News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program PHINLA Edukasi 10.000 Warga di Momentum Hari Bumi

Kampanye publik bertajuk “Seru-seruan Hari Bumi, Bareng PHINLA di Car Free Day Jakarta” dengan tema “Pilah Sampah dari Rumah”.
Senin, 4 Mei 2026 - 13:40 WIB
Kampanye publik bertajuk “Seru-seruan Hari Bumi, Bareng PHINLA di Car Free Day Jakarta” dengan tema “Pilah Sampah dari Rumah”.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kampanye publik bertajuk “Seru-seruan Hari Bumi, Bareng PHINLA di Car Free Day Jakarta” dengan tema “Pilah Sampah dari Rumah” berhasil mengedukasi lebih dari 10.000 masyarakat Jakarta melalui pendekatan interaktif di ruang publik. Kegiatan ini mendorong masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan memilah sampah dari sumber, yaitu dari rumah tangga. 

Kampanye publik “Pilah Sampah dari Rumah” yang diadakan oleh program PHINLA (Phillipines, Indonesia, Sri Lanka) berhasil mengedukasi lebih dari 10.000 masyarakat untuk mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah sampah dari tingkat rumah tangga. Kampanye ini dilakukan di 20 titik sepanjang area Car Free Day (CFD) di kawasan Jakarta Pusat, dengan melibatkan lebih dari 200 edukator dan relawan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai aktivitas interaktif dihadirkan, seperti talkshow, parade, dan beragam booth yang menampilkan informasi mengenai pengolahan sampah organik melalui maggot, daur ulang plastik, serta peran Bank Sampah dalam sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas. 

Kampanye ini merupakan bagian dari PHINLA, program pengelolaan sampah global yang didukung oleh pemerintah Jerman melalui BMZ yang dijalankan di Indonesia oleh Divers Clean Action (DCA) dan Wahana Visi Indonesia (WVI) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pengelolaan sampah yang terpantau dengan baik dari tingkat masyarakat. Kampanye ini digelar di sepanjang area Car Free Day Jakarta melalui 20 titik aktivasi dengan melibatkan lebih dari 200 edukator dan relawan yang berinteraksi langsung dengan pengunjung lintas usia. 

Program PHINLA sebagai penyelenggara adalah program pengelolaan sampah global yang dijalankan oleh Divers Clean Action (DCA) dan Wahana Visi Indonesia (WVI) dengan dukungan dari pemerintah Jerman melalui BMZ. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pengelolaan sampah yang terpantau dengan baik dari tingkat masyarakat. Di Indonesia, program PHINLA diselenggarakan dengan berkolaborasi dengan 24 Bank Sampah yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. 

Jakarta masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, terutama karena sampah yang masih tercampur sejak dari rumah. Kondisi ini menyulitkan proses pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan, serta mengurangi potensi pemanfaatan kembali material yang masih bernilai. 

“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada sistem di hilir. Perubahan harus dimulai dari hulu, yaitu dari rumah tangga dan kebiasaan sehari-hari masyarakat,” ujar Amrullah Rosadi, Managing Director Divers Clean Action. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, kampanye ini menghadirkan berbagai aktivitas edukatif, mulai dari talkshow, parade kampanye Pilah Sampah Dari Rumah, hingga booth interaktif yang mengajak masyarakat belajar memilah sampah, mengenal pengolahan sampah organik melalui maggot, daur ulang plastik, serta peran Bank Sampah dalam sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas. 

Parade Kampanye Pilah Sampah Dari Rumah menjadi simbol dimulainya gerakan kolektif untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik. 

“Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, pemilahan sampah dari rumah sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 77 Tahun 2020, dan kita sebagai warga semestinya berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak kita sebagai pewaris masa depan,” ungkap Johny Noya, Manajer Program Zonal Sambawa, WVI. 

Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir di kawasan CFD dan mengunjungi booth interaktif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya saya pikir pilah sampah itu ribet dan menyita waktu, tapi setelah dijelasin langsung di booth, ternyata bisa dimulai dari hal sederhana di rumah. Saya semakin yakin kita sebagai masyarakat bisa disiplin memilah sampah dari rumah selama diniatkan dengan baik,” ujar salah satu pengunjung CFD. 

Melalui momentum Hari Bumi, Program PHINLA menegaskan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dari rumah dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di masyarakat.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Girang Bukan Main, Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Bisa Tampil Maksimal di Piala AFF 2026

Media Vietnam Girang Bukan Main, Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Bisa Tampil Maksimal di Piala AFF 2026

Media Vietnam, meragukan kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 karena potensi absennya pemain-pemain Eropa. Simak selengkapnya.
PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, DPR Minta Negara Siapkan Anggaran

PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, DPR Minta Negara Siapkan Anggaran

Dengan masuknya PAUD dalam wajib belajar 13 tahun, Once Mekel menekankan pentingnya standar tenaga pengajar. Menurutnya, guru PAUD harus tersertifikasi agar kualitas pendidikan terjaga.
Sertifikat Mualaf Disorot Usai Kasus Richard Lee, Ini Penjelasan Lengkap Fungsi, Aturan, dan Status Hukumnya

Sertifikat Mualaf Disorot Usai Kasus Richard Lee, Ini Penjelasan Lengkap Fungsi, Aturan, dan Status Hukumnya

Kasus sertifikat mualaf Richard Lee picu polemik. Simak fungsi, aturan, hingga status hukum sertifikat mualaf di Indonesia.
Pramono Wanti-wanti Kelurahan, Tak Boleh Pungut Biaya ke Warga: Sekarang Semuanya Gratis

Pramono Wanti-wanti Kelurahan, Tak Boleh Pungut Biaya ke Warga: Sekarang Semuanya Gratis

Gubernur Pramono Anung Pramono menjelaskan pengurusan izin usaha dapat dilakukan melalui unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di setiap kelurahan tanpa dipungut biaya.
3 Tahun Masuk Islam, Richard Lee Ketahuan Masih Sering ke Gereja Bersama Sang Istri

3 Tahun Masuk Islam, Richard Lee Ketahuan Masih Sering ke Gereja Bersama Sang Istri

Polemik Richard Lee memanas setelah disebut masih sering ke gereja dan mengaku percaya Tuhan Yesus. Begini pengakuan lengkap Hanny Kristianto.
Digelar 9 Mei 2026, AFC Resmi Putuskan Timnas Indonesia di Pot Keempat Drawing Piala Asia 2027

Digelar 9 Mei 2026, AFC Resmi Putuskan Timnas Indonesia di Pot Keempat Drawing Piala Asia 2027

AFC akan menggelar acara drawing pembagian grup untuk babak penyisihan Piala Asia 2027. Sempat tertunda karena konflik Timur Tengah, kini AFC telah menentukan jadwal terbaru.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT