AI Dikembangkan untuk 13 Tantangan Bisnis, Hasilkan 16 Demo
- Antara
tvOnenews.com - Kalla Group memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dari sistem internal menuju berbagai kebutuhan bisnis. Dalam forum bersama Google Cloud dan tridorian di Makassar pada 14 September 2026, peserta menghasilkan 16 produk demo untuk menjawab 13 tantangan perusahaan melalui mini-hackathon selama 45 menit.
Langkah tersebut melanjutkan perjalanan AI Kalla yang telah dimulai setidaknya sejak 2022, ketika perusahaan telah menggunakan AI dalam sistem bisnis dan membahas pendekatan adopsinya. Perkembangan itu kemudian masuk ke implementasi konkret melalui MaccAI yang diterapkan sejak 2024 sebagai platform IT service management, helpdesk dan ticketing terintegrasi chatbot berbasis large language model (LLM), untuk melayani lebih dari 3.000 karyawan di Indonesia.
MaccAI berkembang dengan AI-powered assistant, knowledge base perusahaan dan otomasi alur kerja yang terhubung dengan layanan IT, HR, general affairs, legal dan fungsi lainnya. Dari fondasi tersebut, Kalla pada 2025 menyatakan akan menjajaki penerapan Agentic AI dalam sistem internal serta menyiapkan platform AI internal dengan pengelolaan data di pusat data Kalla dan tata kelola untuk menjaga keamanan, keberlanjutan serta nilai bisnis.
“Di Kalla Group, fokus kami melampaui sekadar penerapan teknologi AI. Kami mentransformasi organisasi untuk secara konsisten mengubah data dan AI menjadi nilai bisnis yang terukur yang dibangun di atas fondasi keamanan, privasi dan tata kelola yang kuat,” ungkap Head of ICT Kalla Group Razmal Djamal, Selasa (29/9/2026).
Perkembangan tersebut berlangsung ketika pemanfaatan AI di Indonesia terus meluas. Kementerian Komunikasi dan Digital pada Februari 2026 menyebut tingkat adopsi AI di Indonesia telah mencapai 92%, tetapi penggunaan AI untuk produktivitas dan penciptaan nilai tambah ekonomi masih perlu diperluas.
Dari sisi implementasi, Enterprise Account Manager tridorian Agung Pramana Yuda menilai perusahaan tidak harus memulai transformasi AI melalui proyek besar dan kompleks. Otomatisasi pekerjaan berulang, penyederhanaan pelaporan dan penyempurnaan forecasting dapat menjadi pintu masuk untuk memperoleh manfaat yang lebih cepat di lingkungan kerja.
“Transformasi AI yang sesungguhnya tidak mengharuskan kita menunggu berbulan-bulan untuk sebuah terobosan, transformasi ini dimulai sejak hari pertama dengan menghilangkan hambatan operasional sehari-hari melalui otomatisasi tugas berulang, penyederhanaan pelaporan dan penyempurnaan proyeksi atau forecasting,” ujar Agung.
Load more