2Madison Gallery Hadirkan 120 Karya Seni Rupa dari 49 Seniman
- Istimewa
tvOnenews.com - Dalam membangun ekosistem seni yang inklusif, suportif dan berkelanjutan, 2Madison Gallery Kemang yang beralamat di Jl. Bangka Raya No. 20, Jakarta menggelar pameran karya seni rupa yang diikuti oleh 49 seniman yang tergabung dalam 6 grup kolektif yang berasal dari berbagai kota.
Menurut Brand development manager 2Madison group, Dewi Rachmawati, bertemakan 'It's Your Time', pameran kolektif ini merupakan sebuah pernyataan sekaligus ajakan untuk merefleksikan kembali makna kebersamaan ditengah realitas masyarakat Indonesia yang semakin terfragmentasi oleh perbedaan pandangan, prinsip, arus informasi serta maraknya hoak.
"Pameran kolektif ini dihadirkan sebagai ruang temu, dialog dan kesadaran bersama bahwa berbagai persoalan bangsa sejatinya bukan milik satu individu, kelompok atau wilayah semata mainkan tanggung jawab kolektif," ungkap Dewi Rachmawati pada Sabtu (14/2).
Dewi juga menambahkan bahwa 2Madison Gallery yang didirikan dan dikembangkan dengan passion yang kuat terhadap karya seni rupa Indonesia, pihaknya percaya bahwa pertumbuhan dunia seni tidak dapat dicapai secara individual melainkan melalui kolaborasi, dukungan dan rasa memiliki yang tumbuh bersama.
"Dengan tema 'It's Your Time', para seniman mengajak publik untuk menyadari bahwa rasa memiliki dan kepedulian tidak seharusnya berhenti pada batas geografis maupun kepentingan personal," jelas Dewi menambahkan.

- Istimewa
Sementara itu menurut CH Ekka yang juga merupakan Brand Development Manager 2Madison Group, Kolektif yang turut hadir diantaranya adalah Biro Tanpa Tanda Djasa (Tangerang), Blitzkrieg Club (Jakarta, Bandung), eSeR93 (Bandung), MSG Collective (Jakarta), NPC - Nostalgia Playful Collective (Jakarta) serta Sarang Tengah Art Collective (Surakarta, Bondowoso, Banyuwangi, Surabaya).
Adapun perwakilan grup para seniman meliputi : Gani Gaber (MSG Collective), M. Imam Bawon (Sarang Tengah Art Collective), Sandy Rismantojo (eSeR93), Henry Thy Atelier (Blitzkrieg Club), Nadia Mahatmi (Biro Tanpa Tanda Djasa) serta Svaira Mada (NPC - Nostalgia Plasyful Collective).
Pameran ini menurut CH Ekka diharapkan menjadi ruang pertemuan antara karya, gagasan dan publik sekaligus pengingat bahwa kebersamaan, empati dan rasa memiliki adalah fondasi penting dalam menghadapi tantangan masa kini dan masa depan.(chm)
Load more