News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

100 Aktivis Mahasiswa di Malang Ikuti Diskusi Kebangsaan, Antisipasi Radikalisme

Diskusi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Malang Institute di balroom Hotel Mirabel, Kepanjen, Kabupaten Malang, diikitu 100 aktivis mahasiswa.
Senin, 19 September 2022 - 17:52 WIB
Diskusi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Malang Institute di balroom Hotel Mirabel
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, Jawa Timur - Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat menjadi pembicara dalam Diskusi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Malang Institute di balroom Hotel Mirabel, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Turut hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, Rektor Universitas Raden Rahmad Malang, KH Imron Rosyadi Hamid, Ketua GP Anshor Kabupaten Malang, Fatkhurrozi dan Anggota DPRD Jatim Dapil Malang Raya, Aufa Zhafiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi tersebut, mengambil tema "Membangun generasi muda yang cerdas dan kompeten dalam melawan radikalisme melalui semangat Hubbul Wathon Minal Iman". Di hadiri, lebih dari 100 aktivis mahasiswa dari berbagai universitas di Malang Raya.

Imron Rosyad, dalam sambutannya mengatakan bahwa perkembangan paham radikalisme telah menjadi persoalan besar bukan hanya bagi bangsa Indonesia melainkan seluruh dunia. 

Menurutnya, paham radikalisme mudah tersebar seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat tanpa ada kontrol.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat dalam paparannya menyampaikan bahwa ada 2 upaya yang dilakukan dalam menangani radikalisasi di Indonesia. 

"Yang pertama adalah hard approach, yang mengedepankan pendekatan intelejen, militer, dan penegakan hukum. Semuanya sudah dilakukan," ucap Kapolres, Senin (19/9).

"Kedua yaitu soft approach, yang terbagi menjadi lima unsur utama yaitu sender (pengirim pesan), receiver (penerima pesan), message (pesan), channel (saluran), dan noise (ruang lingkup)," lanjut AKBP Ferli.

Kapolres Malang, juga menegaskan bahwa pelaku teror tidak erat dengan latar belakang ekonomi maupun pendidikan.

Selain itu, tambah Kapolres, upaya yang dilakukan oleh Polri dalam menangani radikalisme antara lain Program deradikalisasi, kontra radikalisasi, kontra naratif, dan program anti propaganda melalui internet maupun media sosial.

"Yang terpenting, jangan pernah melebihi kecintaan kita selain kepada Allah SWT," pungkas AKBP Ferli.

Gus Fatkhurrozi, begitu ia akrab disapa, juga menambahkan bahwa radikalisasi adalah paham untuk merubah suatu tatanan atau tradisi. 

"Generasi muda lebih mudah terkontaminasi hal-hal yang menuju ke radikalisasi, ada banyak anak muda yang setelah menuntut ilmu, pulang ke rumah malah mengajak debat orangtuanya," tutur Fatkhurrozi.

Agama apapun mengajarkan kedamaian. Cara seseorang dalam memahami agama lah yang mempengaruhi pemikiran seseorang, lanjutnya.

Senada dengan Fatkhurrozi, Aufa Zhafiri menyebutkan bahwa radikalisme, paham, ideologi ini bukan seperti wabah yang bisa diidentifikasi secara langsung. Semua individu bisa terpapar radikalisasi. 

"Yang rawan terpapar radikalisasi adalah generasi sakit hati. Untuk itu kita harus bisa mengantisipasinya. Pertama kita perlu menata diri, menata hati," ucapnya.

"Kedua tumbuhkan kedewasaan, beda pendapat biasa namun jangan dijadikan alasan untuk saling melukai dan berujung perpecahan," sambung Aufa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian ketiga, jadikan waktu luang kalian tidak terbuang percuma. Berkumpullah dengan lingkungan yang mendukung agar cita-cita positif kalian bisa tercapai.

Diskusi Kebangsaan berlangsung dengan hangat, diselingi tanya jawab oleh peserta dan narasumber. Apresiasi yang tinggi, juga disampaikan peserta kepada penyelenggara yang telah menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan yaitu kepolisian, akademisi, politisi dan tokoh agama. (eco/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Ini Makam Sutrimo Dibongkar! Polisi Cari Jawaban Kematian Misterius Pria yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Itu

Hari Ini Makam Sutrimo Dibongkar! Polisi Cari Jawaban Kematian Misterius Pria yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Itu

Misteri kematian Sutrimo, pria yang disebut-sebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, memasuki babak penting.
Jakmania Siap-Siap, Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Digelar dengan Penonton Bulan Depan

Jakmania Siap-Siap, Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Digelar dengan Penonton Bulan Depan

Laga klasik di sepak bola Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akan dihadiri penonton pada bulan depan. Hal itu dinyatakan oleh Ferry Paulus selaku direktur utama I.League.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 13 Agustus 2026: Gemini Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 13 Agustus 2026: Gemini Panen Dana Ekstra

Sabtu, 13 Agustus 2026, diprediksi menjadi momen yang cukup menarik bagi beberapa zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bakal bercuan deras?
Pelajar 14 Tahun Tewas di Rel Stasiun Jurangmangu, Polisi Minta Keterangan Teman Sekolah Korban

Pelajar 14 Tahun Tewas di Rel Stasiun Jurangmangu, Polisi Minta Keterangan Teman Sekolah Korban

Pelajar berinisial AP (14) tewas di lintasan KRL Stasiun Jurangmangu. Pihak kepolisian sedang menyelidiki insiden tewasnya pelajar perempuan tersebut. 
Timnas Karate Indonesia Kirim 6 Atlet untuk Asian Games 2026

Timnas Karate Indonesia Kirim 6 Atlet untuk Asian Games 2026

Timnas Karate Indonesia akan mengirimkan sebanyak enam atlet untuk membela skua Merah Putih di Asian Games 2026, yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT