News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Buah Sebut Penjabat Bupati Intan Jaya Lakukan Mutasi Sewenang-wenang Sarat “Dendam Politik”

Keputusan Penjabat (Pj) Bupati Intan Jaya Apolos Bagau pada organisasi perangkat daerah Kabupaten Intan Jaya diduga sarat kepentingan “dendam politik”.
Jumat, 10 Maret 2023 - 13:26 WIB
Anak buah sebut Penjabat Bupati Intan Jaya lakukan mutasi sewenang-wenang sarat “dendam politik”
Sumber :
  • intanjayakab.go.id

Papua, tvOnenews.com - Keputusan Penjabat (Pj) Bupati Intan Jaya Apolos Bagau Nomor SK 821.3-23 tentang pengangkatan dan pelantikan dalam jabatan administrator dan pengawas pada organisasi perangkat daerah Kabupaten Intan Jaya diduga sarat kepentingan “dendam politik” dan dilakukan secara sewenang-wenang.

Bahkan, beberapa nama mendapat demosi atau bahkan non-job sementara tidak disertai alasan-alasan sebagaimana ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Intinya, Pj Bupati Intan Jaya lakukan rolling dan mutasi syarat kepentingan. Dia bisa lakukan demosi apabila ada pelanggaran berat oleh pejabat yang dirotasi, mutasi bahkan non-job. Beliau rupanya menggunakan dendam politik masa lalu. Padahal, pada periode lalu-lalu beliau tidak pernah dinonjobkan bahkan didemosi. Namun, pindah dinas saja. Ini sebenarnya bentuk kesewenang-wenangan," ungkap Yoakim Mujizau, salah seorang yang mengalami demosi dari sebelumnya Kepala Dinas PMK Kabupaten Intan Jaya menjadi Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Kabupaten Intan Jaya.

Menurut Yoakim, apa yang dilakukan oleh Pj Bupati ini tidak memperhatikan situasi dan kondisi daerah utamanya Intan Jaya yang saat ini sangat membutuhkan kondusivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Maka kalau sekarang apa yang dilakukan justru menimbulkan kegaduhan itu artinya beliau sendiri yang membuat suasana di Intan Jaya jadi keruh. Padahal kita sedang berusaha untuk menjaga keamanan di sini supaya pemerintahan berjalan," ucap Yoakim.

Dia berharap Pj Bupati melakukan rotasi dan mutasi jabatan bukan karena alasan emosional.

Apalagi sebagai seorang pimpinan daerah tidak boleh terpengaruh dengan dendam politik masa lalu dan mementingkan kepentingan politik jangka pendek.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mutasi dan menonjobkan pejabat eselon II, III dan IV tidak melalui prosedur rotasi dan mutasi dalam jabatan yang benar sesuai ketentuan. Buktinya tidak ada surat izin dari FKKPD Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri. Juga tidak ada surat mengetahui serta tembusan kepada Sekda Kabupaten Intan Jaya sebagai Ketua Baperjakat. Jadi ini jelas menabrak aturan," tegasnya.

Dikatakan dia, para pejabat yang dirotasi dan mutasi dalam jabatan ini adalah pejabat definitif dengan golongan/pangkat memenuhi serta sudah mengikuti seleksi uji kompetensi yang menjadi dasar untuk menduduki suatu jabatan di daerah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rating Drama Doctor X Anjlok usai Muncul Petisi Boikot Penayangan, Kontroversi Gwangju Kembali Disorot

Rating Drama Doctor X Anjlok usai Muncul Petisi Boikot Penayangan, Kontroversi Gwangju Kembali Disorot

Drama Korea Doctor X mengalami penurunan rating setelah diterpa petisi boikot akibat kontroversi penggambaran peristiwa Gwangju 1980 dan adegan medis yang menuai kritik.
Harga Emas Antam Hari Ini 3 November 2026 Naik Jadi Rp2.541.000 per Gram, Pertimbangkan Jika Mau Menjual

Harga Emas Antam Hari Ini 3 November 2026 Naik Jadi Rp2.541.000 per Gram, Pertimbangkan Jika Mau Menjual

Harga emas Antam hari ini 3 November 2026 terpantau mengalami kenaikan jadi Rp2.541.000 per gram. Pertimbangkan jika berencana menjual.
Cristiano Ronaldo Absen dalam Laga Tandang Al Nassr di ACL, Ini Alasannya

Cristiano Ronaldo Absen dalam Laga Tandang Al Nassr di ACL, Ini Alasannya

Cristiano Ronaldo dipastikan absen saat Al Nassr menghadapi Pakhtakor di Liga Champions Asia. Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan.
Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Akhirnya Bawa Kabar Superbahagia untuk John Herdman

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya membawakan kabar yang sangat membahagiakan untuk John Herdman. Sebab, sang bek tengah kini sudah pulih dan kembali bermain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT