Palma Serasih Perkuat Kemitraan Petani Plasma dan Program Sosial Berkelanjutan di Kalimantan Timur
- Istimewa
tvOnenews.com - PT Palma Serasih Tbk (PSGO/Perseroan) terus memperkuat komitmennya dalam membangun industri kelapa sawit berkelanjutan melalui penguatan kemitraan petani plasma, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan lingkungan di wilayah operasional Perseroan di Kalimantan Timur.
Sebagai perusahaan kelapa sawit terintegrasi yang mengelola lebih dari 28 ribu hektar area tertanam inti dan plasma, Perseroan menempatkan kemitraan bersama masyarakat sebagai bagian penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang.
Astrida Niovita Bachtiar, Director & Corporate Secretary PT Palma Serasih Tbk, menyampaikan, “Bagi Palma Serasih, keberlanjutan tidak hanya komitmen bisnis, tetapi juga tanggung jawab untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Perseroan memberikan manfaat yang nyata, membuka peluang ekonomi, meningkatkan kualitas hidup, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang”, ujar Astrida pada Kamis (21/5).
Sejak 2009, Perseroan terus mengembangkan program kemitraan petani plasma yang saat ini melibatkan 3.897 petani plasma dengan total area mencapai 7.710 Ha. Bagi Perseroan, kemitraan plasma merupakan pondasi yang penting dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Perseroan tidak hanya memandang petani plasma sebagai mitra, tapi juga sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang tumbuh dan berkembang bersama Perseroan.
Selain penguatan kemitraan plasma, Perseroan juga secara konsisten menjalankan berbagai program sosial di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur dasar yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional Perseroan.
Dalam aspek lingkungan, Perseroan menerapkan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) serta menjalankan pengelolaan kawasan bernilai konservasi tinggi secara kolaboratif, termasuk di kawasan Wehea-Kelay. Perseroan juga menjalin kolaborasi dalam mendukung perlindungan biodiversitas dan rehabilitasi habitat orangutan di Kalimantan, melalui kerjasama dengan organisasi konservasi seperti Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), The Nature Conservancy dan Ecositrop.
Komitmen terhadap praktik usaha berkelanjutan diperkuat melalui sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk area inti dan plasma secara bertahap, serta sertifikasi internasional seperti International Sustainability and Carbon Certification Point of Origin (ISCC) dan Green Gold Label (GGL).
Di tengah dinamika industri global dan nasional, Perseroan juga mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan penjualan bersih mencapai Rp2,55 triliun atau tumbuh sekitar 20% secara tahunan, serta laba bersih sebesar Rp442,8 miliar atau meningkat 26,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Astrida, capaian tersebut menjadi fondasi bagi Perseroan untuk terus memperkuat pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi bersama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar pertumbuhan perusahaan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tutup Astrida.(chm)
Load more