GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga eks Bukit Duri Kenang Penggusuran Bangun Patung Kucing Bernama Libi di Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung

Warga eks Bukit Duri korban penggusuran proyek normalisasi Sungai Ciliwung gagas ​​​patung kucing Libi di Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Jakarta Timur
Kamis, 25 Agustus 2022 - 17:58 WIB
Patung Libi di Kampung Susun Cakung
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Warga eks Bukit Duri korban penggusuran proyek normalisasi Sungai Ciliwung, menggagas ​​​patung kucing Libi di Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Jakarta Timur. 

"Patung kucing ini digagas karena waktu pas penggusuran, saya melihat di atas Sanggar Ciliwung yang dihancurkan itu, ada satu ekor kucing bernama Libi," kata tokoh masyarakat Bukit Duri Romo Sandiawan di Jakarta, Kamis, (25/08/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sandiawan menambahkan, kucing Libi merupakan peliharaan anak-anak Sanggar Ciliwung. Ketika terjadi penggusuran permukiman warga di Bukit Duri, kucing tersebut juga ikut terdampak.

"Beko itu menghancurkan pucuk dari sanggar itu, di antara debu-debu itu kucing itu terlempar," ujar Sandiawan.

Dia mengira kucing tersebut akan mati setelah bangunan Sanggar Ciliwung tersebut dihancurkan menggunakan alat berat, tetapi terjadi keajaiban bahwa kucing itu masih hidup.

"Kami menduga, kucing itu akan segera mati, tapi keesokan harinya, anak-anak melaporkan bahwa kucing itu sedang duduk terisak-isak di lokasi sanggar yang sudah hancur itu," kata Sandiawan.

Sandiawan mengatakan kucing Libi selalu berada di puing-puing bangunan Sanggar Ciliwung yang hancur tersebut.

"Setiap jam 15.00 WIB, kucing itu selalu tidur di lokasi itu, atau reruntuhan itu," kata dia.

Cerita kucing Libi itulah yang menjadi inspirasi hingga dijadikan simbol kesetiaan dan perjuangan warga Bukit Duri korban penggusuran permukiman.

"Kucing bernama Libi ini kami jadikan simbol perjuangan, kesetiaan dan persistensi warga yang rindu sekali akan tempat tinggal yang manusiawi yang penuh gotong royong, inilah patung kucing Libi," ujar Sandiawan.

Sandiawan menambahkan, patung kucing Libi dibuat oleh pengembang Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Jakarta Timur, bagi warga yang direlokasi dari Bukit Duri.

Anies mengatakan kampung susun yang menelan anggaran Rp52 miliar itu dibangun selama kurang lebih 10 bulan dengan mengusung desain yang mengambil hikmah dari perjalanan pandemi COVID-19.

"Rumah dirancang untuk bisa menjadi rumah produktif dan ini pula yang menjadi penamaannya, Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung," kata Anies. 

Terdapat 75 unit kamar di Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung. Kamar hunian Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung memiliki desain mezanin yang dapat dimanfaatkan warga yang tinggal.

Menelan Dana Rp 52 Miliar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta mengungkapkan pembangunan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur menelan dana sekitar Rp52 miliar.

"Waktu pengerjaan selama 10 bulan," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Sarjoko saat peresmian kampung susun itu di Jakarta Timur, Kamis.

Menurut dia, pembangunan kampung susun dengan 75 unit hunian itu bukan menggunakan dana kompensasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB) tapi memanfaatkan Surat Persetujuan Penunjukan Penggunaan Lokasi atau Lahan (SP3L) dari PT Duta Pertiwi.

"Bukan KLB, tapi SP3L dari PT Duta Pertiwi," imbuh Sarjoko.

Bangunan kampung susun itu berlokasi di lahan Hak Pengelolaan (HPL) Nomor 4 milik Unit Pengelola Kawasan Pusat Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah serta Permukiman (UPK PPUKMP).

Kampung susun yang dibangun oleh kontraktor Jaya Konstruksi itu kini sudah siap dihuni dan tinggal merapikan sejumlah area di kawasan kampung susun yang berada di atas lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi.

Adapun kampung susun yang diperuntukkan bagi warga eks Bukit Duri yang terkena dampak program normalisasi Sungai Ciliwung itu rencananya ditempati dengan skema sewa jangka panjang.

Sarjoko belum memberikan detail waktu sewa serta biaya sewa di tiga blok rumah susun dengan lima lantai itu karena menunggu Keputusan Gubernur.

"Pada nantinya akan kami tetapkan dengan keputusan gubernur. Nilainya belum ditentukan," tuturnya.

Setiap unit di Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung itu dibangun dengan luas 36 meter persegi, terdiri dari ruang pribadi seluas 21 meter persegi dan ruang usaha sebesar 15 meter persegi.

Ruang usaha disediakan untuk memberi kesempatan bagi penghuni dalam mengembangkan produktivitas ekonomi rumahan dari unit hunian.

Desain unit hunian juga unik dengan mezanin, kamar tidur, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, balkon, dan ruang usaha/produksi pada setiap unit hunian dan jarak antar lantai bangunan memiliki ketinggian 396 cm. (ant/ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Usaha kopi rumahan hingga gerai sederhana kini semakin mudah ditemui dan mampu menjangkau pasar di tingkat lokal.
Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Kapten Persib Bandung Marc Klok jawab spekulasi Bobotoh yang bilang jika dirinya akan kasih bonus ke Julio Cesar yang cetak gol kemenangan atas PSM Makassar.
Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret Ibrahim Arief alias Ibam kini memasuki babak baru.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Respons Laporan "Bang Resmob", Polisi Bebaskan Korban Penyekapan di Showroom Motor Cakung

Respons Laporan "Bang Resmob", Polisi Bebaskan Korban Penyekapan di Showroom Motor Cakung

Keberadaan saluran pengaduan khusus “Bang Resmob” kembali membuktikan efektivitasnya dalam merespons tindak kriminal. 

Trending

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen. 
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Pemain Persib Bandung kena tendangan suporter PSM Makassar yang menginvasi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie buntut kekecewaan timnya kalah di pekan ke-33.
Bareskrim Polri Usut Kasus Dugaan Penganiayaan WNI oleh Sindikat Tambang Timah Ilegal di Malaysia

Bareskrim Polri Usut Kasus Dugaan Penganiayaan WNI oleh Sindikat Tambang Timah Ilegal di Malaysia

Seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Prabumulih, Sumatera Selatan, berinisial DC, dilaporkan menjadi korban penyekapan dan penganiayaan berat oleh sindikat tambang timah ilegal di Malaysia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT