News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netizen Tak Terima Vaksin TBC Dicibir: “Ini Cara Selamatkan Jutaan Jiwa”

Mantan Deputi II Kantor Staf Presiden, Yanuar Nugroho, tengah menuai kritik di media sosial usai menyindir program uji coba vaksin TBC yang didukung oleh Gates Foundation dan Pemerintah Indonesia.
Kamis, 8 Mei 2025 - 17:59 WIB
Yanuar Nugroho
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Mantan Deputi II Kantor Staf Presiden, Yanuar Nugroho, tengah menuai kritik di media sosial usai menyindir program uji coba vaksin TBC yang didukung oleh Gates Foundation dan Pemerintah Indonesia. Melalui platform X, Yanuar menyebut dana hibah senilai Rp2,6 triliun untuk uji klinis vaksin TBC sebagai bentuk “menjual rakyat sendiri”.

“2.6T untuk uji coba vaksin. Gila. Menjual rakyat sendiri semurah itu. Siapapun yang terlibat dalam perkara ini: antara tidak punya hati, atau tidak punya otak,” tulisnya lewat akun @yanuarnugroho.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut segera menuai gelombang reaksi dari warganet yang menilai komentarnya tidak berdasar dan melemahkan upaya nyata pemberantasan TBC di Indonesia.

Ada Akun @bulelengman menanggapi, “Ini program bukannya udah lama ya mas? Masuk ke program prioritas kesehatan utk pengentasan TB juga. Karena emang kita ga pernah beres TB-nya berkat rokok. Keknya salah satu alasan paspor kita lemah juga karena preseden TB ini.”

Akun yang lain @lyndaibrahim mengingatkan bahwa uji coba vaksin adalah tahapan sah dalam proses medis. “Mas, maaf, bukannya uji coba vaksin itu masuk dalam protokol medis? Artinya, selama tertib dilakukan dalam koridor itu, tidak ada masalah etis?”

Sementara akun @glennj menilai sindiran Yanuar justru mengabaikan urgensi masalah. “Tren penyakit TBC terus naik hampir 1 juta jiwa. Obat ada, tapi pencegahan minim. Polemik ini sama seperti era vaksin Covid-19. Kita lupa pernah skeptis juga, tapi akhirnya kita selamat.”

Adapun akun @RodriChen mengatakan, “Indonesia akan diuntungkan dari studi yang dilakukan di sini, karena akan lebih mudah diterjemahkan ke konteks lokal. Dan ilmuwan kita juga butuh bisa mengerjakan uji klinis. Kita tidak bisa jadi pengguna saja selamanya.”

Indonesia Butuh Vaksin TBC: Ancaman Nyata, Solusi Nyata

Indonesia saat ini menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kematian akibat TBC, setelah India. Rata-rata, 90.000 hingga 100.000 orang meninggal setiap tahun karena penyakit ini. Setara dengan 270 nyawa hilang per hari — seperti dua pesawat Boeing 737 jatuh setiap hari.

tvonenews

Tren prevalensi TBC yang sempat menurun justru kembali naik pasca pandemi Covid-19. Beberapa negara seperti Jepang bahkan mensyaratkan bukti bebas TBC dalam proses aplikasi visa bagi warga negara Indonesia.

Pemerintah menyatakan bahwa pemberantasan TBC menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo. Selain penguatan sistem deteksi dini dan pengobatan, pengembangan vaksin menjadi strategi utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biofarma, produsen vaksin terbesar di dunia yang berbasis di Bandung, dipercaya untuk memimpin pengembangan ini. Saat ini, Biofarma adalah produsen vaksin polio terbesar di dunia, mengekspor ke 150 negara, dan menyelamatkan 9–10 juta nyawa setiap tahun. Perusahaan ini juga berhasil memproduksi vaksin Covid-19 “Merah Putih” secara mandiri.

Gates Foundation, pembeli vaksin polio terbesar secara global, kini mendukung pengembangan vaksin TBC oleh Biofarma. Vaksin ini diharapkan tak hanya membantu Indonesia, tetapi juga menyelamatkan jutaan jiwa di seluruh dunia dan mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemimpin dalam inovasi kesehatan global.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Terapkan Aturan Baru di Selat Hormuz, Kapal Kini Wajib Kantongi Izin Otoritas Setempat

Iran Terapkan Aturan Baru di Selat Hormuz, Kapal Kini Wajib Kantongi Izin Otoritas Setempat

Iran resmi menerapkan aturan baru di Selat Hormuz. Kapal kini wajib memperoleh izin otoritas Iran sebelum melintas di jalur strategis dunia.
Timnas Indonesia Kian Dekat Lolos Piala Dunia, Eks Pelatih Liga Italia Beri Wejangan Khusus untuk Garuda Muda di Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia Kian Dekat Lolos Piala Dunia, Eks Pelatih Liga Italia Beri Wejangan Khusus untuk Garuda Muda di Piala Asia U-17 2026

Kemenangan atas China jadi awal menjanjikan bagi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Namun pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memilih meredam euforia.
Aksi Pengeroyokan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Aksi Pengeroyokan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Aksi dugaan pengeroyokan dan perusakan kendaraan terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
5 Syarat Beli Hewan Kurban Kambing yang Sah sesuai Syariat Islam

5 Syarat Beli Hewan Kurban Kambing yang Sah sesuai Syariat Islam

Bulan Mei 2026 menjadi bulan spesial bagi umat muslim karena ada hari raya Idul Adha. Momen yang mengajak untuk berkurban.
Megawati Hangestri Cuma Opsi Cadangan? Hyundai Hillstate Disebut Kecewa Usai Gagal Amankan Bintang Jepang

Megawati Hangestri Cuma Opsi Cadangan? Hyundai Hillstate Disebut Kecewa Usai Gagal Amankan Bintang Jepang

Menjelang bergulirnya musim baru Liga Voli Korea 2026–2027, dinamika bursa transfer mulai memanas. Nama Megawati Hangestri kembali jadi sorotan di V-League.
Polisi Ungkap 31 Orang Positif Narkoba dari Rombongan Wisata Pantai Wediawu

Polisi Ungkap 31 Orang Positif Narkoba dari Rombongan Wisata Pantai Wediawu

Hasil pemeriksaan urine terhadap rombongan wisata yang terlibat insiden di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, mengungkap temuan mengejutkan.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT