News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Siswa SMPN 4 Lumajang Gelar Do’a Bersama dan Galang Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Sekolah Menengah Pertama Negeri Empat (SMPN 4) Lumajang, doa bersama dan donasi untuk korban Bencana alam Gempa bumi di Cianjur, Rabu (23/11).
Rabu, 23 November 2022 - 11:23 WIB
Siswa SMPN 4 Lumajang menghitung hasil donasi untuk korban gempa bumi Cianjur, Rabu (23/11/2022).
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, Jawa Timur - Menyusul terjadinya gempa berskala 5,6 Magnitudo pada hari Senin siang (21/11) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang mengakibatkan ratusan jiwa meninggal dan terluka serta ribuan rumah rusak berat, Sekolah Menengah Pertama Negeri Empat (SMPN 4) Lumajang, doa bersama dan donasi untuk korban Bencana alam Gempa bumi di Cianjur, Rabu (23/11).

Pantauan tim tvonenews.com di lokasi, antusias siswa-siswi SMPN 4 Lumajang sangat tinggi untuk mendoakan agar para korban diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala SMPN 4 Lumajang, Setiawati mengatakan, seluruh anak didiknya berdoa bersama untuk masyarakat di Kabupaten Cianjur yang terdampak bencana alam gempa bumi.

"Hari ini kegiatan kita awali dengan sholat ghaib dilanjutkan dengan kegiatan do’a untuk saudara kita di Cianjur yang terdampak bencana gempa bumi," ungkapnya.

Menurutnya, para siswa juga terketuk hatinya untuk membantu korban gempa Cianjur dengan menggalang donasi juga, yang diinisiasi oleh Ketua OSIS SMPN 4 Lumajang.

“Ini sekaligus untuk menumbuhkan rasa empati pada anak didik serta dewan guru terhadap saudara kita yang lagi tertimpa musibah, makanya usai sholat ghaib dan do’a bersama kita langsung menggalang donasi yang nantinya akan kita salurkan buat saudara kita di Cianjur melalui dewan penggalang,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 4 Lumajang, Mahesa Farel, menuturkan, doa bersama dan galang donasi ini sebagai bentuk kepedulian bagi para korban gempa bumi di Cianjur, mengingat diantara ratusan korban jiwa dan ribua korban luka, banyak terdapat korban yang seusia mereka.

“Ini bentuk rasa empati kami buat korban gempa bumi Cianjur, hari ini kita galang donasi dalam bentuk uang tunai, alhmadulillah teman-teman dan para gugu juga antusias,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Farel menyebut sebanyak kurang lebih 600 siswa dan dewan guru SMPN 4 Lumajang, berkumpul berdoa bersama dan menggalang donasi untuk para korban bencana alam gempa bumi di Cianjur.

"Mudah-mudahan apa yang kami dilakukan ini, dengan berdoa bersama dan galang donasi, untuk para korban diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapinya, dan apa yang kami berikan dapat meringankan beban para korban, buat yang sakit segera disembuhkan dan masih hilang bisa segera ditemukan," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT