News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Markas Komando Perang Gerilya Panglima Besar Jenderal Sudirman di Pacitan, Bukti Sejarah Perjuangan Bangsa

monumen di Dusun Sobo, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, merupakan bukti sejarah perjuangan pahlawan pertahankan Kemerdekaan RI
Jumat, 19 Agustus 2022 - 16:44 WIB
monumen di Nawangan, Pacitan, bukti sejarah perjuangan pahlawan pertahankan Kemerdekaan RI
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Sebuah monumen yang terletak di kawasan perbukitan Dusun Sobo, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan ini, merupakan salah satu bukti sejarah yang memiliki andil besar perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Di masa itu, monumen ini adalah Markas Komando Panglima Besar Jenderal Sudirman  yang memimpin perang gerilya menghadapi Agresi II Militer Belanda. 
 
Di kawasan monumen ini terdapat sebuah bangunan rumah sederhana berdinding anyaman bambu dan lantai tanah berdiri di atas bukit. Rumah inilah yang menjadi tempat tinggal dan Markas Komando Panglima Besar Jenderal Sudirman dan TNI, serta rakyat Indonesia dalam perang gerilya ke berbagai pelosok penjuru Nusantara. Jenderal Sudirman bermarkas disini selama 97 hari, terhitung sejak tanggal 1 April sampai 7 Juli 1949.
 
"Design bangunan rumah semuanya masih asli seperti kala itu. Tidak ada yang diubah.  Rumah memiliki beberapa ruang kamar dan salah satu ruang kamar adalah tempat istirahat Pak Dirman. Sedangkan masih ada beberapa bagian ruang kamar yang digunakan para pengawal Pak Dirman seperti Pak Nolik, CokroPanolo dan lainnya. Peralatan masak dan design dapur berikut meja dan kursi yang digunakan Pak Dirman hingga kini pun masih terjaga keasliannya," jelas Zaenal Juki, warga yang berwisata ke monumen. 
 
Juki menambahkan selain markas, di tengah monumen berdiri sebuah Patung Panglima Besar Jenderal Sudirman yang terbuat dari perunggu setinggi 8 meter. Untuk mencapai patung tersebut, harus melewati 3 tingkat anak tangga. 45 anak tangga pertama, 8 anak tangga kedua dan 17 anak tangga ketiga. Anak tangga ini melambangkan Tanggal, Bulan dan Tahun Bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan. 
 
"Lukisan relief tentang perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia dan duplikat tulisan pesan pesan Panglima untuk bangsa serta Tentara Nasional Indonesia menghiasi setiap dinding mulai masuk hingga di berbagai sudut dinding kawasan monumen. Bahkan ada sebuah relief yang menuliskan pengakuan Kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949 oleh Belanda," imbuhnya.
 
Sugiyanto, Kepala Desa Pakis Baru menerangkan monumen ini merupakan bukti Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia, Panglima Besar Jenderal Sudirman dan Tentara Nasional Indonesia, Rakyat Indonesia dalam merebut Kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.
 
"Tempat bersejarah ini perlu dikembangkan, apalagi jika lokasi sejarah ini difungsikan sebagai wisata sejarah atau bahkan tempat pelatihan, pendidikan TNI. Sebab kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan sangat berperan penting menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," terangnya. (asw/hen) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis
Pramono Ungkap 270 Ribu Warga Jakarta Terdampak Usai PBI BPJS Dinonaktifkan

Pramono Ungkap 270 Ribu Warga Jakarta Terdampak Usai PBI BPJS Dinonaktifkan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sebanyak 270.000 warga Jakarta terdampak penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Jorge Martin Siap Turun Gunung di Tes Pramusim MotoGP Thailand 2026

Jorge Martin Siap Turun Gunung di Tes Pramusim MotoGP Thailand 2026

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin siap kembali unjuk gigi untuk mengikuti tes pramusim kedua MotoGP 2026 yang berlangsung di Thailand.
Mohan Hazian Meminta Maaf Buntut Dugaan Kasus Pelecehan Seksual: Kesalahan Masa Lalu Murni Kekhilafan Saya

Mohan Hazian Meminta Maaf Buntut Dugaan Kasus Pelecehan Seksual: Kesalahan Masa Lalu Murni Kekhilafan Saya

Owner brand streetwear lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian kembali muncul untuk klarifikasi. Ia resmi meminta maaf atas kegaduhan dugaan kasus pelecehan seksual.
APBN 2026 Melonjak, Industri Pertahanan Dalam Negeri Diuji Serius

APBN 2026 Melonjak, Industri Pertahanan Dalam Negeri Diuji Serius

Anggaran pertahanan APBN 2026 naik ke Rp337 triliun. Pakar menilai belanja alutsista jadi ujian komitmen pemerintah bangun industri pertahanan nasional.
Pelajar Asal Cimahi Tewas Usai Terjun dari Flyover Pasupati Bandung, Parkirkan Motor Lalu Lompat dari Ketinggian 40 Meter

Pelajar Asal Cimahi Tewas Usai Terjun dari Flyover Pasupati Bandung, Parkirkan Motor Lalu Lompat dari Ketinggian 40 Meter

Seorang pelajar asal Cimahi tewas usai terjun dari Flyover Pasupati Bandung. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/2/2026) sekira pukul 09.30 WIB. 

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Klarifikasi Mohan Hazian soal Isu Pelecehan Seksual yang Seret Namanya: Kalian Pasti Baca dari X, Lu Semua Harus Tahu Ini Sangat Merugikan Gua

Klarifikasi Mohan Hazian soal Isu Pelecehan Seksual yang Seret Namanya: Kalian Pasti Baca dari X, Lu Semua Harus Tahu Ini Sangat Merugikan Gua

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian menyampaikan klarifikasinya soal isu pelecehan seksual yang menyeret namanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT