GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntut Lahan Plasma 20 Persen, Warga Tutup Pabrik dan Akses Masuk PBS PT. Mustika Sembuluh

Mereka menuntut agar PT. Mustika Sembuluh menyediakan lahan plasma seluas 627 hektar, sesuai dengan jumlah anggotanya. Namun yang disiapkan hanya 89 hektar.
Sabtu, 29 Juli 2023 - 23:35 WIB
Aksi warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, menutup pabrik pengolahan sawit dan menutut akses perusahaan PT. Mustika Sembuluh, Sabtu (29/7/2023)
Sumber :
  • Didi Syachwani

Seruyan, tvOnenews.com - Ratusan warga dari desa Bangkal, kecamatan Seruyan Raya, kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, melakukan aksi penutupan pabrik pengolahan sawit dan pemortalan, akses keluar masuk Perusahaan Besar Swasta (PBS) perkebunan kelapa sawit PT Mustika Sembuluh.

"Aksi ini merupakan puncak dari kekesalan kami yang selama ini berjuang untuk mendapatkan hak mereka yaitu lahan plasma sebesar 20 persen, sebagaimana diatur dalam Permentan No. 26 tahun 2007," kata Jeflo, kordinator aksi, Sabtu (29/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, aksi warga desa Bangkal ini sudah berlangsung sejak Jumat (26/7/2023) kemaren. Dan hari ini terpaksa mereka lanjutkan kembali, karena tuntutan mereka belum mendapat tanggapan dari perusahaan.

"Kami akan bertahan sampai tuntutan kami dipenuhi. Kami tidak izinkan mereka melakukan kegiatan," tegas Jeflo.

Warga Desa Bangkal yang terlibat dalam aksi ini adalah mereka yang menjadi anggota koperasi serba usaha Sepan Raya. Mereka menuntut agar PT. Mustika Sembuluh menyediakan lahan plasma seluas 627 hektar, sesuai dengan jumlah anggotanya.

Namun pihak PT. Mustika Sembuluh hanya bersedia menyediakan lahan sekitar 89 hektar saja, padahal luas lahan yang dimiliki perusahaan tersebut adalah seluas 15 ribu hektar lebih, sesuai dengan SK IUP  Gubernur Kalimantan Tengah, no. 343 tahun 2003.

"Kami mempunyai dasar hukum yang jelas untuk menuntut hak kami, dan kali ini kami akan terus bertahan menggelar aksi, hingga tuntutan kami dipenuhi," tegas Jeflo lagi.

Sementara humas PT. Mustika Sembuluh, Rahmad, mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait masalah adanya aksi penutupan pabrik dan akses jalan ke perusahaan mereka, yang tentunya akan menimbulkan kerugian bagi perusahaan karena stop beroperasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maaf mas, tunggu dulu ya, kami masih menemui warga untuk duduk bersama membicarakan masalah ini. Semoga nanti ada titik temunya," ucap Rahmad singkat saat dihubungi melalui ponselnya, Sabtu (29/7/2023).

Aksi warga Desa Bangkal ini juga mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Seruyan. Kehadiran aparat disana adalah dalam rangka mengendalikan situasi agar jangan sampai terjadi sesuatu yang bersifat anarkis, atau hal-hal yang bisa bertentangan dengan hukum. (dsi/mtr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kementerian PU Bangun Huntara untuk Warga Rel Kereta, Fokus Pada Aceh

Kementerian PU Bangun Huntara untuk Warga Rel Kereta, Fokus Pada Aceh

Pemerintah tengah menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api dengan target sekitar 1.000 unit. 
Suara Hati Istri Netanyahu Curhat Anaknya Dibully Gegara Kelakuan sang Ayah, Desak Stop Perundungan ke Dunia

Suara Hati Istri Netanyahu Curhat Anaknya Dibully Gegara Kelakuan sang Ayah, Desak Stop Perundungan ke Dunia

Istri Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu mendesak dunia menghentikan perundungan atau bullying lewat perlindungan untuk anak-anak.
PSSI Awards 2026: Erick Thohir Tegaskan Semua Elemen Sepak Bola Penting Dihargai

PSSI Awards 2026: Erick Thohir Tegaskan Semua Elemen Sepak Bola Penting Dihargai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir buka suara soal alasan adanya penghargaan PSSI Awards 2026 di dunia sepak bola tanah air.
Hubungan Retak? Lukaku dan Napoli di Ambang Konflik Besar, Antonio Conte Mulai Pusing

Hubungan Retak? Lukaku dan Napoli di Ambang Konflik Besar, Antonio Conte Mulai Pusing

Potensi konflik internal mulai membayangi Napoli setelah striker andalannya, Romelu Lukaku, belum kembali ke klub usai menjalani jeda internasional bersama Belgia.
Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Bareng Anak Yatim, Boni Hargens Golar Doa untuk Perdamaian Dunia

Bareng Anak Yatim, Boni Hargens Golar Doa untuk Perdamaian Dunia

Analis politik senior, Boni Hargens menggelar doa bersama ratusan anak yatim piatu dan warga sekitar dalam suasana Lebaran 20026 atay Idulfitri 1447 Hijriah di kediamannya Rumah Perdamaian di Depok, Jawa Barat pada Sabtu (28/3/2026).

Trending

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Kapasitas Stadion Bilino Polje dipastikan berkurang jelang laga krusial final play-off Piala Dunia 2026 antara Italia melawan Bosnia dan Herzegovina.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT