News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengendara di Gowa Bayar Denda ke Rekening Pribadi Oknum Polisi saat Kena Tilang, Kok Bisa?

Pengendara mobil membayar denda ke rekening pribadi oknum polisi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan saat kena tilang.
Minggu, 27 Agustus 2023 - 07:09 WIB
Pengendara di Gowa bayar denda ke rekening pribadi oknum polisi saat kena tilang
Sumber :
  • Istimewa

Gowa, tvOnenews.com - Pengendara di Gowa bayar denda ke rekening pribadi oknum polisi saat kena tilang.

Pengendara mobil membayar denda ke rekening pribadi oknum polisi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan saat kena tilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh Daeng Pasang—orang tua si pengendara mobil bernama Dinar—warga Masalleng, Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar.

Menurut pengakuannya, anaknya ditilang oleh anggota lalu lintas Polres Gowa pada Rabu (23/8/2023) lalu.

Anaknya ditilang saat mengendarai mobil dari arah Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar.

"Benar anak saya ditilang oleh anggota polisi lalu lintas Polres Gowa karena mobil yang dikendarai anak saya memakai knalpot brong," kata dia, Sabtu (26/8/2023).

tvonenews

Saat ditilang, ada tiga orang di dalam mobil diantaranya Dinar (anaknya) Vina yang membawa mobil (sepupunya) dan satu lagi anak balita.

"Tiga orang di dalam mobil saat itu. Selain Dina, ada juga sepupunya yang membawa mobil. Namanya Vina. Karena Vina punya SIM dan STNK. Satunya lagi cucuku. Umurnya belum genap setahun,” ujarnya.

Anaknya pun ditahan di depan Bank Sulselbar. Lokasinya tidak jauh dari Kantor Polres Gowa.

Orang tua Dinar membeberkan jika bukti surat tilang yang diterima anaknya itu tidak dicatat apa-apa bukti pelanggarannya.

"Itu polisi tilang anak saya. Terus di surat tilangnya yang diberikan ke anak saya tidak ditulis nama dan jenis pelanggarannya," bebernya.

Saat ditahan polisi, kata Daeng Pasang, anaknya sempat meneleponnya untuk memberitahukan kalau dia ditahan dan ditilang oleh anggota polisi lalu lintas yang bertugas di Polres Gowa.

"Anak saya cerita. Saat ia ditahan, anggota polisi berpangkat Bripka atas nama Iwan sempat memarahi dan memaki-maki anak saya. Polisi itu bilang, ‘Urus sendiri itu knalpot mobilmu’," sambungnya.

Daeng Pasang mengatakan anaknya sempat bertanya kepada anggota lalu lintas Polres Gowa berpangkat Bripka itu soal biaya denda pelanggaran yang harus dibayarkan.

"Awalnya anak saya diarahkan ke suatu tempat di Polres Gowa. Terus anak saya tanya soal berapa denda tilang yang harus dibayarnya. Polisi itu bilang bayar Rp500 ribu,” katanya.

Kemudian Daeng Pasang menelpon temannya yang bertugas di Polda Sulsel untuk menanyakan berapa denda tilang yang sebenarnya dia harus bayar jika melakukan pelanggaran seperti yang dialami anaknya.

Pengendara di Gowa bayar denda ke rekening pribadi oknum polisi saat kena tilang. Dok: Istimewa

"Awalnya anggota lalu lintas Polres Gowa itu meminta Rp500 ribu. Setelah saya menelpon teman dari Polda untuk bertanya soal denda tilang itu akhirnya turun menjadi Rp350 ribu," jelasnya.

"Jadi ditanya lagi sama Pak Iwan, ‘Kau mau transfer di mana? Langsung dana atau apa?’. Jadi bilang anakku terserah petunjuk. Pak Iwan kemudian bilang, ‘Oh iya gampang kalau di sini’," sambungnya.

Akhirnya, kata Daeng Pasang, anaknya disuruh oleh oknum tersebut untuk transfer ke rekening atas nama Hermawati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Denda tilangnya sudah ditransfer ke nomor rekening atas nama Hermawati sebesar Rp350 ribu," tutupnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gowa AKP Ida Ayu Made Ari Suastini yang dikonfirmasi mengenai denda tilang yang diduga ditransfer ke rekening pribadi seorang polisi lalu lintas di Polres Gowa belum memberikan tanggapan. (itg/nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT