GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragis, Seorang Wanita yang Memiliki Keterbelakangan Mental, Diduga jadi Korban Pencabulan

Seorang wanita berinisial yang memiliki keterbelakangan mental dan tuna wicara, diduga jadi korban pencabulan di Mangunharjo, Mayangan, Kota Probolinggo
Selasa, 12 Juli 2022 - 16:01 WIB
seorang wanita keterbelakangan mental diduga jadi korban pencabulan
Sumber :
  • tim tvone - syahwan

Probolinggo, Jawa Timur – Seorang wanita berinisial F (30) yang memiliki keterbelakangan mental dan tuna wicara, diduga menjadi korban pencabulan di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Dari hasil laporan tentang tindakan asusila di mapolres Probolinggo Kota tersebut, diketahui pelaku berinisal H (51), merupakan pendatang yang sudah hampir tiga tahun menetap di Kelurahan Mangunharjo, Senin (11/7). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harto, Ketua RW Mangunharjo mengatakan, bahwa pelaku tidak memiliki identitas yang jelas, karena terduga pelaku tidak memiliki KTP resmi.

“Pelaku ini pendatang mas, dan bahkan KTP juga tidak ada, saya baru mengetahui kejadian ini saat Jumat (8/7) lalu, keluarga korban memanggil saya dan mengadukan kepada saya, saat saya hendak menunaikan ibadah sholat Jumat," katanya.

Untuk mendapatkan bukti yang kuat, akhirnya Harto menyarankan agar korban segera melakukan visum dan melaporkan hal ini pada pihak penegak hukum (kepolisian). 

Benar saja dari hasil visum di RSUD Dr Moh Saleh, ternyata hasilnya positif korban telah dicabuli paksa oleh pelaku.

“Dengan bukti visum ini sebagai penguat ya langsung saja kita sarankan agar segera melapor ke pihak kepolisian. Agar mendapat penanganan lebih lanjut, hingga kini sudah mendapat panggilan kedua dari Unit III PPA Satreskrim,” terangnya.

Dari pengakuan ibu korban yang enggan disebut namanya mengaku, jika anaknya ini merupakan anak ketiga dari lima bersaudara, dan memang mengalami keterbelakangan mental. Oleh sebab itu dirinya sangat berharap agar kasus ini segera ditangani oleh pihak kepolisian agar pelaku mendapat ganjaran setimpal.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Jamal menjelaskan agar kasus dugaan pencabulan ini tidak diramaikan terlebih dahulu, lantaran terduga pelaku masih belum diamankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau bisa jangan dulu diramaikan mas, karena kasus ini masih kita tindak lanjuti dan masih menggali keterangan dari korban saja, ditakutkan terduga kabur duluan, karena terduga ini juga tidak memiliki identitas yang jelas. Jadi kalau dia kabur, ya kita akan kesulitan mengungkap kasus ini,” ucapnya.

Berbekal keterangan sejumlah saksi di lapangan, pihak Satreskrim Polres Probolinggo Kota akan segera menindaklanjuti kasus ini dan akan segera mengamankan pelaku. (msn/hen)
tuna

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT