News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unik, Agrowisata di Lapas Sukamara Jadi Wadah Edukasi Anak-anak

Dipilih sebagai wadah edukasi pengenalan akan ragam tanaman dan tumbuh-tumbuhan, Agrowisata Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara, Kalimantan Tengah, menjadi tujuan wisata banyak pelajar sekolah.
Minggu, 30 Januari 2022 - 08:02 WIB
Agrowisata Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara, Kalimantan Tengah
Sumber :
  • Jamberi

Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah - Dipilih sebagai wadah edukasi pengenalan akan ragam tanaman dan tumbuh-tumbuhan, Agrowisata Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara, Kalimantan Tengah, menjadi tujuan wisata banyak pelajar sekolah.

Salah satunya adalah kunjungan puluhan murid Taman Kanak-kanak (TK) Raudhatul Athfal Perwanida Sukamara yang sangat antusias mengikuti kegiatan belajar lapangan di lokasi Agrowisata yang ada di Lapas Sukamara, Minggu (30/01/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat memasuki kawasan Agrowisata Lapas Sukamara anak-anak dikenalkan dengan bermacam jenis tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan seperti kedondong, belimbing, jambu, jeruk, kelengkeng, sirsak,  alpukat, srikaya, matoa, pisang dan pepaya. Anak-anak didik juga diberikan pengenalan tentang macam-macam jenis sayur-sayuran seperti sawi, cabai, terong, labu, jagung, dan timun.

Pada kegiatan selanjutnya anak-anak didik diberikan kesempatan untuk melakukan panen sayur timun secara langsung dan dilanjutkan dengan praktek cara bercocok tanam yang bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak didik usia dini tentang proses pertumbuhan suatu tanaman sehingga dapat menghasilkan sayuran yang sehat.

Saat dimintai keterangan Kepala Subseksi Pembinaan, Zulkifli menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada pihak sekolah yang begitu peduli terhadap masa kembang anak-anak di usia dini untuk memiliki pengetahuan yang luas khususnya pengenalan jenis tanaman dan cara berkebun.

"Bahwa kegiatan kunjungan TK. Raudhatul Athfal Perwanida bertujuan untuk mengenalkan jenis tanaman dan cara bercocok tanam kepada anak-anak didik. Itu sesuatu yang sangat bagus menurut kami dimana sejak usia dini anak-anak sudah mengenal cara bercocok tanam dan Alhamdulillah itu bagus untuk mereka kelak melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih baik," tutur Zulkifli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditempat sama, Kepala Sekolah TK. Raudhatul Athfal Perwanida, Evi Wahyuni mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Lapas Sukamara yang telah membuka tempat untuk mereka dapat melaksanakan sekolah lapangan sesuai dengan tema sekolah yaitu pengenalan akan jenis-jenis tanaman.

"Yang pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Lapas Sukamara telah menerima kami datang kesini yang mana memang kami dalam semester yang kedua ini memang ada tema mengenai tanaman. Jadi kalau mengenali tanaman alangkah bagusnya kalau kita langsung praktek ke Lapas ini. Ternyata anak-anak sangat aktif dan antusias mengikuti seluruh kegiatan. Karena kalau di kelas mereka hanya belajar teori, tapi disini mereka bisa praktek secara langsung," pungkas Evi Wahyuni. Jamberi

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pembunuhan Keji di Bulukumba, Anak Ikut Antar Jenazah Usai Habisi Ayah

Pembunuhan Keji di Bulukumba, Anak Ikut Antar Jenazah Usai Habisi Ayah

Bersama seorang tetangganya, seorang anak tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, Idris, dengan cara yang sangat tidak manusiawi.
Syarat Mudah Dapat Bantuan Bedah Rumah Pemprov Jabar dan Kementerian PKP, KDM Siapkan Aplikasi

Syarat Mudah Dapat Bantuan Bedah Rumah Pemprov Jabar dan Kementerian PKP, KDM Siapkan Aplikasi

Syarat mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Polemik Paspoortgate Mulai Mencair, Nasib Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie Segera Diputuskan

Polemik Paspoortgate Mulai Mencair, Nasib Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie Segera Diputuskan

Upaya mencari jalan keluar atas polemik paspor di Belanda, khususnya yang melibatkan sejumlah pemain Timnas Indonesia terus bergulir. Sejumlah pihak kini tengah berpacu dengan waktu agar para pemain yang terdampak bisa segera kembali beraksi di lapangan.
Ratusan Warga Bolmong Raya Demo di Kantor Gubernur, Tuntut Penyelesaian Persoalan Krusial

Ratusan Warga Bolmong Raya Demo di Kantor Gubernur, Tuntut Penyelesaian Persoalan Krusial

Ratusan warga Bolmong Raya menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, menuntut penyelesaian berbagai persoalan krusial di daerah mereka
Dean James Cs Dilarang Main, Media Belanda Ungkap Dampak Kasus Paspor di Liga Belanda terhadap Timnas Indonesia

Dean James Cs Dilarang Main, Media Belanda Ungkap Dampak Kasus Paspor di Liga Belanda terhadap Timnas Indonesia

Seiring dengan larangan main untuk Dean James dan kolega di Liga Belanda, Timnas Indonesia bisa terkena dampak. Media Belanda menjelaskan dampak terhadap kasus paspor non-Uni Eropa.
Gennaro Gattuso Mundur Jadi Pelatih Timnas Italia, Massimiliano Allegri dan Antonio Conte Masuk Daftar Calon Pengganti

Gennaro Gattuso Mundur Jadi Pelatih Timnas Italia, Massimiliano Allegri dan Antonio Conte Masuk Daftar Calon Pengganti

Gennaro Gattuso dilaporkan akan segera mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Italia. Beberapa nama yang masuk sebagai calon pengganti adalah Massimiliano Allegri dan Antonio Conte.

Trending

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT