News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Breaking News ! Lebih dari 120 Suporter Arema FC Meninggal dan Ratusan Lainnya Terluka saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Lebih dari 120 orang meninggal saat Kericuhan terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kab Malang
Minggu, 2 Oktober 2022 - 04:32 WIB
Lebih dari 120 Suporter Arema FC meninggal dan ratusan lainnya terluka
Sumber :
  • tvOne

Malang, Jawa Timur- Lebih dari 120 orang meninggal saat Kericuhan terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam.

Kepala dinkes Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo mengatakan Lebih dari 120 orang telah meninggal. Pihaknya masih mendata jumlah korban luka yang terdapat di tiga rumah sakit kota dan kabupaten Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lebih dari 120 orang meninggal, mereka meninggal karena caos, berdesak-desakan, terinjak-injak dan sesak napas".

Wiyanto menambahkan korban luka yang pasti lebih dari seratus dan dirujuk ke rumah sakit Saiful Anwar dan rumah sakit Kanjuruan.

Kericuhan tersebut bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Pemain Persebaya langsung meninggalkan lapangan dan Stadion Kanjuruhan menggunakan empat mobil Polri, barracuda. Sementara beberapa pemain Arema FC yang masih di lapangan lantas diserbu pemain.

Kericuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Ada kobaran api pada sejumlah titik di dalam stadion tersebut. Terlihat dua unit mobil polisi yang salah satunya adalah mobil K9 dibakar. Sementara satu mobil lainnya rusak parah dengan kaca pecah dan dalam posisi miring di bagian selatan tribun VIP.

Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan. Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas.

Banyaknya suporter yang pingsan, membuat kepanikan di area stadion. Banyaknya suporter yang membutuhkan bantuan medis tersebut tidak sebanding dengan jumlah tenaga medis yang disiagakan di Stadion Kanjuruhan.

Para suporter itu, banyak yang mengeluh sesak nafas terkena gas air mata dan terinjak-injak saat berusaha meninggalkan tribun stadion. Para suporter tersebut panik dan akhirnya berhamburan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Laga Timnas Voli Indonesia Abroad: Debut Manis Medi Yoku dan Ratri Wulandari, Megawati Hangestri Gigit Jari

Hasil Laga Timnas Voli Indonesia Abroad: Debut Manis Medi Yoku dan Ratri Wulandari, Megawati Hangestri Gigit Jari

Hasil pertandingan Timnas Voli Indonesia abroad, di mana sejumlah pevoli tanah air unjuk gigi dari Medi Yoku hingga Megawati Hangestri yang mencatatkan hasil berbeda.
Serahkan Diri ke Polsek, Pemuda di Brebes Mengaku Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Serahkan Diri ke Polsek, Pemuda di Brebes Mengaku Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Pemuda berinisial HS menyerahkan diri ke kantor polisi. Ia mengaku telah membunuh hingga mutilasi ayah kandung sendiri akibat kesal korban tidak pernah bekerja.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Kevin Diks hingga Joey Pelupessy Kompak Ketiban Sial

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Kevin Diks hingga Joey Pelupessy Kompak Ketiban Sial

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri kembali beraksi di akhir pekan. Sayangnya, banyak yang mengalami kesialan, termasuk Kevin Diks dan Joey Pelupessy.
Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini Senin 19 Oktober 2026: Ada Tujuh Perjalanan Dibatalkan

Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini Senin 19 Oktober 2026: Ada Tujuh Perjalanan Dibatalkan

Berikut merupakan jadwal perjalanan KRL Commuter Line Bogor-Jakarta Kota untuk hari ini, Senin, 19 Oktober 2026. Menurut KAI, ada 7 keberangkatan yang batal.
Kini Jadi Anak Ruben Onsu, Terungkap Kondisi Memprihatinkan Thayaka saat Pertama Ditemukan

Kini Jadi Anak Ruben Onsu, Terungkap Kondisi Memprihatinkan Thayaka saat Pertama Ditemukan

Kisah di balik keputusan Ruben Onsu mengadopsi seorang anak laki-laki bernama Thayaka mulai terungkap. Tersimpah cerita pilu tentang kondisi bocah tersebut.
9 Tips Memilih Sandal untuk Umrah agar Nyaman Dipakai Berjalan Jauh

9 Tips Memilih Sandal untuk Umrah agar Nyaman Dipakai Berjalan Jauh

Berikut 9 tips memilih sandal untuk umrah agar nyaman dipakai berjalan jauh dan tidak mengganggu ibadah: Nomor 9 jangan sampai lupa dibawa.

Trending

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Kubu Jepang jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan jelang Piala Asia 2027. Ayase Ueda, ujung tombak Jepang yang berada satu grup dengan Skuad Garuda, harus absen.
Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo di Mako Polairud Tangerang Selatan (Tangsel), menyisakan duka mendalam sekaligus tanya besar bagi keluarga. 
Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Darurat Karhutla: Pemerintah Ungkap Ribuan Penerbangan Terdampak

Kondisi penerbangan nasional saat ini tengah berada dalam tekanan berat menyusul meluasnya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Misteri Kematian Bocah Difabel di Surabaya, Ayah Korban Ungkap Jeratan Tali Sepatu dan Cairan Sabun Colek

Kematian Zulkarnain (10), bocah difabel di Rungkut, Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap adanya kejanggalan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT