GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah Perwakilan Delegasi Negara Peserta KTT G20 Kunjungi Desa Wisata Genggelang Lombok Utara Nusa Tenggara Barat

Sejumlah perwakilan delegasi negara peserta KTT G20 yang digelar di Bali berkunjung ke Desa Wisata Genggelang Kecamatan Gangga, Lombok Utara,Nusa Tenggara Barat
Kamis, 17 November 2022 - 01:07 WIB
Perwakilan delegasi G20 akrab bersama warga saat berkunjung di Desa Genggelang
Sumber :
  • Antara

Mataram, NTB - Sejumlah perwakilan delegasi negara peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Bali berkunjung ke Desa Wisata Genggelang Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, untuk melakukan kegiatan sosial dan pendidikan serta pelestarian lingkungan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara Hakamah yang dihubungi di Mataram, Rabu, menyebutkan sejumlah perwakilan delegasi G20 tersebut berasal dari Ukraina, Polandia, Argentina, Denmark, Australia dan Brasil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedatangan mereka didampingi oleh pejabat dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat," kata Hakamah yang juga ikut mendampingi para perwakilan delegasi G20 tersebut.

Menurut dia, mereka tertarik ke daerahnya karena Desa Genggelang merupakan salah satu dari enam desa wisata di Kabupaten Lombok Utara, dan memiliki kelompok relawan pemuda peduli lingkungan dan kebencanaan serta kelompok sadar wisata.

Oleh sebab itu, kedatangan mereka juga didampingi oleh Yayasan Environment and Climate Change Organization (ECCO), yakni organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang lingkungan dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda mengenai pentingnya pelestarian lingkungan serta mendorong pembangunan berkelanjutan.

Yayasan ECCO melaksanakan program ECCO Idea Fest 2022 dan ECCO Trip untuk tamu internasional (Delegasi G20) dengan agenda Workshop ECCO Idea Fest 2022, mengunjungi desa dan menanam pohon.

"Dalam kunjungan tersebut para perwakilan delegasi G20 itu melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi NTB terkait penggunaan kendaraan listrik dalam rangka menjaga iklim dunia," ujarnya.

Selain itu, kata dia, para perwakilan delegasi G20 tersebut siap memberikan beasiswa gratis kepada putra-putri terbaik NTB yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri, khususnya di Polandia. Selain itu, siap membantu pendidikan bagi anak-anak di NTB.

Perwakilan delegasi itu juga tertarik dengan sektor pertanian yang banyak diproduksi di NTB, seperti jagung dan cokelat. Termasuk juga kuliner khas Kabupaten Lombok Utara, seperti sate tanjung yang bisa diekspor ke luar negeri.

"Para perwakilan delegasi itu siap untuk membeli produk-produk unggulan daerah NTB, tentunya diteliti terlebih dahulu," ucapnya.

Selain berkunjung ke sekolah Madrasah Aliyah Riadul Jannah, di Dusun Penjor, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, perwakilan delegasi G20 tersebut juga mengunjungi destinasi wisata Air Terjun Kerta Gangga. Mereka disambut dengan ramah oleh warga dengan kesenian tradisional gembelan gong tebaq. (ant/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Menurut keterangan korban, aksi Kiai Ashari yang sering mencium pipi dan bibir santriwati menjadi fenomena yang biasa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo Pati.
Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT