News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Iduladha, Harga Sayuran Melonjak, Pembeli Bingung

Pasca hari raya Idul Adha, harga kebutuhan sayuran melonjak. Salah satunya komoditi cabai merah besar Rp90.000 per kilogram, di Pasar Kronong Kota Probolinggo
Rabu, 13 Juli 2022 - 17:34 WIB
pasca hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah, harga kebutuhan sayuran melonjak
Sumber :
  • tim tvone - syahwan

Probolinggo, Jawa Timur - Pasca hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah, harga kebutuhan sayuran melonjak. Salah satunya komoditi cabai merah besar yang menembus Rp90.000 per kilogram, di Pasar Kronong Kota Probolinggo.

Padahal sehari sebelumnya harga cabai merah besar di kisaran Rp70.000 per kilogram. Namun harga cabe rawit mengalami penurunan menjadi Rp95.000 per kilogram dari harga Rp110.000 per kilogramnya, Rabu (13/7). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lila, seorang pedagang sayuran di Pasar Kronong mengatakan, kenaikan harga sejumlah sayuran terus berubah-ubah. Banyak pembeli bingung sehingga jumlah belanjanya dikurangi.
"Harga cabe merah besar mengalami kenaikan rata-rata hingga Rp20.000 per kilogram. Bawang merah kini naik Rp70.000 per kilogram dan bawang putih naik menjadi Rp18.000 per kilogram dari sebelumnya Rp15.000 per kilogramnya," katanya.

Sebelumnya, harga cabai rawit berkisar Rp60.000 - Rp70.000 per kilogram, kemudian naik menjadi Rp120.000 per kilogram. Namun pasca Idul Adha harga cabe kecil turun di angka Rp95.000 per kilogramnya. Bawang merah naik menjadi Rp70.000 per kilogram dari Rp50.000 per kilogram. Sementara tomat turun di angka Rp12.000 per kilogram dari Rp20.000 per kilogramnya.

"Bingung, kenaikan harga baru tadi malam mas. Sekarang yang naik harga baru cabai merah besar, bawang sama sayur kol (kubis). Bahan pokok yang lain itu masih normal," terangnya.

Sementara itu, menurut Ridho, pedagang sayur lainnya menyampaikan, penyebab naiknya harga beberapa bahan pokok ini dikarenakan faktor cuaca yang tidak menentu, sehingga menyebabkan hasil panen petani menurun atau gagal panen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penyebabnya ini beragam, terutama hasil panen petani itu anjlok karena sekarang cuaca tak menentu. Kalau bawang merah harga pengiriman dan juga permintaan naik," ungkapnya

Meski demikian, sekarang pembeli semakin sepi di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kota Probolinggo. (msn/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT