GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Nyatakan Kasus Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat, Pemkot Diminta Awasi Daycare Ilegal

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha tidak termasuk kategori pelanggaran HAM berat. 
Senin, 18 Mei 2026 - 20:56 WIB
Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Al Rahab (paling kanan) didampingi Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha tidak termasuk kategori pelanggaran HAM berat. 

Meski demikian, lembaga tersebut menegaskan bahwa kasus itu merupakan pelanggaran hak anak yang harus ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum maupun pemerintah setempat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Al Rahab mengatakan bahwa kasus ini menyangkut isu perlindungan anak yang perlu penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas daycare ini. 

"Kalau pertanyaannya ini pelanggaran HAM berat atau bukan, ini bukan pelanggaran HAM berat tapi pelanggaran terhadap hak anak-anak yang diatur oleh UU Pelindungan Anak." tuturnya kepada awak media seusai kunjungan di Mapolresta Yogyakarta, Senin (18/5/2026). 

Salah satu jalannya adalah menegakkan hukum yaitu dengan mengambil langkah-langkah pidana kepada orang-orang yang dianggap bertanggung jawab terhadap daycare ini," lanjutnya.

Komnas HAM pun menganggap pihak kepolisian telah memiliki regulasi yang memadai terkait penerapan pasal bagi para tersangka. Sebelumnya, polisi telah menetapkan 13 tersangka mulai dari ketua yayasan, kepala sekolah dan pengasuhnya. 

"Saya rasa, teman-teman di kepolisian jauh lebih tahu pasal mana yang harus dipakai. Itu cukup memadai untuk menegakkan hukum terhadap semua yang bertanggung jawab terhadap daycare ini," kata Amiruddin.

Pasca insiden ini, Komnas HAM meminta pemerintah kota (Pemkot) Yogyakarta memperketat pengawasan terhadap operasional daycare, termasuk pengurusan izin agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya berharap Pak Wali Kota Jogja membuat satu tim di dalam Pemkot untuk lebih jauh memastikan bahwa daycare-daycare yang semi ilegal atau yang tidak berizin bisa ditangani dengan baik. Ke depan, daycare ini bisa menjadi sesuatu yang baik karena dia dibutuhkan oleh masyarakat perkotaan," ucapnya. 

Komnas HAM juga memberikan dukungan bagi Polresta Yogyakarta agar tidak ragu-ragu dalam menegakkan hukum, meski ada dugaan keterlibatan orang-orang yang penting seperti Dosen FIB UGM maupun salah seorang hakim aktif di negara ini. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepemimpinan Perempuan Dinilai Mampu Perkuat Demokrasi dan Politik Modern

Kepemimpinan Perempuan Dinilai Mampu Perkuat Demokrasi dan Politik Modern

Peran perempuan dalam politik dinilai semakin penting untuk menciptakan kebijakan yang inklusif, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Polri Buka Suara soal Dugaan Penculikan WNI oleh Tentara Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Misi Kemanusiaan Gaza

Polri Buka Suara soal Dugaan Penculikan WNI oleh Tentara Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Misi Kemanusiaan Gaza

Polri buka suara soal dugaan penculikan WNI dan dua jurnalis Republika oleh tentara Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026.
Garuda Calling! Nizar Zulfikar Comeback, Ini Daftar Skuad Timnas Voli Indonesia

Garuda Calling! Nizar Zulfikar Comeback, Ini Daftar Skuad Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia akan dipimpin oleh pelatih baru Sergio Veloso. Pelatih asal Spanyol ini pun akan debut di laga AVC Nation Cup pada Juni mendatang. 
Aksi Sigap Ajudan Sherly Tjoanda Mendadak Viral, Gubernur Malut Cukup Ayunkan Tangan Langsung Paham Maksudnya

Aksi Sigap Ajudan Sherly Tjoanda Mendadak Viral, Gubernur Malut Cukup Ayunkan Tangan Langsung Paham Maksudnya

Sosok ajudan Sherly Tjoanda terekam kamera sigap merespon ayunan tangan dari Gubernur Malut. Momen sigap ajudan Sherly Tjoanda langsung viral di media sosial.
Nasib AI Peppers Mulai Terungkap, KOVO Sebut Temukan Pemilik Baru Klub Liga Voli Korea yang Hampir Dibubarkan

Nasib AI Peppers Mulai Terungkap, KOVO Sebut Temukan Pemilik Baru Klub Liga Voli Korea yang Hampir Dibubarkan

Adalah perusahaan platform siaran internet, SOOP yang sebelumnya dikenal sebagai AfreecaTV, disebut siap mengambil alih AI Peppers
Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral turis Malaysia dituduh belum bayar makan di RM Pagi Sore PIK hingga muncul seruan boikot di media sosial, walaupun kini pihak restoran sudah minta maaf.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar sementara pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri bakal menjadi sakah satu andalan.
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menyampaikan keputusan tegas untuk warganya yang punya utang pinjol ataupun utang di bank. Sherly Tjoanda tegaskan soal utang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT