News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Petani Kopi, Penyangga Ekonomi Keluarga yang Perlu Diperkuat Melalui Pendampingan Berkelanjutan

Dibanyak desa penghasil kopi, peran perempuan dalam menjaga keberlangsungan keluarga sering kali tidak terlihat, tetapi sangat menentukan.
Jumat, 12 Desember 2025 - 18:29 WIB
Dibanyak desa penghasil kopi, peran perempuan dalam menjaga keberlangsungan keluarga sering kali tidak terlihat, tetapi sangat menentukan.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Dibanyak desa penghasil kopi, peran perempuan dalam menjaga keberlangsungan keluarga sering kali tidak terlihat, tetapi sangat menentukan. Melihat kenyataan itu, KAPPI yang merupakan Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai bagian penting dari upaya memperkuat ekosistem kopi nasional.

agi KAPPI, masa depan petani tidak hanya ditentukan oleh produktivitas kebun, tetapi juga oleh ketahanan ekonomi rumah tangga yang menopang proses tersebut. Ketika perempuan menjadi penjaga stabilitas siklus kopi yang membutuhkan waktu panjang mulai dari pemeliharaan hingga panen membuat pemasukan keluarga petani tidak selalu stabil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam jeda ini, perempuan mengambil peran besar seperti mengatur pengeluaran harian, membantu sortasi buah dan memanfaatkan keterampilan domestik untuk menambah pendapatan. Sebagian besar dari mereka melakukannya tanpa pelatihan formal ataupun pendampingan usaha yang memadai.

Akses terhadap pengetahuan, mentor dan jejaring pemasaran masih menjadi tantangan yang umum ditemui dibanyak wilayah penghasil kopi. Dari sinilah pendekatan pemberdayaan perempuan mulai mendapat perhatian khusus dalam program-program KAPPI.

Roby Wibisono yang mewakili KAPPI dalam program pengembangan kapasitas petani mengatakan bahwa perempuan adalah 'penjaga stabilitas' yang sering tidak disadari. “Sering kali ekonomi keluarga petani kopi justru bertumpu pada para ibu. Saat pendapatan dari kebun tidak menentu, mereka yang menyesuaikan belanja, mencari peluang usaha kecil dan memastikan keluarga tetap berjalan," ungkap Roby Wibisono pada Jumat (12/12).

Memberikan mereka ruang untuk belajar lanjut Roby adalah langkah penting untuk menjaga keberlanjutan hidup petani itu sendiri. Roby menambahkan bahwa pendampingan yang berkelanjutan adalah kunci.

Pelatihan satu kali tidak cukup untuk membangun usaha rumahan yang stabil. "Adapun yang dibutuhkan adalah keberlanjutan seperti mentor yang memantau progres, kelompok belajar yang saling menguatkan dan kesempatan bagi perempuan untuk melihat bahwa keterampilan mereka punya nilai ekonomi,” jelas Roby menambahkan.

Membangun Model Pemberdayaan yang Realistis

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, KAPPI mulai mengembangkan model pemberdayaan yang mudah dilakukan dari rumah dan tidak menambah beban perempuan dalam menjalankan peran domestik. Salah satu model awal diujicobakan di Gapoktan Gunung Kelir, Semarang dengan mengajarkan keterampilan sederhana yang bisa langsung dipraktikkan di rumah.

Untuk pendekatan ini, KAPPI menekankan tiga elemen :

1. Keterampilan praktis, mudah diterapkan tanpa modal besar.

2. Pendampingan mentor, agar peserta tidak berhenti setelah pelatihan.

3. Komunitas belajar, yang memungkinkan peserta berbagi perkembangan dan tantangan.

Walaupun tidak semua peserta akan langsung memulai usaha, pendampingan jangka panjang memberi peluang untuk tumbuhnya usaha kecil yang dapat menguatkan ekonomi keluarga. Pondasi untuk regenerasi petani maupun penguatan ekonomi perempuan tidak hanya berdampak pada stabilitas rumah tangga, tetapi juga menjadi fondasi bagi regenerasi petani untuk menghadapi tantangan besar bagi industri kopi saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika ekonomi keluarga lebih stabil, anak-anak muda cenderung memiliki pandangan yang lebih positif terhadap sektor pertanian dan peluang usaha di desa. Kedepan, langkah-langkah ini akan diperluas ke wilayah lain, termasuk Temanggung dan sentra kopi Jawa Tengah.

“Dengan kondisi sosial ekonomi yang relatif lebih kuat, Jawa Tengah bisa menjadi laboratorium pemberdayaan perempuan yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” tambahnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT