News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disambut Tangis Haru, 24 Napi Lapas Banyuwangi Bebas Lebih Awal

24 napi Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi dipulangkan lebih awal, karena dapat kado menyusul perpanjangan program asimilasi rumah dari Kemenkumham
Selasa, 10 Januari 2023 - 18:03 WIB
24 napi lapas Banyuwangi Bebas lebih awal
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Sebanyak 24 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi dipulangkan lebih awal, Selasa (10/1). Mereka mendapatkan kado istimewa ini menyusul perpanjangan program asimilasi rumah dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) tahun 2022

Bebasnya para warga binaan Lapas ini disambut tangis haru. Perpanjangan asimilasi ini adalah program tahun 2022. Namun, diperpanjang hingga akhir Juni 2023. Alhasil, sejumlah warga binaan yang memenuhi syarat mendapatkan kado awal tahun ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dasar asimilasi ini adalah Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021 dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Lapas dan Rutan. Ada 24 napi yang memenuhi syarat, sehingga bisa pulang lebih awal,” kata Kepala Lapas kelas IIB Banyuwangi.
  
Warga binaan yang mendapatkan perpanjangan asimilasi ini harus melalui seleksi ketat. Diantaranya, aktif mengikuti kegiatan pembinaan, berkelakuan baik dan tidak tercatat dalam pelanggaran disiplin. Lalu, sudah menjalani masa hukuman selama 1/2 dari vonis pidana dan 2/3 dari masa pidana sebelum 30 Juni 2023. Sebelum mendapatkan asimilasi, 24 warga binaan itu mengikuti persetujuan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Proses pemulangan para warga binaan ini juga mengikuti standar dan prosedur yang ketat. Mereka yang pulang lebih awal ini belum dinyatakan bebas murni. Namun, tetap dalam pantauan ketat Balai Pemasyarakatan Jember. 

“Jadi, mereka wajib melakukan pelaporan secara rutin kepada Pembimbing Pemasyarakatan yang telah ditunjuk,” jelas Wahyu.

Nantinya, jika warga binaan ini terbukti melakukan pengulangan tindak pidana lagi, hak asimilasinya akan langsung dicabut. Lalu, ditempatkan pada sel khusus. Sebelum dipulangkan, para warga binaan mendapatkan pembinaan khusus. Mereka diwanti-wanti tidak melakukan pelanggaran selama proses asimilasi. 

“Kami berjanji tidak akan mengulangi perbuatan. Bisa pulang lebih awal ini adalah kado istimewa,” kata BH (48), salah satu napi yang mendapat asimilasi. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi bakal Kirim Sembilan Siswa ke Barak Militer, Buntut Nge-bully Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi bakal Kirim Sembilan Siswa ke Barak Militer, Buntut Nge-bully Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi mengatakan siap mengirim beberapa siswa SMAN 1 Purwakarta yang mem-bully Bu Atun waktu lalu. Siswa tersebut viral karena acung jari tengah
Belum Juga Mulai, Media Vietnam Heran Bukan Main Lihat China Terlalu Percaya Diri Bisa Kalahkan Timnas Indonesia

Belum Juga Mulai, Media Vietnam Heran Bukan Main Lihat China Terlalu Percaya Diri Bisa Kalahkan Timnas Indonesia

Media Vietnam kembali menyoroti peluang Timnas Indonesia U-17 jelang ajang Piala Asia U-17 2026. Heran lihat China begitu percaya diri kalahkan Garuda Muda.
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Jangan Korupsi dan Boros: Tolonglah, Jaga Betul Diri Masing-masing

Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Jangan Korupsi dan Boros: Tolonglah, Jaga Betul Diri Masing-masing

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk tidak melakukan korupsi dan boros dalam menggunakan anggaran negara.
Diputusin Pacar, Pemuda Asal Sleman Panjat Menara BTS Setinggi 42 Meter di Sidoarjo

Diputusin Pacar, Pemuda Asal Sleman Panjat Menara BTS Setinggi 42 Meter di Sidoarjo

Warga Desa Kwangsan Sedati Sidoarjo digemparkan dengan aksi nekat seorang pria yang memanjat menara Base Transceiver Station (BTS) setinggi 42 meter.
Kepala BGN Klarifikasi Isu 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: hanya Simulasi Kebutuhan

Kepala BGN Klarifikasi Isu 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: hanya Simulasi Kebutuhan

Menurut Dadan, angka itu muncul dari simulasi berbasis jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi.
Viral Video Balita Merayap di Genteng Rumah, Diduga Karena Terlalu Aktif

Viral Video Balita Merayap di Genteng Rumah, Diduga Karena Terlalu Aktif

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang balita sedang merayap di atas genteng rumah.

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Pertemuan Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di grand final Proliga 2026 diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim memiliki kekuatan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT