GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buruh Tani Yang Mengaku Dianiaya Kapolsek di Takalar, Melapor ke Propam Polda Sulsel

Korban menunggu itikad baik Kapolsek untuk datang meminta maaf, namun karena tidak kunjung datang, maka klien kami memilih melanjutkan kasus penganiyaan ini.
Jumat, 7 April 2023 - 21:07 WIB
Saparuddin (36) didampingi dua pengacaranya, Sya'ban Sartono dan iman, melaporkan Kapolsek Mangarabombang Iptu Sarro Mappa ke propam Polda Sulsel terkait penganiayaan yang dilakukan Kapolsek terhadap kliennya. Jumat (7/4/2023)
Sumber :
  • Idris Tajannang

Takalar, tvOnenews.com - Kasus Saparuddin (36) buruh tani asal dusun Boddia, desa Bontoparang, kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang mengaku dianiaya oleh seorang Kapolsek di Takalar berlanjut ke Propam Polda Sulsel.

"Kami sekarang di mapolda Sulsel bersama rekan pengacara saya iman dan juga korban Saparuddin, dan kami sudah melapor di Propam Polda Sulsel mengenai kasus penganiyaan yang diduga dilakukan kapolsek Mangarabombang terhadap klien kami Saparuddin," jelas Sya'ban Sartono, kuasa hukum korban, Jum'at (7/4/23).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sya'ban Sartono yang dikonfirmasi via telepon, Jumat sore sekitar pukul 17:47 Wita, mengungkap jika ia bersama rekannya atas nama Iman, yang juga sebagai kuasa hukum korban, telah membawa Saparuddin melapor ke Mapolda Sulsel terkait penganiayaan yang dialaminya yang dilakukan Kapolsek Mangarabombang beberapa hari lalu.

"Ini kami baru saja selesai diambil keterangannya oleh penyidik sekitar 17:47 wita baru kami keluar ruangan," sambungnya.

Dalam pelaporannya ke Propam Polda Sulsel, Sya'ban Sartono berharap Kapolsek Mangarabombang Iptu Sarro Mappa, bisa segera diproses, karena diduga melanggar kode etik profesi Polri.

"Kita laporkan ke Propam Polda Sulsel terkait kasus penganiyaannya, secara otomatis akan diperiksa terkait kode etiknya," ungkap Sya'ban Sartono.

Untuk pidana umunya tetap berjalan di Polres Takalar, semua saksi dari pelapor telah di periksa.

"Pidana umunya tetap berjalan di Polres Takalar, semua saksi dari pelapor telah di periksa. Tinggal terlapor dan saksi-saksinya yang belum dipanggil dan periksa," ungkapnya.

Pengacara Korban menegaskan, jika Kliennya itu tidak pernah meminta perdamaian terhadap pelaku seperti pemberitaan sejumlah media yang belakangan muncul ke publik.

"Awal kejadian, korban memang menunggu itikad baik pelaku, untuk datang meminta maaf, namun karena tidak kunjung datang, maka klien kami memilih melanjutkan kasus penganiyaan ini, jadi sampai detik ini tidak ada kata damai dari korban," tegasnya.

Tidak hanya itu, Sya'ban Sartono juga menegaskan, jika kliennya itu tidak pernah mengatakan ke media jika dirinya terjatuh saat berkendara dan membuatnya mengalami luka di bagian kepala.

"Intinya klien saya tidak pernah mengeluarkan statement ke media jika dirinya mengalami luka di bagian kepala karena terjatuh dari motor, itu tidak benar, klien kami ditendang sampai terjatuh dan kepalanya terbentur di sepeda motor," tegas Sya'ban.

Hal serupa juga disampaikan oleh Saparuddin (korban) saat dikonfirmasi usai keluar dari ruangan pemeriksaan propam Polda Sulsel.

Ia mengaku jika luka di kepalanya akibat terjatuh saat ditendang pelaku (Kapolsek Mangarabombang) hingga kepalanya mengenai motor dan terluka Samapi mendapatkan 4 jahitan.

"Saya ditendang sampai terjatuh, terus saya bangun, kemudian ditendang lagi, setelah saya bangun, saya ditendang lagi dan disitu saya terjatuh dan dahi saya robek akibat terbentur di motor,"Jelas Saparuddin (korban).

Saparuddin menegaskan, jika dirinya dianiaya oleh Kapolsek Mangarabombang hingga membuatnya mengalami sejumlah luka.

Sebelumnya, Saparuddin ikut bekerja di mobil pemotong padi dengan tugas menjahit gabah.

Namun saat dirinya menjahit gabah, justru gabah lainnya terjatuh dan isinya berhamburan di tanah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya ia langsung dianiaya oleh pemilik gabah (Kapolsek Mangarabombang) dengan cara dipukul, diinjak dan ditendang.

Penganiayaan tersebut terjadi pada hari Minggu 02/04/2023, tepatnya sekira pukul 11:30 wita menjelang waktu shalat Dzuhur berlokasi di Dusun Bontobila, Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar," kata Korban. (itg/mtr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penutupan Festival Bazar Kemendagri 2026, Tak Hanya Dorong UMKM tapi Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan

Penutupan Festival Bazar Kemendagri 2026, Tak Hanya Dorong UMKM tapi Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi antusiasme dan partisipasi berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan Festival Bazar Kemendagri 2026. 
Jadwal Semifinal Piala AFF 2026: Nanti Malam Singapura Tantang Thailand di Leg Pertama

Jadwal Semifinal Piala AFF 2026: Nanti Malam Singapura Tantang Thailand di Leg Pertama

Timnas Singapura akan menjamu Thailand pada leg pertama babak semifinal Piala AFF 2026. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung Sabtu malam (15/08/2026) WIB.
Bacaan Doa Ketika Ada Musibah, Termasuk Gempa Bumi, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Bacaan Doa Ketika Ada Musibah, Termasuk Gempa Bumi, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Beirkut bacaan doa ketika ada musibah, termasuk gempa bumi, lengkap tulisan Arab, latin dan artinya.
Jokowi Layak Disebut Bapak Pembangunan Infrastruktur Indonesia, Karyanya Dirasakan Daerah

Jokowi Layak Disebut Bapak Pembangunan Infrastruktur Indonesia, Karyanya Dirasakan Daerah

Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Lampung, Bustami Zainudin, mengapresiasi penghormatan yang disampaikan Ketua DPD RI Sultan B Najamudin kepada para Presiden terdahulu dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Kopdes Merah Putih Dibangun di Atas Gunung, Zulhas: Akan Ditertibkan!

Kopdes Merah Putih Dibangun di Atas Gunung, Zulhas: Akan Ditertibkan!

Zulhas mengakui bahwa sejumlah pembangunan Kopdes Merah Putih memang masih perlu dikoreksi, salah satunya pembangunan di kawasan gunung.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa M7.7 menyebabkan ruang tunggu di Plebuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, NTT roboh akibat guncangan hebat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT