News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinilai Tak Lagi Representatif, Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang akan Direlokasi

Pemerintah Kabupaten Jombang berencana merelokasi gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, yang dinilai sudah tak lagi representatif.
Senin, 12 Desember 2022 - 16:13 WIB
Gedung RSUD Jombang akan direlokasi
Sumber :
  • tim tvone - umar sanusi

Jombang, Jawa Timur - Pemerintah Kabupaten Jombang berencana merelokasi gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, yang dinilai sudah tak lagi representatif. Sebab berada di tengah-tengah sejumlah bangunan, sehingga kesulitan untuk mengembangkan lagi.  Penilaian itu berdasarkan Permenkes No. 24 tahun 2016 tentang persyaratan teknis bangunan dan prasarana rumah sakit.

Menindaklanjuti wacana tersebut, Komisi D DPRD Jombang menggelar hearing bersama pihak RSUD Jombang terkait rencana relokasi yang telah digulirkan. Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati mengungkapan terkait rencana relokasi gedung RSUD Jombang, pihaknya masih menunggu hasil studi kelayakan RSUD Jombang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya memang RSUD Jombang bakal direlokasi. Namun, kami belum bisa memberikan rekomendasi hari ini, karena start to start yang kami minta belum kami terima. Kemudian untuk feasibility study dimana juga kami minta," kata Erna kepada awak media usai hearing di DPRD Jombang, Senin (12/12). 

Terhadap rencana relokasi  tersebut, RSUD Jombang telah menyiapkan anggaran. Melalui SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan) sebesar 42 miliar rupiah, sudah dipersiapkan untuk pembebasan lahan yang rencananya akan dilaksanakan di wilayah Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek.

"Untuk anggaran pembebasan lahan diambilkan dari SILPA RSUD Jombang sebesar 42 miliar. Untuk bangunan nanti akan ada bantuan dari APBN, karena untuk menyerapnya harus punya lahan terlebih dahulu," jelasnya.

Di tempat yang sama Ma'murotus Sa'diyah, Direktur RSUD Jombang membeberkan mengenai rencana Pemkab Jombang merelokasikan gedung rumah sakit yang dipimpinnya. Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan pengerjaan itu dilaksanakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk relokasi sudah pasti akan dilaksanakan. Namun, mengenai waktunya masih butuh pembicaraan yang lebih dengan pihak terkait," jelasnya secara singkat.

Sebelumnya, Agus Purnomo Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang telah menjelaskan alasan akan merelokasi gedung RSUD Jombang yang dianggap sudah tidak representatif. Menurutnya, berdasarkan kajian awal, sesuai Permenkes 24/2016, ada beberapa faktor RSUD Jombang kurang sesuai. Diantaranya luas lahan di dalam RSUD, faktor pencegahan kebencanaan, serta luasan lahan parkir.
 
Seharusnya, sesuai Permenkes 24/2016, ukuran rumah sakit Tipe B Pendidikan harusnya memiliki ukuran lahan tempat tidur (bed) sekitar 80 m2 atau luasan lahan total sekitar 9 hektare. Sedangkan, jika dibandingkan dengan luasan lahan yang dimiliki RSUD Jombang saat ini hanya 3,9 hektare. Kemudian, ada dua pertimbangan lain mengapa RSUD Jombang dinilai kurang sesuai dengan kriteria Permenkes. Elevasi tanah di beberapa titik lebih rendah, sehingga saat terjadi hujan lebat harus dipompa keluar agar air tak masuk ke ruang pasien. Selain itu, dari sisi pencegahan apabila terjadi suatu kebakaran di titik tengah RSUD sangat kesulitan tidak bisa menjangkau.
 
Dari beberapa pertimbangan itu, akhirnya pihaknya bersama OPD terkait mengajukan rekomendasi kepada bupati dan wakil bupati untuk pemindahan RSUD Jombang.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta-Fakta dari OTT di Ditjen Bea Cukai: Belum Satu Bulan Dilantik Purbaya hingga Logam Mulia 3 Kilogram

Fakta-Fakta dari OTT di Ditjen Bea Cukai: Belum Satu Bulan Dilantik Purbaya hingga Logam Mulia 3 Kilogram

Uang tunai miliaran rupiah dan logam mulia emas sekitar tiga kilogram jadi bagian barang bukti terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu Rizal
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Meski Ronaldo Sudah Latihan Lagi, tapi CR7 Tunda Gabung Skuad di Laga Al Nassr vs Al Ittihad 7 Februari 2026

Meski Ronaldo Sudah Latihan Lagi, tapi CR7 Tunda Gabung Skuad di Laga Al Nassr vs Al Ittihad 7 Februari 2026

Ronaldo sudah pamer foto sedang latihan bersama Al Nassr. Namun, ia belum tentu bergabung ke dalam skuad di laga Al Nassr vs Al Ittihad pada 7 Februari 2026.
Pandji Pragiwaksono Datangi MUI Buntut Materi Mens Rea, Polda Metro Jaya Respons Begini

Pandji Pragiwaksono Datangi MUI Buntut Materi Mens Rea, Polda Metro Jaya Respons Begini

Polda Metro Jaya angkat bicara usai Komika Pandji Pragiwaksono dan kuasa hukumnya Haris Azhar mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026), buntut materi Mens Rea yang dilaporkan ke polisi.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Teks Khutbah Jumat Singkat: Mengenalkan Puasa Ramadhan dan Tarawih pada Anak Sejak Dini Ada Manfaatnya

Teks Khutbah Jumat Singkat: Mengenalkan Puasa Ramadhan dan Tarawih pada Anak Sejak Dini Ada Manfaatnya

Berikut teks khutbah Jumat singkat mengingatkan orang tua, pentingnya mengajarkan anak puasa ramadhan

Trending

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena terpukul dan sedih adanya tragedi anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Ia menyebut ada faktor kegagalan Pemda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT