News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Opu Daeng Risaju, Pahlawan Nasional dari Tana Luwu, Perempuan Bertangan Besi yang Akan Dijadikan Nama Jalan di Makassar

Di Makassar, nama Opu Daeng Risaju akan dijadikan nama jalan protokol pengganti Jalan Cenderwasih yang akan diganti secara resmi tanggal 22 Agustus mendatang.
Minggu, 20 Agustus 2023 - 16:38 WIB
Opu Daeng Risaju (duduk paling tengah), Pahlawan Nasional asal Luwu
Sumber :
  • Haswadi

Palopo, tvOnenews.com - Nama Opu Daeng Risaju, tidak asing lagi bagi masyarakat Sulawesi Selatan, terkhusus di Luwu raya. Opu Daeng Risaju merupakan tokoh dan pahlawan nasional yang rela disiksa oleh penjajah NICA demi memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, kala itu. Kini, nama Opu Daeng Risaju diabadikan menjadi nama jalan di sejumlah daerah.

Di Kota Makassar, nama Opu Daeng Risaju dijadikan nama jalan protokol. Jalan Cenderawasih, Makassar diganti jadi Jalan Opu Daeng Risaju. Perubahan nama jalan ini akan diresmikan di Makassar, tanggal 22 Agustus mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, seperti apa sosok Opu Daeng Risaju dimata anak cucunya? Adalah Ratna Daud, merupakan salah satu cucu langsung Opu Daeng Risaju, Ratna adalah anak dari Quraisy Daud, anak bungsu dari pasangan Opu Daeng Risaju-HM Daud. 

"Yang kami jaga dan jalankan sampai hari ini adalah semangat perjuangan nenek kami Opu Daeng Risaju, kemudian kami anak-cucunya pantang untuk menyombongkan diri dan meskipun kami cucu dari pahlawan nasional, kami tidak mau memanfaatkan itu untuk mendapat kesitimewaan pada pemerintah, misalnya diangkat jadi ASN atau semacamanya, kami hanya mengandalkan kemampuan dan bakat masing-masing," kata Ratna Daud, Minggu (20/8/2023).

 

 Ratna Daud (kiri), Cucu Opu Daeng Risaju

 

Ratna menguraikan, neneknya Opu Daeng Risaju, merupakan perempuan tangguh dan bertangan besi. Perjuangannya dalam merebut Kemerdekaan RI memang layak diapresiasi. Opu Daeng Risaju pernah mendapatkan siksaan tentara NICA di Kecamatan Bajo. Kala itu, Opu Daeng Risaju dipaksa berdiri dibawah terik matahari sampai sebelah matanya rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian diletuskan senjata api di pundaknya sampai merusak pendengarannya. Opu Daeng Risaju tidak hanya mengorbankan hartanya, tapi juga rela menumpahkan darah dan air matanya untuk kemerdekaan negara kita," tuturnya.

Opu Daeng Risaju, lahir di Luwu tahun 1880 dan wafat di Palopo tahun 1964 diusia 84 tahun. Opu Daeng Risaju kata Ratna wafat karena sakit dan dirawat di rumahnya di Jalan Rell, sekarang jadi Jalan KH Kadir Daud, Palopo. Setelah wafat, Opu Daeng Risaju dimakamkan di kompleks pemakaman Lokkoe, kemudian oleh Pemerintah Kabupaten Luwu, dipindah ke Taman Makam Pahlawan di Belopa, Kabupaten Luwu setelah Opu Daeng Risaju jadi pahlawan nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.
Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menolak terbuai dengan situasi yang dialami oleh Manchester United. Michael Carrick berada dalam posisi terpojok jelang duel.
Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Dia menerangkan salah satu bentuk evaluasi yang telah dilakukan, yaitu Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena telah dinonaktifkan.
Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Polri masih terus melakukan evaluasi buntut peristiwa penggeledahan yang terjadi di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Polri meminta kepada Kapolres jajaran agar peristiwa tersebut kedepannya dijadikan sebagai pembelajaran.
Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Drama Korea The Remarried Empress tayang lebih awal hari ini, 3 November 2026, simak sinopsis dan jadwal lengkapnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT