News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Raja Definitif di Ambon Akan Dilantik Pada November Ini

Pemerintah Kota Ambon, melalui Tim Pendampingan Negeri memastikan akan melantik tiga raja Negeri Urimessing, Naku, dan Laha di Ambon pada November 2022 ini.
Rabu, 2 November 2022 - 01:11 WIB
Tim pendampingan negeri pastikan lantik 3 raja di Ambon November ini
Sumber :
  • Antara

Ambon - Pemerintah Kota Ambon, melalui Tim Pendampingan Negeri memastikan akan melantik tiga raja definitif di Ambon pada November 2022 ini.

Negeri yang akan memiliki Raja Definitif dalam November ini, yakni Negeri Urimessing, Negeri Naku, dan Negeri Laha Ambon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi November ini, kalau semua berjalan lancar, akan ada tiga yang dilantik. Itu Urimesing, Naku dan Laha. Untuk Urimesing, persoalan internalnya sudah selesai, karena mereka sudah menyampaikan Bakal Calon, dan kita berharap November ini realisasi 3 Negeri itu," kata ketua Tim pendampingan negeri, Piet Saimima, di Ambon, usai rapat evaluasi bersama Komisi I DPRD Ambon, Selasa.

Ia mengatakan, saat ini, Negeri Naku hanya tinggal penetapan peraturan negeri (Perneg), kemudian menunggu pengusulan bakal calon dari Mata Rumah “Parentah” yang telah disepakati. Sementara untuk Negeri Laha, tinggal menunggu pengusulan bakal calon dari “Marga Mata Rumah”.

"Jadi nanti kita lihat, sekarang yang penting kita punya target itu sudah ada, karena kerja harus dengan target. Untuk itu target kita November, kalau bergeser sedikit, yang penting bisa selesai," ujarnya.

Ia menyebutkan, soal berapa negeri yang tersisa, Saimima menjelaskan, jika tiga tersebut dapat terselesaikan, maka tinggal tujuh Negeri tersisa, dan itu akan dilihat progresnya seperti apa.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu menjelaskan, Rapat evaluasi kemitraan yang dilakukan itu merupakan bagian dari komitmen Pj. Wali Kota Ambon untuk menuntaskan seluruh proses pemilihan raja definitif bagi negeri yang belum memiliki Raja definitif.

"Minimal 10 Negeri defenitif. Karena untuk Negeri-negeri lain, seperti Negeri Batu Merah, saat ini sudah sampai di Kasasi, kita tunggu saja Putusannya. Siapa yang menang, maka dia yang akan dilantik," ungkapnya.

Selain itu, terkait Negeri Passo, tertanggal 24 Oktober lalu, telah diputuskan bahwa perkara yang mana “Mata Simaiuw” yang menggugat Saniri Negeri, telah dimenangkan oleh Mata Rumah Simauw.

"Demikian juga untuk Negeri Urimessing, November ini Raja Urimessing akan dilantik, Raja Laha, dan yang terakhir Negeri Naku. Jadi sebelum kita tutup Desember, tiga Negeri itu sudah dilantik dan selesai," ucapnya.

Ia berharap, semuanya dapat berjalan lancar, di mana seluruh negeri memiliki pemerintahan yang definitif, agar pelayanan publik juga dapat berjalan dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehingga penyerapan DD/ADD di Kota Ambon, juga berjalan baik,” harapnya.

10 negeri adat yang belum memiliki raja definitif ini antara lain, Negeri Laha, Urimesing, Amahusu, Rumah Tiga, Passo, Naku, Batu Merah, Tawiri, Silale, dan Hative Besar. Setelah pelantikan tiga negeri yang telah dijelaskan, maka akan tersisa tujuh negeri yang belum memiliki raja definitif.(Ant/Jeg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka, Prof. Yasir Nasution Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara Meninggal Dunia

Kabar Duka, Prof. Yasir Nasution Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara Meninggal Dunia

Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026.
Laporan ANW Naik Penyidikan, Begini Reaksi Pihak Betrand Peto

Laporan ANW Naik Penyidikan, Begini Reaksi Pihak Betrand Peto

Laporan ANW terhadap Betrand Peto naik ke tahap penyidikan. Kuasa hukum Timothy Reza menyambut baik perkembangan ini dan menyiapkan saksi meringankan
Gebrakan Rusia dan Ukraina: Lakukan Langkah Tak Terduga setelah Aplikasi Peringatan Darurat Kena Serangan Siber

Gebrakan Rusia dan Ukraina: Lakukan Langkah Tak Terduga setelah Aplikasi Peringatan Darurat Kena Serangan Siber

Rusia dan Ukraina sama-sama melaporkan adanya serangan siber menyasar aplikasi seluler peringatan darurat milik masing-masing negara pada Senin (2/11/2026).
Hafalkan Doa Rasulullah Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah untuk Memohon Pertolongan Allah saat Kesulitan

Hafalkan Doa Rasulullah Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah untuk Memohon Pertolongan Allah saat Kesulitan

Hafalkan doa Rasulullah ini kata Ustaz Khalid Basalamah, doa untuk memohon pertolongan Allah saat menghadapi kesulitan.
Jangan Sampai Ketinggalan Kereta, Berikut Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 3 November 2026

Jangan Sampai Ketinggalan Kereta, Berikut Jadwal KRL Rute Bogor-Jakarta Kota Hari Ini 3 November 2026

Pengguna KRL Red Line bisa mengecek jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Bogor-Jakarta Kota agar tidak ketinggalan kereta. Melansir C-Access, berikut adalah jadwal KRL rute Bogor-Jakarta Kota hari ini.
Ibu Hamil Bisa Dapat Bansos PKH Rp3 Juta, Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Ibu Hamil Bisa Dapat Bansos PKH Rp3 Juta, Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Ibu hamil berpeluang menerima bansos PKH Rp750 ribu per tahap. Simak syarat, nominal bantuan, dan cara cek penerima menggunakan NIK KTP.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT