Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim, Perkuat Peran Ekosistem Dunia Usaha di Indonesia, Kaltim dan di Nusantara
- Asho Andi Marmin
Basuki turut menekankan tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian KADIN Kalimantan Timur, yaitu adaptabilitas, kolaborasi, dan keberlanjutan. Adaptabilitas diperlukan agar pelaku usaha lokal mampu bersaing, kolaborasi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, serta keberlanjutan melalui praktik bisnis hijau sejalan dengan konsep kota hutan di Ibu Kota Nusantara.
“Transformasi ekonomi di Nusantara tidak akan maksimal tanpa keterlibatan aktif pengusaha lokal. Namun bukan berarti ada keistimewaan, harus meningkatkan kapasitas agar mampu bersaing nasional bahkan global,” ulasnya.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk mendorong dunia usaha mengambil peran dalam pembangunan ibu kota baru.
“Kalau kegiatan dilaksanakan di daerah lain mungkin biasa saja, tetapi ketika dilakukan di Ibu Kota Nusantara baru luar biasa. Ini sengaja kami lakukan, disini banyak sekali prospek. Kami sangat berharap sekali pada Kadin, khususnya Kadin Indonesia dan Kalimantan Timur untuk bisa bersinergi, serta mengambil peran tanggung jawab itu,” ujar Rudy.
Rudy turut menyampaikan bahwa Kalimantan Timur, termasuk Ibu Kota Nusantara kini berada pada fase strategis dengan berbagai potensi kawasan serta peluang investasi yang terbuka luas, mulai dari sektor energi, infrastruktur, hingga pengembangan kawasan ekonomi.
Pelantikan ini menandai pengukuhan kepengurusan baru KADIN Kalimantan Timur berdasarkan Keputusan Dewan Pengurus KADIN Indonesia, yang diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Melalui momentum ini, sinergi antara Otorita IKN, pemerintah daerah, dan dunia usaha diharapkan semakin kuat dalam membangun ekosistem ekonomi Nusantara yang inklusif dan berkelanjutan.
(ash/asm)
Load more