GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penanganan Kasus Keracunan ‘Wadai' Ipau Naik ke Tahap Penyidikan

Polres Kotawaringan Timur, Kalteng, kini telah menaikkan status penanganan perkara kasus keracunan makanan takjil kue atau Wadai Ipau menjadi tahap penyidikan.
Selasa, 4 April 2023 - 14:12 WIB
Korban keracunan makanan saat mendapat pertolongan pertama di ruang IRD RSUD Dr. Mudjani Sampit.
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi Syachwani

Sampit, tvOnenews.com - Penyidik Reskrim Polres Kotawaringan Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, kini telah menaikkan status penanganan perkara kasus keracunan makanan takjil kue atau Wadai Ipau dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Kami sudah melakukan gelar perkara terhadap kasus keracunan makanan ini dan hasilnya penanganan perkara ditingkatkan menjadi penyidikan," ungkap Kapolres Kotim, AKBP Sarpani, Selasa (4/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski statusnya sudah naik menjadi penyidikan, tapi sejauh ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, sebab pihak Polres masih belum bisa memintai keterangan para saksi korban yang sebagian besar masih dalam masa pemulihan.

Selain itu, penyidik juga masih menunggu hasil uji laboratorium dari BPOM Palangka Raya dan Dinkes Kotim, sehingga dasar penanganan belum maksimal, apalagi untuk penetapan tersangka.

"Kami minta masyarakat Kotim agar bersabar, berikan kesempatan kamj menuntaskan penanganan kasus ini," harapnya.

Sementara itu terkait dengan pertanyaan dari sejumlah korban yang mempertanyakan kenapa rumah makan yang menjual kue 'maut' Ramadhan tidak dipasangi police line, bahkan tetap bisa berjualan seperti biasa, menurut Sarpani, sejauh ini yang dilarang memang hanya jenis kue yang diduga mengandung racun saja.

"Penjual atau pembuat kue Ipau ini satusnya masih saksi dan mereka cukup proaktif selama menjalani pemeriksaan, sehingga tidak ada yang dikhawatirkan kalau mereka akan mempersulit petugas dalam penangan perkara ini," terang Sarpani.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kotim sudah mengeluarkan rilis hasil uji lab sampel kue Ipau dan hasilnya pada kue tersebut ditemukan bakteri E.coli dan Salmonella yang berahaya apabila dikonsumsi manusia, karena beracun.

"Hasil uji lab di Labkesda Kotim, kue tersebut positif mengandung bakteri E.coli dan Salmonella. Ini berhaya bagi manusia bila mengkonsumsi makanan yang mengandung kedua bakteri tersebut, sebab beracun," terang Kadiskes Kotim, Umar Kaderi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari peristiwa ini, jumlah warga yang menjadi korban cukup banyak yaitu 84 orang yang terdiri dari 33 laki-laki dan 51 perempuan. Satu orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia karena terlambat mendapat penanganan.

Hingga saat ini, sebanyak 25 orang korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Dr. Murdjani Sampit dan 21 orang dirawat di uskemas, sementara korban lainnya sudah dinyatakan sembuh atau hanya menjalani rawat jalan saja. (dsi/ask)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA Beri Izin, Timnas Irak Segera Dapat Dua Pemain Diaspora Baru untuk Piala Dunia 2026

FIFA Beri Izin, Timnas Irak Segera Dapat Dua Pemain Diaspora Baru untuk Piala Dunia 2026

Timnas Irak dilaporkan akan diperkuat oleh dua pemain diaspora tambahan untuk Piala Dunia 2026. FIFA sudah memberikan lampu hijau karena keduanya memenuhi syarat eligibilitas.
Jadwal UFC Vegas 117 Akhir Pekan Ini: Ada Duel Arnold Allen vs Melquizael Costa di Kelas Bulu

Jadwal UFC Vegas 117 Akhir Pekan Ini: Ada Duel Arnold Allen vs Melquizael Costa di Kelas Bulu

Jadwal UFC Vegas 117 akhir pekan ini, di mana ada duel seru antara Arnold Allen vs Melquizael Costa di kelas bulu (featherweight).
SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung Bertransformasi Jadi Sekolah Maung, Alumninya dari Ridwan Kamil hingga Didi Petet

SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung Bertransformasi Jadi Sekolah Maung, Alumninya dari Ridwan Kamil hingga Didi Petet

SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung, akan bertransformasi menjadi Sekolah Manusia Unggul (Maung), program unggulan yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Minta Aksi Unjuk Rasa Tetap Damai dan Tertib, Komunitas Anyer Menteng Jakpus: Jangan Mudah Terprovokasi

Minta Aksi Unjuk Rasa Tetap Damai dan Tertib, Komunitas Anyer Menteng Jakpus: Jangan Mudah Terprovokasi

Perwakilan Komunitas Anyer Menteng, Jakarta Pusat, Samsuri als Bohar dan Suprihatin mengajak masyarakat, khususnya para pemuda dan mahasiswa untuk menjaga aksi unjuk rasa tetap damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi
Persib Bandung Resmi Buka Suara soal Rangkaian Insiden Beckham Putra dan Bobotoh usai Kalahkan Persija

Persib Bandung Resmi Buka Suara soal Rangkaian Insiden Beckham Putra dan Bobotoh usai Kalahkan Persija

Persib Bandung resmi buka suara soal rangkaian insiden yang menimpa Beckham Putra dan juga Bobotoh. Hal-hal tersebut terjadi setelah kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta.
Kabar Baik, Dedi Mulyadi Janji Pedagang Kota Bandung yang Ditertibkan Tak Akan Dirugikan

Kabar Baik, Dedi Mulyadi Janji Pedagang Kota Bandung yang Ditertibkan Tak Akan Dirugikan

Dedi Mulyadi janji pedagang Kota Bandung yang terdampak penertiban tak akan dirugikan. Penataan kota disebut tetap utamakan kemanusiaan. Simak pernyataannya!

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT