News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Konser Denny Caknan Dibubarkan Polisi, Kades Sekapuk Siap Mundur dari Jabatan Kepala Desa

Kepala Desa Sekapuk, Ujungpangkah, Gresik, Abdul Halim siap mundur dari jabatan kepala desa jika konser Denny Caknan di wisata Setigi dibubarkan polisi.
Kamis, 3 November 2022 - 12:53 WIB
Kades sekapuk tunjukkan berkas surat kegiatan.
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, Jawa Timur - Kepala Desa Sekapuk, Ujungpangkah, Gresik, Abdul Halim siap mundur dari jabatan kepala desa jika konser Denny Caknan di wisata Setigi dibubarkan polisi. Halim sapaan akrabnya, memastikan konser Ambyar Party 2022 tetap digelar apapun yang terjadi. Meski tanpa izin keramaian Polres Gresik dan tanpa dihadiri pihak Badan Narkotika Nasional.

Pihaknya mengaku sudah mengirim surat sanggahan ke Intelkam Polres Gresik. Jumlah pengunjung dibatasi dari 3000 menjadi 1500, kemudian waktu konser selesai sebelum pukul 21.00 WIB. Halim optimis izin akan turun, mengingat konser Denny Caknan di wisata Setigi digelar kurang dari hitungan jari. Digelar hari Kamis 10 November mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Konser tetap digelar tidak ada pembatalan. Saya tegaskan lagi tidak ada pembatalan. Kalau tetap tidak dapat izin, saya berpegang sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak) Kapolri No.Pol/02/XII/95 berkaitan tentang izin keramaian. Juklak tersebut menyebut, kegiatan yang berkaitan dengan keramaian seperti dangdut, dengan mendatangkan massa dibawah seribu hanya minta keterangan dari kelurahan setempat," bebernya kepada awak media usai rapat koordinasi tertutup bersama Polsek Ujungpangkah, Koramil dan Kecamatan Ujungpangkah, ujar Halim kepada awak media, Rabu (2/10) kemarin.

Opsi Juklak Kapolri, kata Halim, adalah opsi terakhir jika izin dari Polres Gresik benar-benar tidak turun hingga H-7. Penonton akan dibatasi di bawah seribu orang. Jam digelarnya konser Ambyar Party selesai pukul 20.00 WIB.

Sementara untuk pengamanan, menurut Halim, pengamanannya berasal dari Desa Sekapuk sendiri. Seperti halnya kegiatan keramaian di masyarakat desa pada umumnya. Jumlah pengunjung di bawah seribu orang. Halim menyiapkan pengamanan dari pegawai wisata Setigi, Bumdes, Ketua RW, Ketua RT, hingga Linmas.

Untuk mengantisipasi kerusuhan, ada tiga gerbang lapis keamanan. Penonton tidak boleh membawa barang-barang yang dilarang. Termasuk, korek api, membawa minuman beralkohol dan lainnya. Jumlah tiket yang terjual baru 566, 70 persen adalah penonton perempuan berdasarkan data pembeli tiket online.

Panggungnya berada di dekat kuliner Wisata Setigi. Deklarasi anti narkoba akan dipimpin Halim sendiri tanpa BNNP Jawa Timur dan BNNK Gresik yang memilih tidak hadir. Denny Caknan konser hanya 45 menit setelah salat Isya dan selesai pukul 20.00. Pukul 21.00 Wisata Setigi sudah tutup.

"Jika konser Denny Caknan tetap dibubarkan polisi saya siap mundur dari jabatan Kepala Desa," tegasnya.

Ancaman mundur dari jabatan kepala Desa bukan tanpa alasan. Menurutnya, kewenangan kepala desa untuk memperkenalkan keindahan wisata Setigi saat malam hari melalui konser musik Denny Caknan dihalang-halangi, meskipun sudah memakai Juklak Kapolri.

"Kalau trauma tragedi Kanjuruhan, kenapa konser Denny Caknan di Malang dapat izin? Jadwalnya setelah dari Gresik ada konser Denny Caknan di Gajayana, Graha Cakrawala dan Dome UMM dan digelar malam hari sudah dapat izin," jelasnya. 

Halim mengaku tetap nekat menggelar konser karena ingin memperkenalkan wisata Setigi di Desa Sekapuk. Pastinya konser Denny Caknan di Sekapuk akan membuat wisata di desanya semakin terkenal. Melalui YouTube hingga Instagram Denny Caknan.

Ditambah lagi, dapat membuka lapangan kerja, kurang lebih ada 40 warganya yang akan lulus SMA dan sarjana tahun ini. Mereka bisa bekerja shift dua, mulai sore sampai malam di wisata Setigi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tempat yang sama, Camat Ujungpangkah, Arifin kepada awak media mengatakan rapat tertutup hari ini untuk mencari titik temu.

"Hasil rapat hari ini kami sampaikan ke pihak Polres Gresik," pungkas Arifin. (mhb/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT