News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Limbah Tambang Tembaga di Pacitan, Diduga Cemari lingkungan

Aktivitas penambangan PT Gemilang Limpah Internusa (GLI) yang beroperasi di Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan, Pacitan diduga mencemari sungai area pertanian dan lingkungan warga Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo.
Jumat, 28 Oktober 2022 - 11:05 WIB
Aktivitas penambangan PT Gemilang Limpah Internusa (GLI) yang beroperasi di Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan, Pacitan diduga mencemari sungai
Sumber :
  • tvOne - agus wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Aktivitas penambangan PT Gemilang Limpah Internusa (GLI) yang beroperasi di Desa Kluwih, Kecamatan Tulakan, Pacitan diduga mencemari sungai area pertanian dan lingkungan warga Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo.

Air Sumur dan sungai mendadak berubah warna keemasan dan berminyak dalam sepekan terakhir. Perubahan warna zat air sumur dan sungai itu diduga akibat terpapar limbah dari aktivitas tambang tembaga milik PT GLI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi Atmoko (37) warga Desa Cokrokembang ini mengatakan, lokasi tambang tembaga dengan metode galian itu, diketahui persis berada di wilayah perbukitan yang simetris dengan areal persawahan, peternakan dan sungai yang mengalir ke hulu lautan.

“Kami menduga akibat limbah tambang, apalagi seminggu terakhir intensitas curah hujan cukup tinggi, dimana lumpur dari bukit lokasi tambang masuk ke lingkungan milik warga,” katanya.

Moko menambahkan, dampak buruk adanya tambang tersebut jauh hari telah disadari oleh warga setempat. Warga bahkan pernah menggelar protes dan aksi.  lantaran longsoran lumpur dari lokasi tambang merusak, bahkan membunuh habitat hewan sungai. Kini imbasnya sudah meluas, hingga pencemaran yang berdampak pada ternak dan sumur milik warga.

”Perusahaan pertambangan selalu menyatakan, limbah tambang secara teknis sudah ditangani dengan baik, namun pada kenyataannya sungai dan lingkungan tetap menjadi tempat sampah bagi pertambangan karena limbah terhanyut oleh air hujan. Ini sudah jelas jelas merusak,” imbubnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Cici Rudhatul Jannah mengatakan, aspek pencemaran dari kegiatan pertambangan itu memang sudah terjadi sejak lama. Pihaknya tengah mebawa dokumen pendukung ke laboratorium guna mengetahui secara pasti pencemaran terhadap lingkungan atas aktivitas tambang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Merujuk pada hasil laboratorium yang kami bawa ke Jogajakarta, bahwa sumur dan lingkungan masih dalam kondisi aman. Secara berkala kami dengan Dinas Pertambangan, PUPR, Pertanian akan lakukan pemantauan dan monitoring dampak pertambangan terhadap lingkungan," jelas Cici Rudhatul Jannah.

Namun demikian, karena ini menyangkut kesehatan hingga hajat hidup orang banyak, warga meminta untuk sementara waktu tambang ditutup. Pihak perusahaan agar memperbaiki kerusakan pada Ipal sampai limbahnya dinyatakan tidak mencemari lagi lingkungan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emas Pegadaian Makin Mahal! Antam Tembus Rp2,978 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Ngebut

Emas Pegadaian Makin Mahal! Antam Tembus Rp2,978 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Ngebut

Berikut rincian harga emas Pegadaian terbaru pada Rabu 15 April 2026
Dedi Mulyadi Ajak Anak Muda Jangan Kedepankan Gengsi soal Pesta Pernikahan: Mending Pagi Akad di KUA, Siang Pulang ke Rumah Sendiri Walaupun Nyicil

Dedi Mulyadi Ajak Anak Muda Jangan Kedepankan Gengsi soal Pesta Pernikahan: Mending Pagi Akad di KUA, Siang Pulang ke Rumah Sendiri Walaupun Nyicil

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak anak muda jangan mengedepankan gengsi soal pernikahan. 
Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih

Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih

Gerakan Aktivis Jakarta menggelar diskusi publik bertajuk “Modernisasi Sistem Air Bersih Jakarta: Tantangan, Strategi, dan Masa Depan Layanan Publik” di Gedung Joang 45, Selasa (14/4/2026).
KPK Bongkar Kasus Jual-Beli Jabatan di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo Diduga Pasang Tarif Camat dan Kepala Sekolah

KPK Bongkar Kasus Jual-Beli Jabatan di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo Diduga Pasang Tarif Camat dan Kepala Sekolah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan informasi awal yang diperoleh penyidik menunjukkan adanya dugaan permintaan uang terkait jabatan kepala sekolah hingga camat.
Polsek Pasar Minggu Diduga Abaikan Temuan Nenek Hilang, Propam Turun Tangan

Polsek Pasar Minggu Diduga Abaikan Temuan Nenek Hilang, Propam Turun Tangan

Kejadian ini langsung menjadi sorotan publik dan memicu pertanyaan soal prosedur penanganan warga yang diduga tersesat atau hilang
Heboh Grup Chat Cabul 16 Mahasiswa FH UI, Menteri PPPA: Jangan Normalisasi Candaan Mesum

Heboh Grup Chat Cabul 16 Mahasiswa FH UI, Menteri PPPA: Jangan Normalisasi Candaan Mesum

Arifah menegaskan, tindakan pelecehan seksual di ruang digital merupakan bentuk kekerasan yang serius karena merendahkan martabat perempuan dan menciptakan rasa tidak aman

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Usai viral kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Terungkap pula pengakuan mencengangkan dari korban pelecehan tersebut yang diungkap Kuasa hukum korban,
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT