GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meriahnya Karnaval Budaya Driyorejo Gresik, Puluhan Wanita Kebaya Merah Berlenggak Lenggok Hibur Warga

Ribuan warga di Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik menggelar karnaval budaya memperingati hari pahlawan dan sumpah pemuda, Minggu (20/11).
Selasa, 22 November 2022 - 11:41 WIB
Peserta memakai kebaya merah yang lagi viral
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, Jawa Timur - Ribuan warga di Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik menggelar karnaval budaya memperingati Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda, Minggu (20/11).

Uniknya, puluhan peserta perempuan dan sejumlah pria memakai kostum 'Wanita Kebaya Merah" yang viral, sambil berjoget dan berlenggak lenggok dijalanan bak artis dadakan, hingga mengundang gelak tawa warga desa yang menonton dipinggir jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suparni salah satu peserta karnaval Driyorejo, kompak yang memakai kostum wanita kebaya merah. Ia mengaku sengaja memakai kebaya merah karena sedang viral, yang salah satu pemerannya memakai kebaya merah. Selain itu kebaya merah dia anggap merupakan busana adat di Indonesia.

"Ini soalnya lagi viral ini. Makanya kita memakai kebaya merah. Dandannya itu dua jam ini. Sama soflen, wig dua jam," tutur Suparni.

Tidak kalah heboh dari Suparni, Parmin mengaku rela berdandan seperti wanita dengan menggunakan kebaya merah, karena video wanita kebaya merah viral menggegerkan dunia maya.

Dirinya nekat berkostum kebaya merah agar bisa menarik perhatian warga yang menonton jalannya karnaval Desa Driyorejo. Meskipun berjalan kaki lebih dari dua kilometer, Parmin mengaku sangat senang.

"Makanya kita dandan seperti ini mas, kebaya merah lagi viral- viralnya. Bisa jalan berlenggak- lenggok. Tadi jalan setengah jam tapi tidak capek. Happy ini," sambung Parmin.

Kepala Desa Driyorejo, Gresik, Choirul Machmud mengatakan, kegiatan karnaval budaya yang menjadi agenda tahunan Pemdes Driyorejo dan Karang Taruna Desa itu sebagai wujud kekompakan warga Driyorejo dalam memperingati Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda. Warga pun rela mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah agar dapat ikut dalam karnaval budaya.

"Meski sempat diguyur hujan deras tapi karnaval berlangsung meriah. Diikuti 27 RT dari empat Dusun, yakni Driyorejo, Semambung, Karanglo, dan Lopang. Biaya sewa kostum per RT bisa mencapai 5 hingga 20 juta rupiah," kata Kades Choirul.

Sementara itu, Arif Alfianto, ketua Karang Taruna Driyorejo, Gresik mengatakan, pihaknya sengaja menggelar karnaval dengan tema Keanekaragaman Nusantara, sebagai bentuk kecintaan warga Driyorejo kepada budaya di Indonesia. Karnaval juga jadi wadah berkumpulnya warga karena setiap harinya disibukkan kegiatannya masing-masing.

"Karnaval kali ini dengan tema budaya. Untuk memeriahkan Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan. Sangat antusias sekali warga Desa Driyorejo. Makanya untuk temen- temen Karang Taruna juga Pemdes akan terus-menerus melakukan kegiatan-kegiatan yang seperti ini," tutur Arif.

Arif menambahkan, untuk sewa kostum dan baju yang dipakai para peserta ada yang dibuat dari sampah daur ulang. Rata- rata peserta menghabiskan biaya antara satu hingga dua juta rupiah. Harapannya karang taruna dapat memupuk rasa nasionalisme yang lebih tinggi. Warga desa bisa hidup damai dan rukun serta dapat bertemu di acara karnaval.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena setiap harinya tidak bisa ketemu. Ya disinilah kita akan kumpul," pungkasnya.

Pada karnaval budaya Desa Driyorejo tahun ini aneka ragam seni budaya dihadirkan diantaranya, adat Jawa, suku Dayak, Bali, karapan sapi Madura, hingga replika ikan bandeng raksasa yang merupakan icon kota Gresik yang menjadi sentra petani ikan bandeng yang terkenal dengan rasanya yang gurih dan khas. (mhb/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, optimistis skuad Garuda mampu lolos dari fase grup Piala Asia 2027 meski tergabung bersama lawan-lawan berat.
‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan di balik keputusannya menetap di Indonesia selama menangani skuad Garuda.
Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Gerakan gotong royong di era modern mulai bergeser maknanya. Namun, sebuah inisiatif unik muncul dari sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Gotong Royong Indonesia.
Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT