GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seruan Pimpinan Agama Papua Jelang Pilkada, Kotak Kosong Bisa Timbulkan Gesekan

Pimpinan Agama di Papua yang tergabung dalam Pesekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) menyerukan agar Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 berlangsung damai dan demokratis.
Jumat, 16 Agustus 2024 - 21:43 WIB
Pimpinan Agama di Papua yang tergabung dalam Pesekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) menyerukan agar Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 berlangsung damai dan demokratis
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Pimpinan Agama di Papua yang tergabung dalam Pesekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) menyerukan agar Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 berlangsung damai dan demokratis tidak terjadi kandidat melawan kotak kosong karena bisa menimbulkan gesekan dalam masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ketua PGGP Mgr. Yan You selaku Uskup Jayapura usai bertemu Wakil Ketua I MRP (Majelis Rakyat Papua) Pdt Robert Horik di Kantor MRP Jayapura pada Jumat (16/08).

Kedatangan PGGP ke Kantor MRP untuk menyampaikan kegelisahan dan kecemasan masyarakat menjelang Pilkada di Papua dengan menguatnya wacana kotak kosong baik untuk pemilihan bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil walikota serta gubernur dan wakil gubernur. ‘’Kami bertindak sebagai penjaga moral dari masyarakat Papua, kami mendengar bahwa beberapa waktu terakhir ini masyarakat agaknya gelisah, cemas entah benar atau tidak karena belum ada bukti mereka mendengar nanti ada kotak kosong pada waktu Pilkada baik tingkat bupati dan wakil bupati, wali kota maupun wakil walikota, gubernur maupun wakil gubernur. Mereka cemas jangan sampai terjadi calon-calon tunggal dalam Pilkada,’’ ujar Uskup Mgr You.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata Uskup You untuk Pilkada di Papua ini masyarakat menginginkan agar calon lebih dari satu supaya hak demokrasi warga pemilih bisa disalurkan sesuai dengan pilihan hati mereka, kalau hanya satu calon berarti hak demokrasi sebagai hak dasar warga pemilih tidak ada dan mereka tidak bisa memilih sesuai dengan pilihan hati nurani. ‘’Kami sebagai pimpinan agama di Papua selama ini berdoa disemua tempat baik di kabupaten, kota maupun provinsi agar supaya Pilkada berjalan dengan damai karena itu kami tidak menginginkan terjadi gesekan karena aspirasi dari masyarakat tidak dihargai sehingga bisa mengganggu perjalanan Pilkada. Itu yang kami tidak ingin,’’ tegas Uskup You.

Kepada para pemimpin yang terkait langsung dengan pelaksanaan Pilkada Papua 2024 agar mengakomodir kecemasan dan kekhawatiran masyarakat Papua yaitu tidak menerima Pilkada calon tunggal tetapi Pilkada berlangsung dengan calon lebih dari satu pasang.

‘’Kami minta dengan sangat kepada para pemimpin yang terkait langsung dengan penyelenggaraan Pilkada supaya dapat mengakomodir aspirasi masyarakat Provinsi Papua mereka tidak menerima Pilkada calon tunggal. Itu berarti mereka mau pelaksanaan Pilkada itu dapat berlangsung dengan lebih dari satu calon,’’ tandasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puncak Arus Balik Padati Stasiun Jakarta Hari Ini, Hampir 190 Ribu Penumpang Serbu Kereta

Puncak Arus Balik Padati Stasiun Jakarta Hari Ini, Hampir 190 Ribu Penumpang Serbu Kereta

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memprediksi puncak arus balik libur panjang Kenaikan Yesus Kristus terjadi pada Minggu (17/5). Lonjakan penumpang terlihat
Guru Ngaji Lawan Pengedar Narkoba di Deli Serdang, DPRD Desak Kapolda Sumut Lindungi Halimah

Guru Ngaji Lawan Pengedar Narkoba di Deli Serdang, DPRD Desak Kapolda Sumut Lindungi Halimah

DPRD Sumut Ihwan Ritonga desak Kapolda Sumut melindungi Halimah seorang guru ngaji yang berani melawan dan melaporkan maraknya peredaran narkoba di Deli Serdang
Orang Dalam Blak-blakan: Hyundai Hillstate Sempat Ragu-ragu Rekrut Megawati Hangestri

Orang Dalam Blak-blakan: Hyundai Hillstate Sempat Ragu-ragu Rekrut Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate ternyata sempat ragu merekrut Megawati Hangestri karena kondisi lututnya. Orang dalam klub membocorkan proses transfer Megatron yang rumit.
Bocah Perempuan Tewas di Tangan Ibu Kandung Karena Pengobatan Mistis di Riau

Bocah Perempuan Tewas di Tangan Ibu Kandung Karena Pengobatan Mistis di Riau

Ironis, nasib seorang bocah perempuan berinisial A berusia 11 tahun di Desa Muara Dilam, Kunto Darussalam, Riau. Pasalnya, ia tewas ditangan ibu kandungnya
Pemprov Jabar Tegaskan "Hari Tatar Sunda" Bukan Upaya Penggantian Nama Jawa Barat

Pemprov Jabar Tegaskan "Hari Tatar Sunda" Bukan Upaya Penggantian Nama Jawa Barat

Hari dan Milangkala Tatar Sunda dibuat untuk menghidupkan kembali kesadaran sejarah dan warisan budaya Sunda yang tumbuh di wilayah Jawa Barat sejak ratusan tahun lalu.
Frans Putros Wajib Bawa Persib Juara, Pelatih Irak Beri Patokan Syarat Mutlak Skuad Piala Dunia 2026

Frans Putros Wajib Bawa Persib Juara, Pelatih Irak Beri Patokan Syarat Mutlak Skuad Piala Dunia 2026

Nama yang disodorkan Graham Arnold pun dipastikan berbeda dibandingkan dengan babak play off antar konfederasi yang meloloskan Irak ke Piala Dunia. Termasuk pertanyaan soal kehadiran pemain Persib, Frans Putros. 

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT