GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Tanah Mbah Tupon, Pengacara Siapkan Langkah Hukum

Kuasa Hukum BR, Aprilia Supaliyanto SH menyebutkan pihaknya akan menyiapkan langlah hukum terkait polemik raibnya tanah Mbah Tupon di Kasihan Bantul DIY.
Selasa, 29 April 2025 - 13:36 WIB
Kuasa Hukum BR, Aprilia Supaliyanto.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kuasa Hukum BR, Aprilia Supaliyanto SH menyebutkan pihaknya akan menyiapkan langlah hukum terkait polemik raibnya tanah Mbah Tupon di Kasihan Bantul DIY. Bahkan, Aprilila menilai ada pihak tertentu yg sepertinya dengan sengaja menciderai nama baik BR. Hal itu disampaikan Aprilila Supaliyanto, dalam keterangan persnya, Selasa (29/04)

"Kita akan mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum selanjutnya ya. Ini kita menduga ada upaya memfitnah, mencermarkan nama baik serta kehormatan pak BR, maka saya sedang mempertimbangkan dan menyiapkan langkah hukum untuk melaporkan ke Polisi pihak-pihak tersebut yang telah dapat saya identifikasi," jelas Aprilila.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, sikap dan langkah hukum diambil untuk sebagai salah satu bentuk pembelaan diri BR yang sekaligus menunjukkan hak hukum itu melekat pada diri semua warga negara. 

"Demikian juga halnya klien saya pak bibit memiliki hak hukum yang harus saya perjuangkan," ungkapnya.

Seperti diketahui polemik raibnya tanah mbah Tupon di dusun Ngentak, Kelurahan Bangunjiwo Kapanewon Kasihan Bantul mencuat dan menjadi viral di media sosial dan pemberitaan media massa. Dimana sertipikat tanah Mbah Tupon di Ngentak tiba-tiba berubah kepemilikan dan muncul sertipikat baru. 

Aprilila menguraikan secara gamblang awal mula munculnya persoalan tanah Mbah Tupon. Dijelaskan tahun 2021 Mbah Tupon berkehendak memecah tanahnya. Kemudian ingin mewakafkan sebagian tanahnya. Selanjutnya minta bantuan BR. 

"Bukan Pak Bibit menawarkan jasa kepada Mbah Tupon, tapi mungkin karena Mbah Tupon melihat Pak Bibit itu sebagai tokoh masyarakat, mantan kepala Desa dan anggota DPRD dianggap bisa membantu, dan tentu dalam kapasitas beliau seperti itu Pak Bibit tidak menolak," ujar Aprilia Supaliyanto.

Kemudian proses berjalan, pecah sertipikat butuh biaya. Sehingga Mbah Tupon melepaskan sebagian tanahnya kurang lebih 200 sekian meter dengan harga tertentu yang sudah disepakati. Pada saat itu Mbah Tupon Pon juga tidak menghendaki untuk menerima uang seluruhnya. Tetapi sesuai kepentingan dan kebutuhannya Mbah Tupon, diantaranya untuk biaya bangun rumah anaknya dan lain lain. Sehingga tanah tersebut dibeli oleh BR dan proses sudah selesai.

tvonenews

Kemudian untuk proses pecah sertipikat, Bibit kemudian minta tolong kepada seorang warga berinisial Tr. Sejauh ini Tr dinilai sudah terbiasa mengurus terkait hal tersebut. "Begitu sertifikat diserahkan oleh Pak Bibit kepada Tr. Tr ini kemudian langsung berhubungan dengan Mbah Tupon sendiri. Sedang Pak Bibit sifatnya hanya monitor, semuanya sepengetahuan dari Mbah Tupon," jelasnya. 

Namun dalam proses pecah Tr juga melibatkan orang lain juga namanya Triono. Kemudian persoalan itu di mediasi kemarin di Kalurahan Bangunjiwo. Karena sudah muncul sertipikat baru tertulis atas nama orang lain. "Sehingga kemudian masalah timbul ada inisiatif difasilitasnya kalurahan ada forum namanya mediasi, ada forum namanya klarifikasi dua kali. Dua kali mediasi tanggal 14 dan tanggal 16 April 2025. Kemarin yang hadir seluruh keluarganya, perangkat desa bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat," jelasnya.

Dijelaskan dari awal sampai kemudian pelimpahan kepada Triyono pertama. Semua penjelasan gamblang dan tidak dibantah sama sekali oleh Mbah Tupon. 

"Keluarganya membenarkan artinya secara faktual bahwa ketika kemudian sekarang diduga kuat ada kejahatan yang dilakukan oleh beberapa oknum itu sama sekali tidak diketahui oleh Pak Bibit. Pak Bibit tidak ada di dalamnya," jelas Aprilia Supaliyanto. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menduga ada pihak -pihak yang ingin memanfaatkan kasus ini sebagai ajang cari panggung, sebagai ajang politisasi dengan menyerang kehormatan BR..

"Klien saya yang sama sekali tdak tahu menahu tentang proses yang dilakukan oleh beberapa orang oknum yang merugikan mbah Tupon. Saya menghimbau sekaligus mengajak kepada semua pihak khususnya para tokoh dan masyarakat Bangunjiwo untuk fokus bersama sama kita bantu Mbah Tupon memperjuangkan tanahnya bisa kembali," pungkasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tambah Rp10,6 Triliun Transfer ke Daerah untuk Pemulihan Banjir Sumatera

Pemerintah Tambah Rp10,6 Triliun Transfer ke Daerah untuk Pemulihan Banjir Sumatera

Pemerintah menambah TKD Rp10,6 triliun untuk Aceh, Sumbar, dan Sumut terdampak banjir. Sumatera Utara mendapat alokasi terbesar mencapai Rp6 triliun.
Erina Gudono Lulus Program Master di University of Pennsylvania, Menantu Jokowi Bilang Begini soal Gelarnya

Erina Gudono Lulus Program Master di University of Pennsylvania, Menantu Jokowi Bilang Begini soal Gelarnya

Erina Gudono lulus program Master of Science in Nonprofit Leadership di School of Social Policy & Practice dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00.
Daging Kurban Dimasak dan Dimakan Bersama oleh Panitia, Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Buya Yahya

Daging Kurban Dimasak dan Dimakan Bersama oleh Panitia, Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Buya Yahya

Bolehkah daging kurban dimasak dan dimakan bersama-sama oleh panitia? Simak penjelasan Buya Yahya mengenai syariat pembagian daging kurban Idul Adha.
Kemenag Geram Ibadah GMS Bantul Dibubarkan Massa, Stafsus Menag Minta Kapolda DIY Segera Tangkap Pelaku

Kemenag Geram Ibadah GMS Bantul Dibubarkan Massa, Stafsus Menag Minta Kapolda DIY Segera Tangkap Pelaku

Kemenag mengecam pembubaran ibadah GMS Bantul oleh massa FJI. Stafsus Menag mendesak Kapolda DIY segera menangkap pelaku aksi tersebut.
Insiden Ledakan Kapal Tanker "Bintang Energi" Guncang Dermaga Depot Pertamina Pontianak, Tiga Orang Terluka

Insiden Ledakan Kapal Tanker "Bintang Energi" Guncang Dermaga Depot Pertamina Pontianak, Tiga Orang Terluka

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan perairan Sungai Kapuas pada Senin (25/5/2026) siang. Kapal berjenis tanker bernama "Bintang Energi" milik PT Pertamina Patra Niaga dilaporkan mengalami ledakan hebat saat tengah bersandar.
Tito Karnavian Ungkap 3.800 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Sudah Pulih, Sebagian Siswa Masih Belajar di Tenda

Tito Karnavian Ungkap 3.800 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Sudah Pulih, Sebagian Siswa Masih Belajar di Tenda

Mendagri Tito Karnavian menyebut 3.800 sekolah terdampak banjir Sumatera telah diperbaiki. Namun, sebagian siswa masih belajar di tenda darurat.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT