News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat, Alokasi Pupuk Subsidi di Banyuwangi Dikurangi 19.392 Ton

Petani di Banyuwangi harus bersiap irit pupuk bersubsidi. Pasalnya, alokasi pupuk tahun ini berkurang cukup tajam. Anjloknya sekitar 19.392 ton, terdiri dari Urea dan NPK.
Jumat, 13 Januari 2023 - 13:33 WIB
Petani di Banyuwangi sedang menyiapkan lahan pertanian, belum lama ini.
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Petani di Banyuwangi harus bersiap irit pupuk bersubsidi. Pasalnya, alokasi pupuk tahun ini berkurang cukup tajam. Anjloknya sekitar 19.392 ton, terdiri dari Urea dan NPK.

Alokasi pupuk bersubsidi untuk Banyuwangi tahun 2023 mencapai 76.439 ton. Rinciannya, Urea sebanyak 46.506 ton dan jenis NPK mencapai 29.933 ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anjloknya jatah pupuk ini seiring berlakunya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022.  Data dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, jatah pupuk Urea tahun 2022 mencapai 54.955 ton. Jumlah ini turun 8.449 ton di tahun 2023. Sedangkan jenis NPK turun 10.943 ton. Dari 40.876 ton, turun menjadi 29.933 ton.

Turunnya alokasi pupuk bersubsidi ini diklaim tetap memenuhi kebutuhan petani di Banyuwangi. Sebab, alokasi pupuk hanya difokuskan pada 9 komoditi.

“Sebelumnya, alokasi pupuk bersubsidi diperuntukkan 70 komoditas, sekarang hanya 9 komoditi. Jadi, tetap memenuhi kebutuhan,” kata Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, M Khoiri, Jumat (13/1) pagi.

Sesuai Permentan, komoditi yang mendapat jatah pupuk bersubsidi diantaranya padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kopi dan kakao. Petani yang berhak mendapatkan jatah pupuk bersubsidi harus tergabung dalam kelompok tani. Lalu, kepemilikan lahannya maksimal 2 hektar. Syarat lainnya, harus terdaftar dalam aplikasi e-alokasi pupuk, sehingga datanya riil dan jelas.

“Dahulu, penerima pupuk subsidi harus terdaftar di e-RDKK, sekarang e-alokasi. Jika tidak, harus membeli pupuk non subsidi,” jelasnya.

Saat ini, petani Banyuwangi yang terdaftar dalam e-alokasi mencapai 114.000. Jumlah ini mirip dengan data dalam e-RDKK. Para petani yang mendapatkan kuota pupuk bersubsidi bisa mengunduh aplikasi milik Disperta dan Pangan Banyuwangi. Bulan Januari ini, pupuk Urea yang akan digelontor mencapai 6.006 ton, sedangkan pupuk NPK sebanyak 2.481 ton. Kuota ini diperuntukkan di 25 kecamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuota pupuk yang diterima setiap petani tergantung komoditi tanaman. Petani akan mendapatkan pupuk Urea sebanyak 250 kilogram per tanam. Jika dalam setahun menanam 3 kali, petani mendapatkan alokasi Urea sebanyak 750 kilogram. Sedangkan, kuota NPL sebanyak 125 kilogram per tanam. Artinya, akan mendapatkan 375 kilogram per tahun.

“Saya sudah cek untuk 25 kecamatan, kuota pupuk subsidi sudah tersedia,” tutupnya. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT