GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Belu Resmi Membuka Program Pengabdian Masyarakat UI “Atambua KITA” Tahun Ketiga

Universitas Indonesia (UI) kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat (Pengmas) Atambua KITA (Kolaborasi Intensif untuk Transformasi Bersama) di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:10 WIB
UI kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat (Pengmas) Atambua KITA (Kolaborasi Intensif untuk Transformasi Bersama) di Desa Silawan, Kec. Tasifeto Timur, Kab. Belu.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Universitas Indonesia (UI) kembali melaksanakan program pengabdian masyarakat (Pengmas) Atambua KITA (Kolaborasi Intensif untuk Transformasi Bersama) di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Memasuki tahun ketiga, UI bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Terbuka (UT) melalui Program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) yang didukung oleh Ditjen Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Program ini dilaksanakan dari tanggal 9-24 Agustus dengan mengusung tiga pilar utama: kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, yang dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara pembukaan diawali dengan penampilan tarian Likurai oleh siswa-siswi SMPN Silawan sebagai bentuk sambutan khas masyarakat setempat. Prosesi penyambutan juga ditandai dengan pengalungan dan pemakaian kain tenun selempang khas NTT kepada Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dan perwakilan UI, ITB, dan UT.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain: Bupati Kabupaten Belu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu, Camat Tasifeto Timur, Perwakilan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Perwakilan Yonif RK744/SYB, Kepala Sekolah SMKN 2 Belu, SMPN Silawan, SD Inpres Motaain, SDK Nanaeklot.

Dalam sambutannya, Dr. Raisye Soleh Haghia, M.Hum mewakili Universitas Indonesia,  menegaskan komitmen keberlanjutan program. 

“Program Atambua KITA menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat. Memasuki tahun ketiga, kami berkomitmen menjalankan tiga pilar utama pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai wadah berbagi pengalaman, belajar dari kekayaan sejarah dan budaya Desa Silawan, serta mendorong desa ini menjadi mitra dan desa binaan UI di tahun depan,” ujarnya.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan  keberlanjutan program serta dukungan afirmasi pendidikan bagi putra-putri daerah. 

“Di perbatasan, kita harus selalu semangat. Program seperti ini harus berkelanjutan agar benar-benar memberi dampak. Desa Silawan adalah desa yang strategis, dan melalui kolaborasi ini saya yakin desa ini bisa berkembang menjadi kecamatan. Setelah pulang dari Belu, bawalah pelajaran yang bisa diterapkan di daerah kalian masing-masing. Kami juga berterima kasih kepada Rektor UI yang telah memberi kesempatan afirmasi kepada siswa-siswi dari Atambua dan NTT untuk masuk UI tanpa jalur tes, sehingga anak-anak dari daerah 3T dapat bersaing di tingkat nasional,” ungkapnya.

tvonenews

Direktur Pengabdian dan Inovasi Sosial UI, Dr. L.G. Saraswati Putri, S.S., M.Hum., menambahkan bahwa program ini adalah bentuk nyata peran perguruan tinggi dalam membangun wilayah strategis 

“UI hadir di perbatasan bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga membangun fondasi keberlanjutan. Melalui sinergi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki keterampilan, fasilitas, dan semangat untuk berkembang. Inilah wujud UI sebagai Unggul dan Impactful, menghadirkan dampak yang nyata bagi bangsa,” ujarnya.

Selama dua minggu pelaksanaan, kegiatan pengabdian masyarakat mencakup edukasi kesehatan di tingkat SD, SMP, dan SMK; revitalisasi UKS dan perpustakaan dengan pojok baca; pelatihan guru; dukungan infrastruktur panen air; serta skrining kesehatan dasar bagi masyarakat Desa Silawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini diketuai oleh Ns. Yudi Ariesta Chandra, S.Kep., M.Sc., Ph.D. (UI) dengan anggota Ns. Indah Permata Sari, Sp.Kep.Kom (UI), Prof. Dr. Rhini Fatmasari, M.Sc. (UT), dan Dr. Susanna Nurdjaman, S.Si., M.T. (ITB).

Program Atambua KITA menjadi bukti nyata kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup di wilayah perbatasan. Ke depan, diharapkan program ini dapat menjadikan Desa Silawan sebagai desa mandiri, maju, dan berdaya saing, sekaligus menjadi model pengembangan wilayah perbatasan di Indonesia.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
Kabar Jay Idzes dari Sassuolo Bikin Timnas Indonesia Deg-degan Jelang FIFA Matchday Juni, Kondisinya Masih Dipantau

Kabar Jay Idzes dari Sassuolo Bikin Timnas Indonesia Deg-degan Jelang FIFA Matchday Juni, Kondisinya Masih Dipantau

Jay Idzes masih masuk daftar evaluasi Sassuolo jelang laga kontra Lecce. Timnas Indonesia ikut menanti kondisinya sebelum tampil di FIFA Matchday Juni 2026.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT