News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pj Gubernur Papua Salurkan Bantuan ke Asrama Mahasiswa,  Gereja, Pondok Pesantren hingga Perguruan Tinggi di Jayapura

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua melaksanakan kunjungan kerja sekaligus memberikan bantuan kepada sejumlah lembaga pendidikan dan keagamaan di Kota Jayapura.
Selasa, 9 September 2025 - 20:13 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua melaksanakan kunjungan kerja sekaligus memberikan bantuan kepada sejumlah lembaga pendidikan dan keagamaan di Kota Jayapura.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua melaksanakan kunjungan kerja sekaligus memberikan bantuan kepada sejumlah lembaga pendidikan dan keagamaan di Kota Jayapura. Bantuan tersebut disalurkan ke Asrama Putri Katolik Caritas Dok V Jayapura, Pondok Pesantren DDI Entrop, serta Asrama Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Baptis Papua di Kotaraja, Jayapura, Papua, Sabtu (06/09/2025).

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, teh, susu kental manis, mi instan dan sarden, serta bantuan uang tunai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pada Selasa (02/09) lalu Pj. Gubernur Papua Agus Fatoni bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua juga telah menyalurkan sejumlah bantuan ke 31 asrama mahasiswa yang tersebar di Jayapura, di antaranya Rusunawa Wamena, Sakura Abepura, Asrama Teminabuan, Asrama Jayawijaya, Asrama Ottow dan Geisler, Asrama Fak-Fak, Asrama Kaimana, Asrama Yapen Putra, Asrama Wondama dan lainnya.

Fatoni menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua.

“Ini semua sebagai bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, untuk terus membuat anak-anak kita cerdas, anak-anak kita, anak-anak Papua berpendidikan, dan bisa menempuh pendidikan yang baik,” ucap Fatoni.

Salah satu upaya terbaik untuk memutus rantai kemiskinan di masyarakat adalah dengan menempuh pendidikan yang tinggi juga layak. Menurutnya, jika telah mendapatkan pendidikan yang baik maka mampu menciptakan atau bisa bekerja dengan penghasilan yang layak.

“Dari penghasilan inilah juga untuk bisa kehidupan sehari-hari, untuk sekolah lagi, untuk menempuh pendidikan yang baik, makanan bergizi, dan kehidupan yang sehat. Ini terus kita terus dorong,” kata Fatoni.

Fatoni mengatakan pemerintah terus mengalokasikan minimal 20 persen anggaran APBD untuk sektor pendidikan, di samping berbagai program nasional dari pemerintah pusat. Di antaranya Sekolah Rakyat, Makanan Bergizi Gratis, Sekolah Unggulan Garuda serta beasiswa pendidikan. 

tvonenews

Berbagai program unggulan tersebut tentunya diarahkan untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya di Papua. Melalui kunjungan ke tiga lokasi tersebut, Fatoni menyaksikan langsung semangat para siswa dan mahasiswa untuk terus belajar.

“Kami melihat yang di sini tadi, mahasiswa begitu bersemangat, terus belajar. Begitu juga tadi anak-anak di Asrama dan juga di Pondok Pesantren semuanya bersemangat,” jelas Fatoni.

“Ini menandakan kita semua ingin maju, kita semua ingin berubah, agar Papua ini lebih baik lagi, Papua ke depan lebih maju lagi, dan masyarakatnya lebih sejahtera,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, Fatoni menekankan meski kegiatan ini dilakukan di hari Sabtu, pemerintah daerah tetap bekerja dan memastikan hadir untuk rakyat.

“Saat yang lain berlibur, kita tetap bekerja. Bekerja untuk Papua yang kita cintai,” tegasnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Siapkan Regulasi Perketat Medsos di Jabar, Curhat Sering 'Kecolongan' Saat Anak Pakai HP

Dedi Mulyadi Siapkan Regulasi Perketat Medsos di Jabar, Curhat Sering 'Kecolongan' Saat Anak Pakai HP

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi dukungan terhadap langkah pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak yang belum cukup umur.
BNPP RI Tingkatkan Daya Saing Tenun Ikat Belu, Asah SDM dan UMKM Perbatasan di PLBN Motaain

BNPP RI Tingkatkan Daya Saing Tenun Ikat Belu, Asah SDM dan UMKM Perbatasan di PLBN Motaain

BNPP RI melalui Asisten Deputi PKPD, menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM bagi Pengusaha Mikro Sektor Tenun Ikat di kawasan PLBN Motaain, Belu, Nusa Tenggara Timur
Soal Adanya Dugaan Bupati Tulungagung Nonaktif Peras Sekolah hingga Kecamatan, KPK Bakal Dalami

Soal Adanya Dugaan Bupati Tulungagung Nonaktif Peras Sekolah hingga Kecamatan, KPK Bakal Dalami

Soal adanya kemungkinan Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo memeras pihak sekolah hingga kecamatan, KPK bakal mendalaminya. 
Emas Pegadaian Makin Mahal! Antam Tembus Rp2,978 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Ngebut

Emas Pegadaian Makin Mahal! Antam Tembus Rp2,978 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Ngebut

Berikut rincian harga emas Pegadaian terbaru pada Rabu 15 April 2026
Dedi Mulyadi Ajak Anak Muda Jangan Kedepankan Gengsi soal Pesta Pernikahan: Mending Pagi Akad di KUA, Siang Pulang ke Rumah Sendiri Walaupun Nyicil

Dedi Mulyadi Ajak Anak Muda Jangan Kedepankan Gengsi soal Pesta Pernikahan: Mending Pagi Akad di KUA, Siang Pulang ke Rumah Sendiri Walaupun Nyicil

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak anak muda jangan mengedepankan gengsi soal pernikahan. 
Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih

Gerakan Aktivis Jakarta Gelar Diskusi Publik tentang Modernisasi Sistem Air Bersih

Gerakan Aktivis Jakarta menggelar diskusi publik bertajuk “Modernisasi Sistem Air Bersih Jakarta: Tantangan, Strategi, dan Masa Depan Layanan Publik” di Gedung Joang 45, Selasa (14/4/2026).

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Usai viral kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Terungkap pula pengakuan mencengangkan dari korban pelecehan tersebut yang diungkap Kuasa hukum korban,
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT