iduladha, Pedagang Daging Mengeluh Sepi Pembeli, Penjualan Merosot Hingga 40%

Jelang Hari Raya Iduladha, pedagang daging di pasar di Kabupaten Situbondo mengeluh sepi, omzetnya menurun drastis, seperti pedagang di Pasar Senggol Adirejo.
Rabu, 6 Juli 2022 - 18:25 WIB
jelang idul adha, pedagang mengeluh penjualan daging sapi menurun
Sumber :
  • tim tvone - heri sampurno

Situbondo, Jawa Timur - Jelang Hari Raya Iduladha, para pedagang daging di beberapa pasar di Kabupaten Situbondo mengeluh sepi dan omzetnya menurun drastis. Seperti pedagang di Pasar Senggol Adirejo. Sepinya penjualan ini akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang pada hewan ternak, Rabu (6/7). 

“Sebelum ada PMK masih banyak pembeli daging sapi segar di kios saya, namun saat wabah PMK menyebar, jual 10 kilogram saja sulit laku, padahal menjelang hari raya Iduladha. Di tahun sebelumnya selalu rame,” jelas Herlin, pedagang daging Pasar Mimbaan Situbondo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herlin juga menjelaskan bahwa pembeli daging segar yang datang ke kiosnya hanya pelanggan tetapnya.

"Sekarang penjualan daging sapi sangat merosot, setiap hari sepi tidak seramai ketika belum terjadi PMK. Sebelum PMK, penjualan daging sapi segar dalam satu hari bisa 25 hingga 50 kilogram,” keluh Herlin.

Hal senada juga disampaikan Marwati, pedagang daging sapi di Pasar Senggol, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. 

“Omzet penjualan daging sapi menurun sejak wabah PMK melanda Kabupaten Situbondo. Kalau dulu kita mampu menjual daging sapi hingga 25 hingga 40 kg per hari,” ujarnya.

Menurunnya pembelian daging sapi, sambung Marwati, karena para konsumen mengaku takut membeli daging sapi potong sejak adanya wabah PMK yang menjangkit hewan ternak sapi.

"Semoga permasalahan PMK ini bisa ditangani oleh dinas terkait, dan mau mensosialisasikan kepada masyarakat jika daging yang dijual di pasar adalah jenis daging sapi potong yang sehat," pinta Marwati.

Pedagang daging sapi lain di wilayah Situbondo mengeluhkan hal serupa, seperti yang terjadi di Pasar Panarukan, Situbondo.

“Melemahnya daya beli daging sapi ini, mungkin karena wabah PMK yang sedang marak, sehingga konsumen takut untuk membeli daging sapi. Penurunan daya beli daging sapi ini mencapai 30 hingga 40 persen dari biasanya,” jelas Halimah, pedagang daging sapi di Pasar Panarukan, Situbondo.

Halimah juga mengaku dampak dari PMK sangat dirasakan bagi penjual daging sapi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bukan hanya saya yang mengeluh omzet penjualan daging sapi menurun. Tapi, sesama pedagang daging sapi berkeluh kesah karena menurunnya jumlah konsumen atau pembeli daging sapi yang berkunjung ke pasar. Dampak dari PMK sangat merugikan penjual daging sapi, biasanya ramai, sekarang sepi,” keluh Halimah.

Di pasar saat ini untuk harga daging sapi super per kilonya sebesar 120 ribu rupiah, sementara 100 ribu per kilo untuk daging campuran. Harga ini diperkirakan akan semakin turun menyusul minimnya warga membeli daging sapi akibat wabah penyakit mulut dan kuku yang terjadi di Kabupaten Situbondo. (hso/hen) 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siswi Madrasah di Lumajang Tertembak Peluru Nyasar saat Jam Istirahat Sekolah

Siswi Madrasah di Lumajang Tertembak Peluru Nyasar saat Jam Istirahat Sekolah

Siswi kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi korban peluru nyasar, Rabu (4/2/2026).
Dilaporkan Jemaat soal Dana Gereja Rp3,6 Miliar, Pendeta SH Tegaskan Tak Ada Pelanggaran

Dilaporkan Jemaat soal Dana Gereja Rp3,6 Miliar, Pendeta SH Tegaskan Tak Ada Pelanggaran

Dilaporkan atas dugaan penggelapan dana jemaat sebesar Rp3,6 miliar, Tim Pembela Gereja & Jemaat GBI Bethany Tower of Christ Surabaya, yang terdiri dari Ben Hadjon, Andi Steven, Leny Poernomo, Michael Stefanus, Bambang Soetjipto, Gratia Clara Leno Hadjon, dan Deaniz Twolahifebri, membantah keras adanya pelanggaran hukum dalam pembelian aset gereja atas nama Pendeta SH.
FOOM Punya Bos Baru

FOOM Punya Bos Baru

Brand vape lokal yang dikenal dengan pendekatan desain modern dan pengalaman penggunaan yang simpel ini membuat kejutan besar dengan resmi menunjuk Arief Muhammad sebagai bos baru.
Cacahan Mirip Uang "Menggunung" di TPS Liar Bekasi, Polisi Bergerak Telusuri Barang Itu Asli, Palsu atau Limbah

Cacahan Mirip Uang "Menggunung" di TPS Liar Bekasi, Polisi Bergerak Telusuri Barang Itu Asli, Palsu atau Limbah

Cacahan mirip uang ditemukan “menggunung” di TPS liar Bekasi. Cacahan mirip uang ini tepatnya ditemukan di Kampung Serang, RT 002/RW 006, Desa Tamanrahayu, Kecamatan Setu.
Tiwi/Fadia Minta Maaf Gagal Menang dari Ganda Putri Jepang di Kejuaraan Beregu Asia 2026

Tiwi/Fadia Minta Maaf Gagal Menang dari Ganda Putri Jepang di Kejuaraan Beregu Asia 2026

Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti meminta maaf usai gagal sumbang poin saat melawan Jepang di Kejuaraan Beregu Asia 2026.
Murka, Respons Mengerikan Jon Jones atas Sentilan Alex Pereira: Hati-hati

Murka, Respons Mengerikan Jon Jones atas Sentilan Alex Pereira: Hati-hati

Potensi duel super antara Jon Jones dan Alex Pereira kembali memanas. GOAT UFC tersebut melontarkan respons keras setelah Pereira menyindirnya di media sosial.

Trending

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara emosional geram Pemda Kabupaten Ngada menganggap remeh tragedi siswa SD bunuh diri akibat kesulitan ekonomi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT