GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meriahkan HUT RI ke 77, Kumpulan Profesor D'Professor di Surabaya Hibur Warga dengan Lagu-lagu Kemerdekaan

Meriahkan HUT RI ke 77, kumpulan para profesor di Surabaya gelar pertunjukan band. Meski usia di atas 60 tahun, tapi semangatnya tetap menyala
Minggu, 21 Agustus 2022 - 22:22 WIB
meriahkan HUT RI ke 77, DProfessor kumpulan guru besar di Surabaya hibur warga
Sumber :
  • Tim tvone - habib

Surabaya, Jawa Timur - Momentum peringatan HUT RI ke 77 menjadi spesial bagi para Guru Besar yang memiliki gelar Professor untuk berkumpul bersama dan menjalin kebersamaan di masa senja.

Salah satunya dengan membentuk grup band yang spesial karena hampir seluruh personelnya berusia di atas 60 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulanya grup band ini lahir di Universitas Airlangga (Unair) sebagai grup band D’Professor yang beranggotakan para guru besar atau profesor.

Para anggotanya terdiri dari Prof Puruhito mantan Guru Besar Unair tahun 2000 – 2006, Prof Widodo Ario Kentjono (gitaris), Prof Muhammad Rubianto (gitaris), Prof Theresia Indah Budhy Sulisetyawati (vokalis), dan Prof Sjamsu Budiono (vokalis).

Kemudian ada Prof Istiati (vokalis), Prof Hendy Hendarto (basis), Prof Jusak Nugraha (keyboardis), Laksamana TNI (Purn) Imam Soewono (drumer), dan Prof Galih Sampoerno (drumer).

Bertempat di Marvel City, Minggu (21/08) para awak D’Professor dengan rancak membawakan lagu-lagu Kemerdekaan dan lagu Oldiest tahun 60an hingga 70an, diantaranya lagu 17 Agustus 1945 , Indonesia Tanah Air Beta , hingga lagu Countri De Bajo dan lagu belanda yang tenar di tanah air seperti , Daar Bij De Molen dan Geef Mij Marr Nasi Goreng.

Profesor Puruhito mantan Guru Besar Unair tahun 2000 – 2006 menjelaskan jika grup band D'Profesor adalah wadah silaturahmi bagi para Guru Besar bergelar profesor untuk bisa kumpul bareng dan tetap berkarya.

“Kami dulu sudah terbiasa mendengarkan musik yang dibawakan orang lain, kami berkumpul karena kami sama sama suka musik, atas dasar itu kami mendirikan D'Profesor untuk menghibur masyarakat melalui hobi kita dalam bermusik," tutur Prof Puruhito.

Meski baru seumur jagung karena didirikan di bulan Februari lalu Band D'Profesor sudah melahirkan album berjudul “Pamer Putu“. Judul lagu Pamer Putu diciptakan oleh Prof Muhammad Rubianto yang memiliki kesan tersendiri terhadap kesibukannya di massa pensiunnya bersama cucunya di rumah.

"Jadi karena kami semua ini sudah lanjut usia (lansia) dan masing-masing memiliki cucu, maka dibuatlah lagu ini. Kami ini yang dipamerkan bukan lagi istri atau suami, melainkan pamer putu (cucu)," kata Prof Widodo Ario Kentjono, Minggu (21/08).

Dalam gelaran parade Musik Perjuangan memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 77, turut hadir perkumpulan warga Surabaya keturunan Indo – Belanda, Internasionale Indische - Club Surabaya, yang merupakan bagian dari perkumpulan D'Profesor Band, karena sebagian besar para guru besar ini pernah menempuh pendidikan di Negeri Belanda.

Lily Fartam Salah satu bagian dari perkumpulan keturunan Indo-Belanda menyatakan, jika mereka secara rutin bertemu setiap satu bulan sekali dan hampir separuh dari personel Band D'Profesor juga anggota Club Indcshe – Club Surabaya.

“Momen kemerdekaan ini merupakan waktu yang tepat bagi kami berkumpul bersama bersukacita, bernyanyi dan makan bersama dengan semua warga yang sebagian besar adalah keturunan Indo – Belanda di Surabaya," tutur Lily Fartam.

Di tengah acara, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, terlihat hadir diantara warga Surabaya Indo, dan berbaur bersama menyanyikan lagu- lagu Belanda yang sangat familier di telinga warga Surabaya. Seperti lagu Geef Mij Maar Nasi Goreng yang sempat hits dipopulerkan oleh Anneke Groonloch, warga Surqbaya keturunan Belanda yang kini menetap di Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya wartawan terkait pendapatnya atas penampilan D'Profesor Band, Wakil Walikota, Armuji mengaku sangat terkesan karena band yang cukup rancak tersebut digawangi oleh personil yang usianya di atas 60 tahun.

“Musik adalah media pemersatu warga kita di Surabaya multi etnis dan budaya lagu Indonesia, lagu Belanda semua sama menghibur. Khusus D'Profesor saya rasa sangat spesial karena mereka di usia yang terbilang tak lagi muda masih bisa menghibur kita generasi muda di bawahnya," papar Armuji. (zaz/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jose Mourinho Menampik Klaim Vinicius Junior Jadi Korban Rasisme di Laga Benfica Kontra Real Madrid

Jose Mourinho Menampik Klaim Vinicius Junior Jadi Korban Rasisme di Laga Benfica Kontra Real Madrid

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menampik klaim Vinicius Junior, yang menyebut dirinya sebagai korban rasisme. Itu terjadi saat Benfica menjamu Real Madrid di Estadio da Luz.
Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-fakta kasus mayat dalam koper di Brebes, Jawa Tengah, akhirnya terkuak. Hal ini bermula dari ditemukannya koper misterius di sebuah rumah kosong pada Senin (16/2/2026) lalu. 
Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Berikut fakta terbaru hasil penyelidikan kasus kematian mahasiswi, PAF (20) yang ditemukan tewas di Apartemen Riverview Tower Mahakam, Cikarang Utara, Bekasi..
Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu.
Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan perdagangan Selasa pagi

Trending

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT