News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Lebih Dekat Tradisi Kande-Kandea, Ajang Makan Bersama Masyarakat Tolandona di Buton Tengah

Ribuan warga bersama forkopimda sulawesi tenggara serta staf ahli kemenparekraf mengikuti tradisi kande-kandea yang hingga kini masih terjaga turun-temurun
Minggu, 30 April 2023 - 17:47 WIB
Tradisi Kande-Kandea, Makan Bersama Ajang Silaturahmi Masyarakat Tolandona di Buton Tengah, Minggu (30/4/2023)
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Buton Tengah, tvOnenews.com - Masyarakat adat di Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar tradisi makan bersama yang biasa dikenal dengan sebutan Kande-Kandea, Minggu (30/4/2023).

Tradisi tersebut biasanya digelar sepekan setelah lebaran Idulfitri yang bisa menjadi ajang silaturahmi dan pencarian jodoh masyarakat. Festival itu dilaksanakan di lapangan Lamedadi, Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Festival Kande kandea diawali dengan pertunjukan tari-tarian seperti tari La Naga, tari manca, tari aumane dan tari wandiundiu. Tradisi ini merupakan pesta rakyat tahunan yang sudah dilakukan sejak masa Kesultanan Buton tahun 1597 di masa kepemimpinan Sultan Buton ke IV, Sultan Dayanu Ikhsanuddin,” ujar Sekretaris Daerah Buton Tengah, Kostantinus Bukide.

Kostantinus Bukide menjelaskan bahwa tradisi Kande-kandea ini telah masuk dalam kalender nasional event Nusantara yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Namun untuk tradisi kande kandea atau makan bersama ini pihak pemerintah telah mengemasnya dalam bentuk festival.

Kande-kandea pada awalnya digelar atas prakarsa Sultan Dayanu Ikhsanuddin untuk menyambut empat ksatria Kesultanan Buton asal Tolandona yang baru pulang dari medan perang pada tahun 1597.   Kande-kandea ini digelar sebagai bentuk penghargaan kesultanan terhadap para ksatria dan prajuritnya yang berhasil memenangkan peperangan.

“Seiring perkembangan zaman, tradisi yang rutin digelar seminggu setelah lebaran idul fitri, kini menjadi ajang silaturahmi dan juga menjadi ajang pencarian jodoh masyarakat setempat,” tambahnya.

Uniknya dalam tradisi makan bersama ini, para tamu akan disuapi oleh gadis gadis penunggu talang yang bertugas melayani para tamu, setelah acara makan selesai, maka para tamu akan memberikan sejumlah uang atau dalam masyarakat setempat disebut pasali sebagai bentuk penghargaan atas pelayanan gadis penunggu talang.

Masyarakat setempat pun menyuguhkan sajian makanan tradisional seperti lapa-lapa, ayam dan ikan parende, baruasa, waje, onde-onde dan beberapa aneka makanan lainnya.

“Tradisi Kande-kandea memiliki makna yang mendalam dalam kehidupan, olehnya pelaksanaan Kande-Kandea harus terus dilestarikan dan dibumikan oleh generasi mendatang,”harapnya.

Selain itu, lanjut dia, pelaksanaan Kande-Kandea merupakan wahana pelestarian kebudayaan yang perlu diwariskan dan diajarkan kepada setiap generasi. Hal ini tentunya seiring dan seirama dengan agenda pengembangan daerah kita yang mengenjot pariwisata dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Ribuan warga dan forkopimda Sulawesi Tenggara serta Staf Ahli Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, menghadiri kegiatan kande-kandea sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia yang diberikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(emr/asm)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT